Analisis sifat kemagnetan batuan muda gunung Kelud / Siti Mahmudah Candra Dewi

Dewi, Siti Mahmudah Candra (2018) Analisis sifat kemagnetan batuan muda gunung Kelud / Siti Mahmudah Candra Dewi. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

RINGKASAN Dewi Siti.Mahmudah.Candra. 2018. Analisis Sifat Kemagnetan Batuan Muda Gunung Kelud. Skripsi Jurusan Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Siti Zulaikah S.Pd. M.Si. (II) Daeng Achmad Suadi S.Si M.Kom. Kata Kunci Andesit Basalt Diorit Suseptibilitas magnetik X-Ray Fluorescence (XRF) Telah dilakukan penelitian tentang studi analisis suseptibilitas magnetik dan kandungan unsur pada batuan muda Gunung Kelud. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui beberapa hal yang mencakup tentang nilai suseptibilitas magnetik dan kandungan unsur pada batuan muda Gunung Kelud. Didapatkan sampel batuan berupa batuan andesit batuan diorite dan batuan basalt. Sampel diuji untuk mengetahui nilai suseptibilitas magnetik dengan Bartington MS2B dan kandungan unsur dengan XRF (X-Ray Fluorescence). Berdasarkan hasil analisis diperoleh dua simpulan hasil penelitian sebagai berikut. Pertama hasil uji suseptibilitas magnetik pada batuan andesit menunjukkan nilai rata-rata suseptibilitas magnetik frekuensi rendah ( 967 lf) sebesar 29 283 x 10-6m3kg-1 suseptibilitas magnetik frekuensi tinggi ( 967 hf) sebesar 28 892 x 10-6m3kg-1 dan suseptibilitas magnetik frekuensi dependent sebesar 1 33% . Pada batuan basalt menunjukkan nilai rata-rata suseptibilitas magnetik frekuensi rendah ( 967 lf) sebesar 25 097 x 10-6m3kg-1 suseptibilitas magnetik frekuensi tinggi ( 967 hf) sebesar 24 780 x 10-6m3kg-1 dan suseptibilitas magnetik frekuensi dependent sebesar 1 24% . Pada batuan diorit menunjukkan nilai rata-rata suseptibilitas magnetik frekuensi rendah ( 967 lf) sebesar 59 569 x 10-6m3kg-1 suseptibilitas magnetik frekuensi tinggi ( 967 hf) sebesar 59 020 x 10-6m3kg-1 dan suseptibilitas magnetik frekuensi dependent sebesar 0 92%. Kedua hasil uji XRF (X-Ray Fluorescence) pada batuan andesit dan batuan basalt menunjukkan bahwa unsur Si (Silikon) mempunyai presentase yang paling besar dan unsur lain yang mempunyai presentase dibawah unsur Si adalah unsur Fe (Besi). Sedangkan pada batuan diorite menunjukkan bahwa unsur Fe (Besi) mempunyai presentase yang paling besar dan unsur lain yang mempunyai presentase terbesar setelah Fe (Besi) adalah Si (Silikon).

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Q Science > QC Physics
Divisions: Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) > Jurusan Fisika (FIS) > S1 Fisika
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 16 Aug 2018 04:29
Last Modified: 09 Sep 2018 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/20935

Actions (login required)

View Item View Item