Sintesis dan karakterisasi senyawa koordinasi Mn[Fe(NCS)4(H2O)2]2 / Ahmad Muflih Mubarok Mubarok,

Mubarok, Ahmad Muflih (2018) Sintesis dan karakterisasi senyawa koordinasi Mn[Fe(NCS)4(H2O)2]2 / Ahmad Muflih Mubarok Mubarok,. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

i ABSTRAK Mubarok, A. M. 2016. Sintesis dan Karaktesisasi Senyawa Koordinasi Mn[Fe(NCS)4(H2O)2]2. Skripsi, Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Drs. I Wayan Dasna, M.Si., M.Ed., Ph.D., (2) Dr. Fariati, M.Sc. Kata kunci : sintesis, karakterisasi, senyawa koordinasi Reaksi antara Mn(NO3)2 dan K3[Fe(CN)6] dalam pelarut air menghasilkan senyawa kompleks Mn3[Fe(CN)6]2. Anion kompleks [Fe(CN)6]3- memiliki struktur oktahedral. Penggantian ligan CN- dengan ligan SCN- memberikan anion kompleks [Fe(SCN)6]3- yang analog dengan [Fe(CN)6]3-. Tujuan penelitian ini adalah mensintesis dan mengkarakterisasi senyawa kompleks dari Mn(NO3)2 dan anion kompleks hasil reaksi dari FeCl3 dengan KSCN serta memprediksi struktur senyawanya. Sintesis dilakukan dalam dua tahap. Pertama, kompleks I disintesis dengan mereaksikan FeCl3 dan KSCN pada perbandingan mol 1 : 6 dalam pelarut air. Kedua, kompleks II diperoleh dengan menambahkan larutan Mn(NO3)2 ke dalam larutan kompleks I dengan perbandingan mol Mn(NO3)2 : FeCl3 sebesar 3 : 2. Larutan yang diperoleh kemudian diuapkan dengan metode penguapan lambat. Senyawa hasil sintesis diukur titik lebur untuk menentukan kebaruan, kemurnian, dan kestabilan termalnya. Analisis komposisi unsur dengan EDX digunakan untuk memperoleh rumus empiris senyawa kompleks. Uji daya hantar listrik (DHL) dan uji kualitatif ion klorida digunakan untuk menentukan senyawa kompleks tergolong ionik atau molekuler. Data Spektroskopi IR diguna-kan untuk mengidentifikasi atom donor dari ion tiosianat yang terkoordinasi pada atom pusat. Energi bebas dari kemungkinan struktur dihitung dengan program SpartanÔÇÖ14.1.1.0. Struktur senyawa kompleks yang diterima adalah yang memiliki energi bebas terendah. Reaksi antara Mn(NO3)2 dan K3[Fe(SCN)6] dalam pelarut air menghasil-kan kristal berbentuk balok berwarna merah gelap yang terdekomposisi pada temperatur 102-105 oC. Hal ini menunjukkan bahwa senyawa kompleks hasil sintesis murni dan baru. Uji DHL dan uji kualitatif ion klorida menunjukkan bahwa senyawa kompleks hasil sintesis merupakan senyawa kompleks ionik. Data spektrum IR menunjukkan adanya dua serapan kuat pada 2088,91 cm-1 dan 825,53 cm-1 yang mengindikasikan vibrasi ulur C≡N dan C-S dari ligan ion tiosianat. Analisis EDX memberikan rumus empiris senyawa kompleks C8H8Fe2MnN8O4S8. Dua prediksi struktur yang dimiliki kompleks hasil sintesis adalah cis-Mn[Fe(NCS)4(H2O)2]2 dan trans-Mn[Fe(NCS)4(H2O)2]2 dengan energi bebas berturut-turut sebesar -230,328 kJ/mol dan -210,8433 kJ/mol. Struktur yang memenuhi adalah kompleks cis-Mn[Fe(NCS)4(H2O)2]2 karena memiliki energi bebas terendah. Struktur tersebut isostruktur dengan Mn3[Fe(CN)6]2.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Q Science > QD Chemistry
Divisions: Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) > Jurusan Kimia (KIM) > S1 Kimia
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 11 May 2018 04:29
Last Modified: 09 Sep 2018 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/23995

Actions (login required)

View Item View Item