Identifikasi kesulitan siswa kelas XI MIA SMAN 1 Lawang dalam menyelesaikan soal materi larutan penyangga/buffer menggunakan analisis langkah penyelesaian soal / Ernita Dian Meidayanti

Meidayanti, Ernita Dian (2018) Identifikasi kesulitan siswa kelas XI MIA SMAN 1 Lawang dalam menyelesaikan soal materi larutan penyangga/buffer menggunakan analisis langkah penyelesaian soal / Ernita Dian Meidayanti. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

RINGKASAN Meidayanti Ernita Dian. 2018. Identifikasi Kesulitan Siswa Kelas XI MIA SMA Negeri 01 Lawang dalam Menyelesaikan Soal Materi Larutan Penyangga/Buffer Menggunakan Analisis Langkah Penyelesaian Soal. Skripsi Jurusan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. Ida Bagus Suryadharma M.S. (II) Muntholib S.Pd. M.Si. Kata Kunci identifikasi kesulitan larutan penyangga analisis langkah penyelesaian Pokok bahasan larutan penyangga memiliki cakupan materi yang membutuhkan pemahaman konsep dan langkah penyelesaian yang berhubungan dengan perhitungan. Kesulitan siswa dapat diketahui dari langkah penyelesaian soal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kesulitan siswa dalam memahami konsep-konsep larutan penyangga pada langkah-langkah penyelesaian soal dan mengetahui letak kesulitan siswa pada langkah-langkah yang ditempuh dalam menyelesaikan soal larutan penyangga. Rancangan penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Populasi penelitian seluruh siswa kelas XI MIA SMA Negeri 01 Lawang. Sampel penelitian 33 siswa kelas XI MIA 1 dan 35 siswa kelas XI MIA 3 yang ditentukan dengan teknik kelas random sampling. Instrumen penelitian ini adalah 10 soal uraian yang semuanya valid dengan realibilitas 0 759. Data diperoleh dari tes dan wawancara tidak terstruktur. Analisis data dilakukan dengan menghitung persentase tingkat kesulitan siswa berdasarkan jawaban benar siswa dalam menyelesaiakan soal per jumlah seluruh siswa sesuai kelompok kelas. Hasil analisis data menunjukkan bahwa siswa mengalami kesulitan dalam memahami konsep-konsep larutan penyangga dan kesulitan dalam memahami langkah-langkah penyelesaian soal. Kesulitan siswa dalam memahami konsep-konsep larutan penyangga berdasarkan langkah-langkah penyelesaian soal (a) konsep pH larutan penyangga asam atau penyangga basa pada kelompok atas tergolong rendah (persentase jawaban benar 71 5%) kelompok tengah tergolong cukup (persentase jawaban benar 48 2%) dan kelompok bawah tergolong tinggi (persentase jawaban benar 26 4%) (b) konsep larutan penyangga berdasarkan persamaan Henderson-Hasselbalch pada kelompok atas tergolong rendah (persentase jawaban benar 63 6%) kelompok tengah tergolong cukup (persentase jawaban benar 54 2%) dan kelompok bawah tergolong sangat tinggi (persentase jawaban benar 19 8%) (c) konsep pH larutan penyangga pada penambahan sedikit asam atau basa pada kelompok atas tergolong rendah (persentase jawaban benar 63 7%) kelompok tengah tergolong cukup (persentase jawaban benar 52 3%) dan kelompok bawah tergolong tinggi (persentase jawaban benar 22 6%) (d) kesulitan siswa dari ketiga kelompok kelas pada konsep pH larutan penyangga pada penambahan air tergolong sangat tinggi yaitu persentase jawaban benar kelompok atas 16 7% persentase jawaban benar kelompok tengah 19 2% dan persentase jawaban benar kelompok bawah 3 2%. Letak kesulitan siswa berdasarkan langkah-langkah yang ditempuh dalam menyelesaikan soal larutan penyangga (a) letak kesulitan siswa tertinggi pada langkah-langkah penyelesaian soal penentuan pH larutan penyangga pada penambahan sedikit asam atau basa (bagian A) yaitu pada langkah menentukan persamaan reaksi (persentase jawaban benar 20%) langkah menentukan persamaan reaksi setelah penambahan asam atau basa (persentase jawaban benar 5 9%) dan langkah menentukan jumlah zat (mol) asam lemah atau basa lemah dan asam konjugat atau basa konjugat pada keadaan setimbang setelah penambahan asam atau basa berdasarkan pereaksi pembatas (persentase jawaban benar 9 9%) (b) letak kesulitan siswa tertinggi pada langkah-langkah penyelesaian soal penentuan pH larutan penyangga pada penambahan air (bagian B) yaitu langkah mengidentifikasi zat yang termasuk komponen larutan penyangga (persentase jawaban benar 6 6%) langkah menentukan persamaan reaksi setelah penambahan air (persentase jawaban benar 0%) langkah menentukan konsentrasi atau jumlah zat (mol) asam lemah atau basa lemah dan asam konjugat atau basa konjugat setelah penambahan air berdasarkan rumus pengenceran (persentase jawaban benar 0%) langkah menghitung konsentrasi ion H ([H ]) atau konsentrasi ion OH- ([OH-]) larutan penyangga setelah penambahan air (persentase jawaban benar 1%) dan langkah mengubah bentuk [H ] menjadi pH atau [OH-] menjadi pOH setelah penambahan air (persentase jawaban benar 1%) dan (c) letak kesulitan siswa tertinggi pada langkah-langkah penyelesaian soal pembuatan larutan penyangga pada pH tertentu (bagian C) yaitu langkah menentukan persamaan reaksi (persentase jawaban benar 1%).

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) > Jurusan Kimia (KIM) > S1 Pendidikan Kimia
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 10 Jul 2018 04:29
Last Modified: 09 Sep 2018 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/22422

Actions (login required)

View Item View Item