Analisis status trofik perairan Ranu Pakis Lumajang Jawa Timur / Achmad Fais

Faiz, Achmad (2018) Analisis status trofik perairan Ranu Pakis Lumajang Jawa Timur / Achmad Fais. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

RINGKASAN Fais, Achmad. 2017. Analisis Status Trofik Perairan Ranu Pakis Lumajang Jawa Timur. Skripsi, Jurusan Biologi FMIPA Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dr. Hadi Suwono, M.Si. (II) Drs. Sulisetijono, M.Si. Kata Kunci: Fitoplankton, Status Trofik, Ranu Pakis Ranu Pakis merupakan salah satu perairan lentik yang ada di Indonesia. Ranu Pakis dimanfaatkan oleh warga sekitar sebagai sumber air bersih, tempat pariwisata, perikanan, dan irigasi pertanian. Dengan berbagai pemanfaatan tersebut maka dapat mempengaruhi kualitas perairan Ranu Pakis. Pencemaran dapat disumbang oleh limbah pemukiman masyarakat sekitar, limbah pakan dari budidaya perikanan yang dilakaukan, dan pengayaan unsur hara perairan dari limbah pertanian. Aktivitas tersebut dapat menyebabkan terjadinya eutrofikasi dengan pengayaan unsur hara dalam badan pearairan Ranu Pakis. Dampak yang ditimbulkan oleh eutrofikasi terhadap kualitas perairan perlu dimonitor untuk menjaga kualitas perairan. Salah satu caranya yaitu dengan mengetahui status trofik perairan. Status trofik merupakan gambaran mengenai tingkat kesuburan suatu perairan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelimpahan fitoplankton, hubungan faktor fisiko-kimia dengan kelimpahan fitoplankton dan mengetahui status trofik perairan. Identifikasi fitoplankton dilakukan sampai pada tingkat genus. Faktor fisiko-kimia yang diukur dalam penelitian ini yaitu (pH, suhu, DO, kecerahan, fosfat, dan klorofil-a). Analisis status trofik dihitung berdasarkan indeks status trofik Carlson. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif eksploratif dan dilaksanakan pada bulan Juli 2017 di Ranu Pakis. Pengambilan sampel di Ranu Pakis dibagi menjadi 8 stasiun berdasarkan rona lingkungannya. Setiap stasiun kemudian dibagi menjadi 3 kedalaman yaitu 0,5 m, 1 m, dan 1,5 m dengan 3 kali pencuplikan disetiap kedalaman kecuali pengambilan sampel untuk uji klorofil-a, fosfat dan kecerahan yang hanya dilakukan 1 kali pencuplikan. Penelitian kelimpahan fitoplankton pengambilan sampel sebanyak 1500 ml sedangkan untuk analisis klorofil-a dan fosfat sebanyak 600 ml. Analisis yang digunakan untuk mengetahui hubungan faktor fisiko-kimia dengan kelimpahan fitoplankton dianalisis dengan uji korelasi berganda. Analisis status trofik dihitung berdasarkan indeks status trofik Carlson. Hasil penelitian ditemukan 32 jenis fitoplankton. Divisi Chlorophyta terdiri dari 17 jenis fitoplankton, divisi Chrysophyta terdiri dari 6 jenis fitoplankton, divisi Chyanophyta terdiri dari 6 jenis fitoplankton, divisi Euglenophyta ditemukan 1 jenis fitoplankton, dan divisi Phyrrophyta ditemukan 2 jenis fitoplankton. Hasil analisis korelasi berganda menunjukkan bahwa faktor fisiko-kimia perairan memiliki hubungan yang signifikan terhadap kelimpahan fitoplankton dengan total sumbangan efektik sebesar 86,40%. Sumbangan efektif faktor fisiko-kimia secara berurutan dari yang terbesar ke terkecil yaitu nilai klorofil-a (57,85%), pH (13,53%), fosfat (11,82%), suhu (2,35%), DO (0,69%), dan kecerahan (0,16%). Berdasarkan rumus Carlson tentang status trofik perairan Ranu Pakis tergolong dalam perairan mesotrofik.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) > Jurusan Biologi (BIO) > S1 Biologi
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 22 Jan 2018 04:29
Last Modified: 09 Sep 2018 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/26840

Actions (login required)

View Item View Item