Kajian struktur komunitas fitoplankton di ekosistem perairan telaga Ngebel Kabupaten Ponorogo / Putri Citra Permata

Permata, Putri Citra (2013) Kajian struktur komunitas fitoplankton di ekosistem perairan telaga Ngebel Kabupaten Ponorogo / Putri Citra Permata. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

Permata, Putri, Citra. 2013. Kajian Struktur Komunitas Fitoplankton di Ekosistem Perairan Telaga Ngebel Kabupaten Ponorogo. Skripsi, Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. H. Fatchur Rohman, M.Si, (II) Sitoresmi Prabaningtyas, M.Si. Kata Kunci: struktur komunitas, fitoplankton, Ekosistem Perairan, Telaga Ngebel Telaga Ngebel terletak di Desa Wagir Lor Kecamatan Ngebel Kabupaten Ponorogo. Telaga Ngebel merupakan tempat kegiatan budidaya ikan dan pariwisata. Gangguan yang terjadi di lingkungan perairan akibat dari kegiatan tersebut akan berpengaruh terhadap organisme perairan yaitu fitoplankton. Fitoplankton merupakan produsen di perairan. Suatu ekosistem perairan dikatakan stabil dapat dilihat dari struktur komunitas fitoplankton. Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan komposisi, kepadatan, keanekaragaman, kemerataan dan dominansi fitoplankton pada tiap kedalaman pengambilan sampel, serta mendeskripsikan faktor abiotik yang berkorelasi terhadap jumlah spesies fitoplankton di Telaga Ngebel. Pengambilan sampel dilakukan di Telaga Ngebel Kabupaten Ponorogo pada bulan Maret 2013 dan identifikasi fitoplankton serta penghitungan dilakukan di Laboratorium Ekologi FMIPA UM pada bulan Maret-April 2013. Pengambilan sampel dilakukan di 12 stasiun. Metode pengambilan sampel air yaitu dengan metode penyaringan. Pengambilan sampel air menggunakan bottle water sam?¼ple bervolume 5 liter yang dilakukan secara vertikal mulai dari kedalaman 0 m; 1,1 m dan 1,5 m. Sampel air yang didapat kemudian dituangkan ke dalam jaring plankton dengan ukuran pori 200 mesh/inci. Penyemprotan plankton yang menempel di kain filter menggunakan sprayer berisi aquades sampai 20 mL ke dalam botol plakon dan pengawetan sampel menggunakan formalin dengan konsentrasi 4%. Penggolongan spesies menggunakan buku identifikasi The Plankton of South Vietnam: Fresh Water and Marine Plankton oleh A. Shirota (1966). Berdasarkan kegiatan pengamatan dan penghitungan fitoplankton didapat hasil yaitu ditemukan 40 spesies fitoplankton yang termasuk kedalam 4 kelas, yaitu Bacillariophyceae, Chlorophyceae, Cyanophyceae, dan Dinophyceae. Nilai kepadatan total populasi fitoplankton pada setiap kedalaman berbeda dan kedalaman 1 (0 meter) memiliki nilai kepadatan total populasi tertinggi. Nilai indeks keanekaragaman tertinggi terdapat pada kedalaman 1 sebesar 1,864. Rata-rata nilai indeks kemerataan sebesar 0,673 yang berarti persebaran fitoplankton cukup merata akan tetapi terdapat beberapa spesies yang mendominasi. Spesies yang mendominasi yaitu Synedra acus, Sphaerocystis sp, Navicula cineta Grun, dan Straurastum anatinoidea var. Javanicum. Seluruh faktor fisika kimia mempunyai korelasi sebesar 41,2% terhadap jumlah spesies fitoplankton. Berdasarkan data penelitian tersebut dapat dikatakan bahwa keadaan ekosistem perairan Telaga Ngebel stabil.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) > Jurusan Biologi (BIO) > S1 Biologi
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 02 Oct 2013 04:29
Last Modified: 09 Sep 2013 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/26534

Actions (login required)

View Item View Item