Pengaruh lama pemanasan terhadap pembentukan fase resistivitas normal, dan suhu kritis pada superkonduktor overdoped Pb (Bi-Pb)2Sr2Ca2Cu3O10 dengan metode melt-textured / Herlyn Afriyanti

Afriyanti, Herlyn (2010) Pengaruh lama pemanasan terhadap pembentukan fase resistivitas normal, dan suhu kritis pada superkonduktor overdoped Pb (Bi-Pb)2Sr2Ca2Cu3O10 dengan metode melt-textured / Herlyn Afriyanti. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

PENGARUH LAMA PEMANASAN TERHADAP PEMBENTUKAN FASE, RESISTIVITAS NORMAL, DAN SUHU KRITIS PADA SUPERKONDUKTOR OVERDOPED Pb (Bi-Pb)2Sr2Ca2Cu3O10 DENGAN METODE MELT-TEXTURED Oleh : Herlyn Afriyanti Jurusan Fisika Universitas Negeri Malang ABSTRAK Superkonduktor bukan hanya sekedar konduktor sempurna, karena superkonduktor memiliki dua sifat khusus yang komplementer. Pertama, tidak memiliki hambatan listrik (&#961; = 0 untuk semua T < Tc). Kedua, superkonduktor menunjukkan sifat diamagnetik sempurna (B = 0 pada T < Tc) terhadap medan magnet statis luar H < batas medan kritisnya Hc (Cyrot, Pavuna, 1992:2-3).. Superkonduktor telah membuat berbagai revolusi dalam kehidupan. Aplikasinya yang populer antara lain adalah Magnetic Resonance Imaging dan Magnetic Levitation dalam kereta super cepat. Variasi lama pemanasan sangat berpengaruh pada proses sintesis fase 2223, selain itu dengan penambahan lama pemanasan dapat meningkatkan jumlah fase 2223. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode melt-textured. Langkah pertama yang dilakukan adalah penyiapan dan penimbangan bahan, penggerusan, pengepresan, kalsinasi, penggerusan tahap kedua, melt-textured, setelah proses tersebut kemudian sampel dikarakterisasi menggunakan Difraksi Sinar X untuk mengetahui perubahan struktur kristal senyawa superkonduktor overdoped Pb (Bi-Pb)2Sr2Ca2Cu3O10. Terbentuknya puncak- puncak difraksi karena struktur kristal dari senyawa superkonduktor telah terbentuk.Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi lama pemanasan mempengaruhi perubahan pada struktur kristal yaitu parameter kisi, volume kisi, nilai FWHM, suhu kritis, dan resistivitas normal. Kata Kunci: melt-textured, suhu kritis, superkonduktor, overdoped, dan BSCCO.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Q Science > QC Physics
Divisions: Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) > Jurusan Fisika (FIS) > S1 Fisika
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 12 Feb 2010 04:29
Last Modified: 09 Sep 2010 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/20170

Actions (login required)

View Item View Item