Pengaruh penambahan asam silikat saat aging terhadap karakteristik silika xerogel dari abu bagasse / Agus Jalaluddin

Jalaluddin, Agus (2018) Pengaruh penambahan asam silikat saat aging terhadap karakteristik silika xerogel dari abu bagasse / Agus Jalaluddin. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

i RINGKASAN Jalaluddin, Agus. 2018. Pengaruh Penambahan Asam Silikat Saat Aging Terhadap Karakteristik Silika Xerogel dari Abu Bagasse. Skripsi, Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Nazriati, M.Si., (II) Dr. Fauziatul Fajaroh, M.S. Kata Kunci: Silika gel, silika xerogel, metode sol gel, asam silikat Indonesia merupakan negara agraris dan sebagian besar penduduknya bermata pencaharian di bidang pertanian, salah satu komoditas pertanian terbesar di Indonesia adalah tanaman tebu (Saccharum L.). Tanaman tebu selama proses pengolahannya akan menghasilkan 3 jenis limbah, yakni limbah padat, gas, dan cair. Limbah padat yang dihasilkan berupa ampas tebu dan digunakan sebagai bahan bakar ketel. Abu hasil pembakaran ampas tebu merupakan abu bagasse yang dapat digunakan sebagai bahan pembuatan silika xerogel. Penelitian sebelumnya oleh Srivinasan (2010) menyebutkan bahwa Salah satu pemanfaatan limbah abu bagasse yakni dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan silika gel karena abu bagasse memiliki kandungan silika 78,34%. Tujuan penelitian ini untuk mensintesis silika xerogel dari abu bagasse dan mengetahui efek penambahan asam silikat terhadap karakteristik silika xerogel yang dihasilkan. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang dilakukan di laboratorium. Penelitian ini terdiri dari empat tahapan meliputi; 1) ektraksi silika dari abu bagasse; 2) Pembuatan asam silikat; 3) Sintesis silika xerogel dengan penambahan monomer variasi asam silikat; 4) Karakterisasi silika xerogel hasil sintesis. Karakterisasi silika xerogel dilakukan dengan uji morfologi permukaan menggunakan SEM (scanning electron microscopy). Uji adanya gugus fungsi pada silika xerogel menggunakan FT-IR (Fourier Trasform Infra Red). Sedangkan uji luas permukaan menggunakan BET (Brunauer-Emmet-Teller). Hasil penelitian ini antara lain: (1) Silika xerogel hasil sintesis berwujud padatan serbuk berwarna putih. Silika xerogel yang dihasilkan merupakan silika xerogel yang telah divariasi dengan penambahan asam silikat dan dihilangkan kandungan airnya. (2) Hasil interpretasi FTIR menunjukkan bahwa sintesis silika xerogel yang dihasilkan telah berhasil disintesis dibuktikan dengan munculnya vibrasi Si-OH & Si-O-Si. (3). Penambahan monomer asam silikat mempengaruhi kerapatan pori silika xerogel yang dihasilkan, semakin banyak penambahan monomer, kerapatan meningkat dan pori silika xerogel semakin kecil. Begitu pula dengan luas permukaan silika xerogel, semakin banyak penambahan monomer asam silikat, luas permukaan silika xerogel semakin kecil.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Q Science > QD Chemistry
Divisions: Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) > Jurusan Kimia (KIM) > S1 Kimia
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 18 Sep 2018 04:29
Last Modified: 09 Sep 2018 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/24057

Actions (login required)

View Item View Item