Pengembangan bahan ajar hidrolisis garam berbasis strategi Relating, Expreriencing, Applying, Cooperating, Transfering (REACT) melibatkan multipel representasi / Fikriyatul Maulidiyah

Maulidiyah, Fikriyatul (2018) Pengembangan bahan ajar hidrolisis garam berbasis strategi Relating, Expreriencing, Applying, Cooperating, Transfering (REACT) melibatkan multipel representasi / Fikriyatul Maulidiyah. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

i RINGKASAN Maulidiyah Fikriyatul. 2018. Pengembangan Bahan Ajar Hidrolisis Garam Berbasis Strategi REACT Melibatkan Multipel Representasi. Skripsi Program Studi Pendidikan Kimia FMIPA Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dr. Hayuni Retno Widarti M.Si (2) Drs. Mohammad Sodiq Ibnu M.Si Kata kunci Hidrolisis Garam Strategi REACT Multipel Representasi Bahan Ajar Kimia merupakan ilmu yang berkembang dari konsep yang sederhana kearah yang lebih kompleks dan abstrak. Konsep yang abstrak ini menyebabkan siswa mengalami kesulitan memahami materi kimia. Hidrolisis garam merupakan materi kimia dengan konsep abstrak dan membutuhkan pemikiran abstrak. Kesulitan siswa untuk berpikir abstrak dapat dibantu dengan menggunakan multipel representasi (makroskopik submikroskopik simbolik) multipel representasi membantu siswa belajar secara runtut dimulai dari hal yang konkret lalu beranjak ke arah abstrak sehingga siswa dapat menggambarkan hal-hal yang semula tidak teramati. Multipel representasi akan sistematis jika dipadukan dengan strategi pembelajaran yang tepat dan dituangkan dalam bentuk bahan ajar. Strategi pembelajaran yang tepat menurut Kemendikbud adalah strategi yang berbasis kegiatan dan dekat dengan fenomena alam (contextual) salah satu contohnya adalah strategi Relating Experiencing Applying Cooperating Transferring (REACT). Multipel representasi akan tepat bila dipadukan dengan strategi REACT. Tujuan penelitian dan pengembangan ini adalah menghasilkan bahan ajar hidrolisis garam berbasis REACT melibatkan multipel representasi dan mengetahui kelayakan bahan ajar berdasarkan proses validasi. Penelitian dan pengembangan bahan ajar dilakukan dengan mengadopsi model pengembangan 4D dari Thiagarajan tahapan 4D adalah (1) define (2) design (3) develop (4) disseminate. Tahap disseminate tidak dilakukan karena tujuan penelitian dan pengembangan hanya sebatas mengetahui kelayakan produk yang dihasilkan. Bahan ajar hasil pengembangan ditentukan kelayakannya berdasarkan hasil validasi dan uji keterbacaan menggunakan angket. Validasi dilakukan oleh tiga validator yaitu dosen jurusan kimia Universitas Negeri Malang guru kimia SMA Brawijaya Smart School dan guru kimia SMA Laboratorium UM. Uji keterbacaan dilakukan oleh 10 orang siswa kelas XI SMA Laboratorium UM. Hasil pengembangan berupa bahan ajar hidrolisis garam berbasis strategi REACT melibatkan multipel representasi yang terdiri dari buku siswa dan buku guru. Hasil persentase rata-rata validasi buku siswa sebesar 91 3% buku guru sebesar 90 7% dan hasil uji keterbacaan memiliki persentase rata-rata sebesar 88 2%. Produk hasil pengembangan mempunyai kriteria sangat layak untuk digunakan siswa kelas XI SMA/MA khususnya SMA Laboratorium UM.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) > Jurusan Kimia (KIM) > S1 Pendidikan Kimia
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 27 Aug 2018 04:29
Last Modified: 09 Sep 2018 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/22456

Actions (login required)

View Item View Item