Pengaruh variasi macam gula dan pengenceran sari kulit buah naga merah terhadap kualitas nata dari kulit buah naga merah (hylocereus polyrhizus) / Thobib Hasan Al Yamini

Al Yamini, Thobib Hasan (2015) Pengaruh variasi macam gula dan pengenceran sari kulit buah naga merah terhadap kualitas nata dari kulit buah naga merah (hylocereus polyrhizus) / Thobib Hasan Al Yamini. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Hasan, Thobib, A. 2015. Pengaruh Variasi Macam Gula dan Pengenceran Sari Kulit Buah Naga Merah terhadap Kualitas Nata dari Kulit Buah Naga Merah (Hylocereus Polyrhizus). Skripsi, Jurusan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Prof. Dr. Dra. Utami Sri Hastuti, M.Pd, (II) Sitoresmi Prabaningtyas, S.Si., M.Si Kata Kunci: Variasi pengenceran, macam gula, nata dari kulit buah naga merah. Pada umumnya buah naga merah hanya dimanfaatkan buahnya saja, sedangkan kulitnya yang berjumlah 30-35% dari berat buah dibuang. Salah satu cara pemanfaatan kulit buah naga yang tidak dimanfaatkan tersebut adalah dengan memanfaatkan sari kulit buah naga merah sebagai bahan dasar pembuatan nata, sebagai upaya diversifikasi pangan. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Menguji pengaruh variasi tingkat pengenceran sari kulit buah naga terhadap kualitas nata, (2) Menentukan macam gula yang dapat digunakan sebagai pembuatan nata dari kulit buah naga merah yang mampu menghasilkan kualitas nata yang paling baik, (3) Menganalisis pengaruh interaksi antara variasi macam gula dan pengenceran sari kulit buah naga merah terhadap kualitas nata. Penelitian ini dilaksanakan mulai bulan Oktober 2014 sampai Februari 2015, di laboratorium Mikrobiologi Jurusan Biologi FMIPA Universitas Negeri Malang dan di laboratorium Kimia Universitas Muhammadiyah Malang. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan pendekatan kuantitatif. Variabel bebas ada dua macam, yaitu: variasi pengenceran sari kulit buah naga merah yang terdiri dari tingkat pengenceran 30%, 40%, 50%, 60%, 70%, dan macam gula, yang terdiri dari gula aren, putih serta gula siwalan. Variabel terikat dari penelitian ini yaitu kualitas nata. Masing-masing perlakuan diulang sebanyak tiga kali ulangan. Data penelitian ini adalah kualitas nata yang ditinjau dari tebal, berat, dan kadar serat lapisan nata. Hasil penelitian dianalisis menggunakan ANAVA ganda yang dilanjutkan dengan uji Duncan 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Variasi pengenceran sari kulit buah naga merah berpengaruh signifikan terhadap kualitas nata berdasarkan berat, tebal, dan kadar serat lapisan nata. Tingkat pengenceran sari kulit buah naga merah 70% memberikan hasil terbaik terhadap kualitas nata kulit buah naga merah berdasarkan berat, tebal, dan kadar serat lapisan nata, (2) Macam gula yaitu gula aren, gula putih dan gula siwalan berpengaruh signifikan terhadap kualitas nata berdasarkan berat, tebal, dan kadar serat lapisan nata. Gula putih memberikan hasil terbaik terhadap kualitas nata dari sari kulit buah naga merah berdasarkan berat, tebal, dan kadar serat lapisan nata, (3) Interaksi antara variasi macam gula dan pengenceran sari kulit buah naga merah berpengaruh signifikan terhadap kadar serat lapisan nata. Tidak ada pengaruh yang signifikan iteraksi antara variasi pengenceran sari kulit buah naga merah dan macam gula terhadap berat dan tebal lapisan nata. Tingkat pengenceran sari kulit buah naga merah 70% dengan penambahan gula putih memberikan hasil terbaik terhadap kualitas nata kulit buah naga merah berdasarkan kadar serat lapisan nata.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) > Jurusan Biologi (BIO) > S1 Biologi
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 03 Jul 2015 04:29
Last Modified: 09 Sep 2015 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/26688

Actions (login required)

View Item View Item