Pengembangan Modul Sejarah: Tradisi Kebudayaan Megalitik Di Situs Bori’ Parinding Untuk Menumbuhkan Kesadaran Sejarah Di Kelas X IPA SMAN 12 Tana Toraja - Repositori Universitas Negeri Malang

Pengembangan Modul Sejarah: Tradisi Kebudayaan Megalitik Di Situs Bori’ Parinding Untuk Menumbuhkan Kesadaran Sejarah Di Kelas X IPA SMAN 12 Tana Toraja

Dannari, Gita Lorensia (2022) Pengembangan Modul Sejarah: Tradisi Kebudayaan Megalitik Di Situs Bori’ Parinding Untuk Menumbuhkan Kesadaran Sejarah Di Kelas X IPA SMAN 12 Tana Toraja. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

Pengembangan bahan ajar sejarah dalam kegiatan belajar mengajar menjadi tuntutan pendidik, karena perannya dalam membantu pencapaian tujuan pembelajaran. Namun pada kenyataannya di sekolah-sekolah di Indonesia, pengembangan bahan ajar terutama bahan ajar sejarah masih sangat minim. Hal ini juga terjadi di kelas X IPA SMAN 12 Tana Toraja, guru belum pernah mengembangkan suatu bahan ajar sejarah untuk peserta didik khususnya yang membahas tentang materi lokal seperti tradisi kebudayaan megalitik di Toraja. Kegiatan belajar mengajar dilakukan dengan metode ceramah dan hanya memanfaatkan buku paket dan LKS. Oleh karena itu, pemahaman peserta didik tentang tradisi kebudayaan megalitik di Toraja dan situs-situs sejarah masih minim. Berdasarkan pemaparan tersebut, maka perlu adanya inovasi bahan ajar yang menyajikan tradisi kebudayaan megalitik di Toraja dan dapat membantu dalam penumbuhan kesadaran sejarah peserta didik. Salah satu bahan ajar yang berpotensi adalah modul yang dapat mendukung pembelajaran secara mandiri. Penggunaan modul sebagai bahan ajar juga dapat dikolaborasikan dengan berbagai jenis metode pembelajaran agar kegiatan belajar mengajar lebih menyenangkan bagi peserta didik. Berdasarkan pemaparan tersebut, maka tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan suatu bahan ajar “Modul Sejarah” dan menguji efektivitas “Modul Sejarah” yang membahas tentang tradisi kebudayaan megalitik di Toraja pada peserta didik kelas X IPA di SMAN 12 Tana Toraja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian dan pengembangan oleh Sugiyono yang terdiri dari sepuluh langkah, yaitu (1) potensi dan masalah, (2) pengumpulan data, (3) desain produk, (4) validasi desain, (5) revisi desain, (6) uji coba produk, (7) revisi produk, (8) uji coba pemakaian, (9) revisi produk, (10) produksi massal. Bahan ajar “Modul Sejarah” berisi tentang materi tradisi kebudayaan megalitik di Situs Bori’ Parinding yang bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran sejarah peserta didik. Materi yang disajikan dalam “Modul Sejarah” mengacu pada kompetensi dasar 3.4 yang terdapat pada mata pelajaran sejarah Indonesia. Bahan ajar “Modul Sejarah” disusun dengan menggunakan layout majalah, sehingga memiliki desain yang menarik. “Modul Sejarah” ini akan digunakan secara tercetak di SMAN 12 Tana Toraja, karena disesuaikan dengan lingkungan sekolah yang belum terjangkau sinyal. Berdasarkan hasil analisis data, hasil validasi materi mendapatkan persentase 97.72%. Kemudian untuk hasil validasi dari ahli bahan ajar mendapatkan nilai persentase sebesar 89.28%. Hasil angket efektivitas produk pada kelompok kecil mendapat nilai persentase sebesar 90.75%, kemudian untuk hasil angket efektivitas produk pada kelompok besar mendapatkan nilai persentase sebesar 92.42%. Berdasarkan perolehan nilai persentase tersebut

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: L Education > L Education (General)
L Education > L Education (General) > LMO Model Pembelajaran
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial (FIS) > Departemen Sejarah (SEJ) > S1 Pendidikan Sejarah
Depositing User: mr mahasiswa UM
Date Deposited: 10 Nov 2022 07:57
Last Modified: 10 Nov 2022 07:57
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/2551

Actions (login required)

View Item View Item