Karakterisasi dan uji kemampuan adsorben berbahan dasar ampas tebu (Saccharum officinarum L.) untuk adsorpsi ion tembaga (II) / Sarah Andini Larasati

Larasati, Sarah Andini (2018) Karakterisasi dan uji kemampuan adsorben berbahan dasar ampas tebu (Saccharum officinarum L.) untuk adsorpsi ion tembaga (II) / Sarah Andini Larasati. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

v RINGKASAN Larasati, S.A. 2018. Karakterisasi dan Uji Kemampuan Adsorben Berbahan Dasar Ampas Tebu (Saccharum officinarum L.) untuk Adsorpsi Ion Tembaga(II). Skripsi, Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Yudhi Utomo, M.Si, (II) Dra. Surjani Wonorahardjo, Ph.D. Kata Kunci : Ampas tebu, adsorben, delignifikasi, ion tembaga(II) Tebu (Saccharum officinarum L.) merupakan tanaman daerah beriklim tropis yang sering digunakan sebagai bahan baku pembuatan gula. Kegiatan pasca panen dan pengolahan hasil pertanian atau perkebunan tebu termasuk pemanfaatan produk samping dan sisa pengolahannya masih kurang optimal. Ampas tebu mengandung 61,96 % total selulosa, serta mengandung 22,45 % lignin. Kandungan selulosa tinggi mengakibatkan ampas tebu berpotensi sebagai adsorben karena mengandung gugus ÔÇôOH yang dapat berinteraksi dengan komponen adsorbat dan pori-pori yang terdapat pada permukaan adsorben. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui (1) pengaruh delignifikasi pada adsorben ampas tebu ditinjau dari uji kadar air, uji kadar abu, identifikasi gugus fungsi dan morfologi permukaan (2) daya adsorpsi adsorben ampas tebu sebelum dan sesudah delignifikasi (3) pengaruh delignifikasi pada adsorben ampas tebu terhadap daya adsorpsi. Penelitian ini bersifat eksperimental. Beberapa tahapan yang dilakukan pada penelitian ini meliputi (1) preparasi biomassa ampas tebu sebagai adsorben. (2) perlakuan delignifikasi adsorben ampas tebu dengan NaOH. (3) Karakterisasi adsorben ampas tebu yang meliputi uji kadar air, kadar abu, identifikasi gugus fungsi dan identifikasi permukaan adsorben. (4) Adsorpsi ion tembaga(II) menggunakan adsorben ampas tebu sebelum dan sesudah delignifikasi. (5) Analisis konsentrasi ion tembaga(II) setelah adsorpsi dengan Spektroskopi Serapan Atom (SSA). (6) Penentuan daya adsorpsi optimum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar air dan kadar abu baik karena hasilnya dibawah nilai maksimum syarat kualitas adsorben sesuai SNI 06-3730-1995. Hasil identifikasi gugus fungsi dengan FTIR pada adsorben ampas tebu sebelum dan sesudah delignifikasi, menunjukkan terdapat gugus ÔÇôOH yang merupakan struktur selulosa muncul pada bilangan gelombang sekitar 3600 ÔÇô 3200-an cm-1. Hasil identifikasi permukaan menunjukkan adanya pengaruh perlakuan delignifikasi dengan NaOH dan iradiasi gelombang ultrasonik ditunjukkan dari permukaan yang membentuk rongga-rongga. Daya adsorpsi meningkat berbanding lurus dengan kenaikan konsentrasi NaOH Daya adsorpsi pada ampas tebu tanpa delignifikasi sebesar 55,48%. Daya adsorpsi optimum terdapat pada adsorben ampas tebu terdelignifikasi NaOH 2 M perlakuan iradiasi gelombang ultrasonik sebesar 95,17%.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Q Science > QD Chemistry
Divisions: Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) > Jurusan Kimia (KIM) > S1 Kimia
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 24 Aug 2018 04:29
Last Modified: 09 Sep 2018 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/24015

Actions (login required)

View Item View Item