Observasi tingkat kecerahan langit menggunakan SQM (Sky Quality Meter) pada saat fase bulan purnama dan fase bulan tidak purnama di lingkungan Laboratorium Astronomi Universitas Negeri Malang / Almira Sifak Fauziah Narariya

Narariya, Almira Sifak Fauziah (2018) Observasi tingkat kecerahan langit menggunakan SQM (Sky Quality Meter) pada saat fase bulan purnama dan fase bulan tidak purnama di lingkungan Laboratorium Astronomi Universitas Negeri Malang / Almira Sifak Fauziah Narariya. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

v RINGKASAN Narariya, Almira Sifak Fauziah. 2018. Observasi Tingkat Kecerahan Langit Menggunakan SQM (Sky Quality Meter) Pada Saat Fase Bulan Purnama dan Fase Bulan Tidak Purnama Di Lingkungan Laboratorium Astronomi Universitas Negeri Malang. Skripsi, Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Sutrisno, M.T., (II) Burhan Indriawan, S.Si., M.Si. Kata Kunci: Kecerahan Langit, SQM (Sky Quality Meter), Polusi Cahaya Pengukuran nilai kecerahan langit telah banyak dilakukan. Hal ini mengingat semakin pesatnya pertumbuhan kota yang menyebabkan langit tidak lagi kondusif untuk pengamatan karena polusi cahaya. Sementara itu, ada dampak negatif yang ditimbulkan, diantaranya pemborosan energi, terganggunya siklus hidup makhluk hidup, dan juga pengamatan Astronomi. Jika pengamatan Astronomi dilakukan dengan kondisi langit tidak cerah ataupun terpolusi cahaya, maka data pengamatan menjadi tidak akurat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan nilai kecerahan langit pada saat fase Bulan purnama dan fase Bulan tidak purnama serta untuk mengatahui batas bawah magnitudo objek langit yang dapat diamati oleh mata telanjang di lingkungan laboratorium Astronomi Universitas Negeri Malang. Penelitian ini dilakukan dengan cara observasi langit malam hari. Pengukuran dilakukan menggunakan alat SQM-L (Sky Quality Meter-Lens) dan SQM-LU(Sky Quality Meter-Lens USB) yang diarahkan ke zenit. Pengambilan data menggunakan SQM-L dilakukan setiap lima menit sekali sedangkan dengan SQM-LU diambil data secara otomatis setiap menit. Lokasi pengambilan data yaitu laboratorium Astronomi FMIPA UM, depan area parkir K FMIPA UM, Jl. Galunggung, Kota Malang, Jl. Kaluta, Kota Malang, Jl. Terusan Dieng, Kota Malang, Villa Puncak Tidar Jl. Puncak Tidar Kota Malang. Hasil penelitian menunjukkan nilai kecerahan terbaik di laboratorium Astronomi FMIPA UM adalah 17.83 mag/arcsec2 dengan batas bawah magnitudo sebesar (2.36 ?? 0.07). Sedangkan di lingkungan laboratorium FMIPA UM secara berturut-turut dari yang memiliki kecerahan langit rendah yaitu Jl. Terusan Dieng, Kota Malang sebesar 16.31 mag/arcsec2 dengan batas bawah magnitudo sebesar (1.34 ?? 0.04), area parkir K FMIPA UM sebesar 17.24 mag/arcsec2 dengan batas bawah magnitudo sebesar (1.92 ?? 0.06), Jl. Galunggung, Kota Malang 17.74 mag/arcsec2 dengan batas bawah magnitudo sebesar (1.73?? 0.04), Jl. Kaluta, Kota Malang sebesar 18.14 mag/arcsec2 dengan batas bawah magnitudo sebesar (2.45 ?? 0.03), dan Villa Puncak Tidar Jl. Puncak Tidar, Kota Malang sebesar 18.80 mag/arcsec2 dengan batas bawah magnitudo sebesar (3.15 ?? 0.11). Sementara itu, nomogram kecerahan langit menyatakan bahwa langit alami yang tidak terpolusi cahaya adalah sebesar 21.80-23 mag/arcsec2. Oleh karena itu, berdasarkan analisis yang telah dilakukan, laboratorium Astronomi FMIPA UM tergolong kurang layak untuk pengamatan Astronomi dikarenakan nilai kecerahan langit yang didapat masih jauh dari nilai kecerahan langit alami.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Q Science > QC Physics
Divisions: Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) > Jurusan Fisika (FIS) > S1 Fisika
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 23 Aug 2018 04:29
Last Modified: 09 Sep 2018 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/20938

Actions (login required)

View Item View Item