Sintesis nanopartikel magnetit (Fe3O4) menggunakan metode sonoelektrokimia dengan penambahan PVA dan karakterisasinya / Devia Ine Mahardini

Mahardini, Devia Ine (2018) Sintesis nanopartikel magnetit (Fe3O4) menggunakan metode sonoelektrokimia dengan penambahan PVA dan karakterisasinya / Devia Ine Mahardini. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

i RINGKASAN Mahardini, Devia Ine. 2018. Sintesis Nanopartikel Magnetit (Fe3O4) menggunakan Metode Sonoelektrokimia dengan Penambahan PVA dan Karakterisasinya. Skripsi, Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Hj. Fauziatul Fajaroh, M.S., (II) Dr. Nazriati, M.Si. Kata Kunci: nanopartikel magnetit, PVA, sonoelektrokimia. Nanopartikel magnetit (Fe3O4) merupakan oksida logam yang memiliki sifat kemagnetan yang kuat. Selama ini, kendala yang seringkali ditemui pada nanopartikel magnetit adalah mudah teroksidasi dan teragregasi. Untuk itu, perlu dilakukan pelapisan nanopartikel dengan bahan-bahan organik seperti surfaktan dan polimer atau dengan bahan-bahan anorganik. Pada penelitian ini nanopartikel magnetit disintesis dengan menggunakan metode sonoelektrokimia dengan penambahan PVA. Kelebihan metode sonoelektrokimia disertai dengan pelapisan adalah dapat mengontrol pembentukan magnetit selama reaksi berlangsung dan mencegah magnetit teraglomerasi. Tujuan dari penelitian ini adalah mensintesis nanopartikel magnetit dengan menggunakan metode sonoelektrokimia dan mengetahui karakteristik partikel yang dihasilkan. Pada penelitian ini, nanopartikel magnetit disintesis menggunakan metode sonoelektrokimia. Elektroda yang digunakan adalah besi. Elektrolit yang digunakan adalah air demineralisasi dan larutan PVA dengan berbagai variasi konsentrasi. Proses elektrolisis dilakukan dengan tegangan DC 70 V selama 5 jam disertai sonikasi dengan frekuensi 42 kHz. Nanopartikel magnetit yang dihasilkan dikarakterisasi dengan XRD, FTIR, SEM, BET, VSM, dan VNA. Hasil yang diperoleh menunjukkan magnetit telah berhasil disintesis dengan metode sonoelektrokimia dibuktikan dengan munculnya puncak khas magnetit pada difraktogram XRD. Hasil analisis FTIR menunjukkan spektrum khas magnetit dan PVA yang membuktikan magnetit telah terlapisi PVA. Morfologi magnetit dikarakterisasi menggunakan SEM menunjukkan magnetit tanpa PVA lebih teraglomerasi dari pada magnetit dengan PVA. Luas permukaan spesifik magnetit dengan PVA lebih besar daripada magnetit tanpa PVA. Berdasarkan hasil analisis VSM, magnetit dengan PVA bersifat feromagnetik. Berdasarkan hasil analisis VNA, persentase penyerapan gelombang elektromagnetik magnetit tanpa PVA sedikit lebih besar daripada magnetit dengan PVA.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Q Science > QD Chemistry
Divisions: Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) > Jurusan Kimia (KIM) > S1 Kimia
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 27 Aug 2018 04:29
Last Modified: 09 Sep 2018 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/24020

Actions (login required)

View Item View Item