Studi potensi kawasan hutan bakau Cengkrong Trenggalek sebagai wisata pendidikan berbasis kelautan / Assayid M. Haqqi Annazili

Annazili, Assayid M. Haqqi (2018) Studi potensi kawasan hutan bakau Cengkrong Trenggalek sebagai wisata pendidikan berbasis kelautan / Assayid M. Haqqi Annazili. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

RINGKASAN Annazili, Assayid M. Haqqi. 2017. Studi Potensi Kawasan Hutan Bakau Cengkrong sebagai Wisata Pendidikan Berbasis Kelautan. Skripsi, Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) drs. Agus Dharmawan, M. Si. (II) Prof. Dr. Ir. Suhadi, M.Si Kata kunci: Hutan Bakau, Wisata Pendidikan, Kelautan, Trenggalek Indonesia merupakan negara dengan potensi kelautan yang besar dengan potensi alam yang dimilikinya. Potensi yang besar di bidang kelautan Indonesia masih tertinggal dalam pengelolaannya. Perlu adanya pengembangan di berbagai bidang, salah satunya adalah pendidikan. Dewasa ini pendidikan tidak hanya dilakukan di dalam kelas, akan tetapi juga di luar kelas, untuk meningkatkan ketertarikan pesrta didik. Wisata pendidikan dapat menjadi media pembelajaran luar kelas yang menarik bagi siswa yang mengemas nilai pendidikan dan pariwisata. Kabupaten Trenggalek merupakan salah satu kabupaten yang gencar meningkatkan pariwisatanya, salah satu kawasan yang sedang berkembang adalah Kawasan Hutan Bakau Cengrkong. Kegiatan pariwisata sudah dilakukan di dalam kawasan tersebut dengan membawa label ekowisata, akan tetapi dalam kegiatannya belum memenuhi syarat untuk menjadi ekowisata. Perlu adanya pemetaan potensi Kawasan Hutan Bakau Cengkrong, dan perencanaan Kawasan Hutan Bakau Cengkrong untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata pendidikan berbasis kelautan. Penelitian menggunakan metode campuran (mix method) yang memadukan antara kompunen kualitatif dan kuantitatif. Penelitian dilakuakan pada kondisi bentang alam Kawasan Hutan Bakau Cengkrong, lembaga pengelola kawasan, lembaga yang terkait dengan kawasan, masyarakat sekitar, dan pengunjung kawasan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis SWOT untuk selanjutnya dari analisis yang telah dilakukan diambil strategi pengembangan kawasan. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa 1) Kawasan Hutan Bakau Cengkrong berpotensi untuk dikembangkan menjadi wisata pendidikan berbasis kelautan dengan potensi yang dimiliki kawasan antaralain; adanya kekayaan biota hutan bakau, terdapat dukungan kondisi bentang alam, terdapat rintisan lembaga pengelola kawasan, dukungan masyarakat sekitar, dukungan pemerintah setempat, peluang sekolah-sekolah kejuruan berbasis kelautan yang membutuhkan media pembelajaran, dan pengunjung dari berbagai daerah. 2) Pengelolaan Kawasan Hutan Bakau Cengkrong memiliki permasalahan dengan kurang maksimalnya pengelolaan potensi kawasan, kurang siapnya sumber daya manusia yang mengelola kawasan, belum terdapat visi-misi pengembangan kawasan, fasilitas yang kurang terawat, belum memiliki izin kegiatan, belum terdapat atraksi yang mendukung untuk dijadikan wisata pendidikan berbasis kelautan, dualisme pengelolaan lahan, dan kurang puasnya pengunjung. 3) Solusi yang ditawarkan permasalahan dengan penyusunan visi-misi pengembangan, peningkatan kualitas pengelola kawasan, penyusunan rencana tata ruang kawasan, refitasisasi fasilitas, pengurusan legalitas lembaga, konsolidasi antar stakeholder?©dan pembuatan atraksi yang sesuai dengan wisata pendidikan berbasis kelautan.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) > Jurusan Biologi (BIO) > S1 Biologi
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 24 May 2018 04:29
Last Modified: 09 Sep 2018 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/26855

Actions (login required)

View Item View Item