Pengembangan instrumen asesmen pemahaman konseptual berorientasi HOTS (High Order Thinking Skills) dan keterampilan proses sains pada bahan kajian sifat keasaman larutan garam dan larutan buffer / Arida Nur Hapsari

Hapsari, Arida Nur (2018) Pengembangan instrumen asesmen pemahaman konseptual berorientasi HOTS (High Order Thinking Skills) dan keterampilan proses sains pada bahan kajian sifat keasaman larutan garam dan larutan buffer / Arida Nur Hapsari. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Hapsari Arida Nur. 2017. Pengembangan Instrumen Asesmen Pemahaman Konseptual Berorientasi HOTS (Higher Order Thinking Skills) dan Keterampilan Proses Sains pada Bahan Kajian Sifat Keasaman Larutan Garam dan Larutan Buffer. Skripsi Jurusan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. H. Sutrisno M.Si. (II) Dr. Sc. Anugrah Ricky Wijaya S.Si. M.Sc. Kata Kunci instrumen asesmen pemahaman konseptual keterampilan proses sains HOTS Kurikulum 2013 menuntut peserta didik untuk berpikir tingkat tinggi (Higher Order Thinking Skills/HOTS). Keterampilan berpikir tingkat tinggi dapat diukur dengan menggunakan penilaian atau asesmen. Penilaian mencakup tiga aspek yaitu sikap pengetahuan dan keterampilan serta mengukur keterampilan berpikir tingkat tinggi. Namun demikian fakta dilapangan masih tidak sedikit guru yang mempunyai kendala dalam menyusun asesmen berorientasi HOTS. Oleh karena itu peneliti bermaksud mengembangkan instrumen asesmen pemahaman konseptual berorientasi HOTS dan keterampilan proses sains pada bahan kajian sifat keasaman larutan garam dan larutan buffer. Manfaat penelitian ini dapat digunakan oleh guru praktisi dan pengamat pendidikan untuk digunakan secara langsung atau tidak langsung dan digunakan sebagai prototipe untuk mengembangkan instrumen asesmen pemahaman konseptual berorientasi HOTS dan keterampilan proses sains. Penelitian ini menggunakan model 4D yang dikembangkan oleh Thiagarajan dkk (1974) terdiri dari tahap membatasi (define) merancang (design) mengembangkan (develop) dan menyebarkan (disseminate). Penelitian dilakukan hanya sampai pada tahap mengembangkan serta tidak dilakukan uji coba terbatas kepada peserta didik. Pengumpulan data dilakukan melalui validasi berupa angket penilaian terhadap butir-butir asesmen. Analisis data menggunakan teknik perhitungan persentase hasil angket penilaian dengan mempertimbangkan saran serta masukan dari validator untuk mengetahui tingkat validitas dari instrumen asesmen yang telah dikembangkan. Hasil pengembangan instrumen asesmen pada bahan kajian sifat keasaman larutan garam dan larutan buffer terdiri dari 80 butir soal pemahaman konseptual dan 60 butir soal keterampilan proses sains. Instrumen pemahaman konseptual memiliki tingkat validitas 92 4%-98 4% (sangat valid) serta keterampilan proses sains memiliki tingkat validitas 94 7%-98 4% (sangat valid). Performansi/ tampilan instrumen asesmen memperoleh skor rata-rata 97 2% dengan kriteria sangat valid. Instrumen asesmen secara keseluruhan memenuhi kriteria sangat valid atau sangat layak digunakan untuk mengukur keterampilan berpikir tingkat tinggi dan keterampilan proses sains.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) > Jurusan Kimia (KIM) > S1 Pendidikan Kimia
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 22 Jan 2018 04:29
Last Modified: 09 Sep 2018 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/22403

Actions (login required)

View Item View Item