Uji daya predasi belalang sembah (Stagmomantis sp) (Orthoptera: Mantidae) terhadap imago wereng hijau (Empoasca sp) (Homoptera: Cicadellidae) / Indah Sofi Anjar Pratiwi

Pratiwi, Indah Sofi Anjar (2015) Uji daya predasi belalang sembah (Stagmomantis sp) (Orthoptera: Mantidae) terhadap imago wereng hijau (Empoasca sp) (Homoptera: Cicadellidae) / Indah Sofi Anjar Pratiwi. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Pratiwi, Indah. S.A. 2015. Uji Daya Predasi Belalang Sembah (Stagmomantis sp) (Orthoptera : Mantidae) Terhadap Imago Wereng Hijau (Empoasca sp) (Homoptera: Cicadellidae). Skripsi, Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Fatchur Rohman, M.Si (II) Dra. Hawa Tuarita, M.S Kata kunci: Daya predasi, Stagmomantis sp, Empoasca sp. Daya predasi adalah kemampuan predator dalam memakan atau memangsa mangsanya. Stagmomantis sp merupakan salah satu musuh alami dari wereng hijau (Empoasca sp) yang merupakan hama penting tanaman teh. Penggunaan pestisida kimia cenderung mengakibatkan hilangnya musuh alami sehingga populasi hama menjadi tidak terkendali. Tujuan dalam penelitian ini yang pertama untuk menemukan perbedaan kemampuan predasi Belalang sembah Stagmomantis sp antara jantan dengan betina terhadap imago Empoasca sp, kedua untuk menemukan perbedaan waktu makan antara belalang sembah Stagmomantis sp jantan dan betina dalam memangsa imago Empoasca sp berdasarkan lama waktu pemaparan, ketiga untuk melihat apakah mengetahui ada tidaknya interaksi antara pengaruh jenis kelamin Belalang sembah Stagmomantis sp dengan waktu pemangsaan terhadap imago Empoasca sp. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental. Pengumpulan sampel uji Empoasca dan Stagmomantis sp menggunakan Swing net. Rancangan penelitian menggunakan RAK Faktorial yang terdiri dari 2 faktor: perbedaan jenis kelamin dan perbedaan waktu pemaparan sehingga diperoleh enam perlakuan berupa jantan dan betina pada waktu pemaparan 24 jam, 48 jam dan 72 jam dengan empat kali ulangan. Parameter yang diukur meliputi persentase Empoasca sp yang dimangsa oleh belalang sembah (Stagmomantis sp) dan waktu makan Belalang sembah (Stagmomantis sp) dalam memangsa semua hama yang digunakan dengan berdasarkan lamanya waktu pemaparan. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan uji t untuk mengetahui perbedaan kemampuan predasi belalang sembah jantan dan betina terhadap imago Empoasca sp, uji anova tunggal dilakukan untuk mengetahui pengaruh waktu pemaparan dan uji anava ganda untuk mengetahui interaksi dari keduanya. Berdasarkan hasil analisis uji t menunjukkan bahwa ada pengaruh jenis kelamin belalang sembah dimana belalang sembah betina memiliki kemampuan predasi yang lebih tinggi daripada belalang sembah jantan. Faktor yang mempengaruhi hal tersebut adalah tahap instar imago, ukuran tubuh dan kebutuhan nutrisi yang besar. Dari hasil analisis statistik anova tunggal dan anova ganda menunjukkan tidak ada pengaruh waktu pemaparan dan tidak terdapat interaksi antara perbedaan jenis kelamin dengan waktu pemangsaan.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) > Jurusan Biologi (BIO) > S1 Biologi
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 03 Aug 2015 04:29
Last Modified: 09 Sep 2015 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/26699

Actions (login required)

View Item View Item