Diagnosis miskonsepsi peserta didik kelas X di SMA Negeri Kabupaten Sumenep pada materi struktur atom menggunakan tes diagnostik pilihan ganda dua tingkat / Senna Prasemmi

Prasemmi, Senna (2016) Diagnosis miskonsepsi peserta didik kelas X di SMA Negeri Kabupaten Sumenep pada materi struktur atom menggunakan tes diagnostik pilihan ganda dua tingkat / Senna Prasemmi. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Prasemmi, Senna. 2016. Diagnosis Miskonsepsi Peserta Didik Kelas X di SMA Negeri Kabupaten Sumenep pada Materi Struktur Atom Menggunakan Tes Diagnostik Pilihan Ganda Dua Tingkat. Skripsi, Jurusan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Drs. Prayitno, M.Pd., (2) Dr. Yahmin, M.Si. Kata kunci: miskonsepsi, struktur atom, tes diagnostik pilihan ganda dua tingkat. Struktur atom merupakan materi dasar dalam pembelajaran kimia. Konsep-konsep dalam struktur atom yang abstrak dapat menyebabkan peserta didik mengalami miskonsepsi pada materi ini. Miskonsepsi merupakan pemahaman konsep peserta didik yang berbeda dengan pemahaman konsep yang disepakati oleh masyarakat ilmiah. Diagnosis miskonsepsi peserta didik pada materi struktur atom penting dilakukan agar guru dapat merancang suatu pendekatan pembelajaran yang memudahkan peserta didik memahami konsep dasar kimia dengan baik serta mencegah terjadinya miskonsepsi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan miskonsepsi yang sering dialami peserta didik pada materi struktur atom dan memetakanjenis miskonsepsi serta intensitas peserta didik yang mengalami miskonsepsi. Salah satu instrumen yang efektif untuk mendiagnosis miskonsepsi adalah tes pilihan ganda dua tingkat, yaitu tingkat pertama berisi pilihan jawaban dan tingkat kedua berisi pilihan alasan yang mengacu pada pilihan jawaban di tingkat pertama. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan sampel penelitian 363 peserta didik dari tujuh SMA Negeri di kabupaten Sumenep tahun ajaran 2015/2016. Prosedur penelitian ini secara garis besar, yaitu: (1) mengkaji literatur; (2) menyusun instrumen penelitian; (3) mengumpulkan data; dan (4) menyusun kesimpulan. Penyusunan tes diagnostik pilihan ganda dua tingkat terdiri atas 3 tahap, yaitu: (1) menentukan isi; (2) mengumpulkan informasi mengenai miskonsepsi peserta didik pada materi struktur atom; dan (3) menyusun tes diagnostik pilihan ganda dua tingkat. Instrumen yang digunakan berisi 26 butir soal dengan 2-4 alternatif jawaban disertai 2-4 alternatif alasan pilihan jawaban. Setiap konsep terdapat dua butir soal yang berpasangan. Miskonsepsi ditentukan dari jawaban yang konsisten salah pada soal-soal dengan konsep yang sama. Hasil validasi butir soal menggunakan SPSS for Windows 16 dengan teknik analisis korelasi Pearson Product Moment dengan taraf signifikan 5% diperoleh 26 butir soal valid dan nilai Cronbach Alpha diperoleh 0,865. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta didik kelas X di SMA Negeri kabupaten Sumenep mengalami miskonsepsi pada materi struktur atom, yaitu pada konsep: (1) pengaruh pemanasan atau pendinginan terhadap ukuran dan susunan partikel atom; (2) pengaruh jarak terhadap gaya tarik antara inti dan elektron; (3) jari-jari atom dan ion; (4) isotop; (5) tingkat energi; (6) susunan orbital dalam atom menurut teori mekanika kuantum; (7) struktur atom menurut teori mekanika kuantum; (8) eksitasi elektron; dan (9) energi ionisasi pertama dalam satu periode.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) > Jurusan Kimia (KIM) > S1 Pendidikan Kimia
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 15 Aug 2016 04:29
Last Modified: 09 Sep 2016 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/22245

Actions (login required)

View Item View Item