Desa-desa kuno dalam prasasti turyyan 851 saka: tinjauan fungsi dan kedudukannya pada masa pu sindok / Dwiki Fahmi Yahya - Repositori Universitas Negeri Malang

Desa-desa kuno dalam prasasti turyyan 851 saka: tinjauan fungsi dan kedudukannya pada masa pu sindok / Dwiki Fahmi Yahya

Yahya, Dwiki Fahmi Yahya (2021) Desa-desa kuno dalam prasasti turyyan 851 saka: tinjauan fungsi dan kedudukannya pada masa pu sindok / Dwiki Fahmi Yahya. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

RINGKASAN Yahya Dwiki Fahmi. 2021. Desa-Desa Kuno dalam Prasasti Turyyan 851 Saka Tinjauan Fungsi dan Kedudukannya pada Masa Pu Sindok. Skripsi Jurusan Sejarah Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Malang. Pembimbing Dr. Ari Sapto M.Hum. Kata Kunci desa kuno Prasasti Turyyan Turyyan Pu Sindok. Pu Sindok memiliki peranan penting dalam menciptakan pergeseran peradaban dari Jawa Tengah ke Jawa Timur yang ditandai dengan perpindahan pusat pemerintahan dari Jawa Tengah ke Jawa Timur. Salah satu wilayah kekuasaan Pu Sindok di Jawa bagian timur yakni wilayah Turyyan (Kecamatan Turen sekarang). Hal tersebut juga didukung dengan Prasasti Turyyan yang masih in situ dan berangka tahun 851 Saka. Penelitian ini mengambil rumusan masalah tentang kedudukan dan fungsi desa-desa kuno berdasarkan Prasasti Turyyan pada masa Pu Sindok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kedudukan dan fungsi desa-desa kuno berdasarkan Prasasti Turyyan pada masa Pu Sindok. Dengan penjabaran pada aspek politik sosial-ekonomi dan religi. Penelitian ini menggunakan metode sejarah. Dalam tahap pemilihan topik dipilih berdasarkan kedekatan intelektual. Dalam pengumpulan data penulis menggunakan sumber data utama yaitu Prasasti Turyyan diambil dari pembacaan peneliti terdahulu. Sumber data pendukung yang diambil oleh peneliti yaitu naskah-naskah sezaman buku artikel laporan penelitian jurnal serta dokumentasi pribadi penulis. Kemudian dilakukan tahap kritik terhadap sumber baik secara intrinsik maupun ekstrinsik. Pada tahap analisis menggunakan data tekstual dan data arkeologi serta toponimi. Tahap akhir adalah historiografi yang hasil penelitiannya disajikan dalam bentuk paparan tertulis berupa karya ilmiah skripsi. Hasil penelitian adalah sebagai berikut (1) Dalam hal politik Desa Turyyan merupakan salah satu wujud keberhasilan dari pengaruh legitimasi raja Pu Sindok. Tidak semua desa mendapatkan s ma Desa Turyyan mendapatkan hak-hak khusus setelah dianugerahi s ma sehingga terangkat martabatnya. Desa Turyyan sebagai wanua pusat/induk dengan desa tpi siring merupakan salah satu desa dengan wilayah paling ujung yang jauh dari pusat kerajaan. (2) Dalam aspek sosial ekonomi daerah Turyyan sebagai entitas spasial memang memiliki daerah yang cukup subur untuk bercocok tanam. Sebagai desa induk tentunya Desa Turyyan harus mengatur pertanian agar mendapatkan hasil panen yang melimpah. Desa Turyyan juga memiliki fungsi sebagai pusat ekonomi. Hal tersebut diketahui adanya sarana prasarana penunjang ekonomi yakni keberadaan pasar (pkan). Dalam kegiatan perdagangan Desa Turyyan juga memiliki kedudukan yang khusus untuk mengatur sistem pajak secara mandiri. Wewenang tersebut dipegang langsung oleh kepala s ma. (3) Dalam aspek religi dapat dipastikan bahwa Desa Turyyan juga berkedudukan sebagai salah satu wanua induk pusat keagamaan. Desa Turyyan berubah menjadi sebuah mandala dengan nama Tury acirc ntapada dan berubah menjadi mandala kasturi.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial (FIS) > Departemen Sejarah (SEJ) > S1 Ilmu Sejarah
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 17 Jan 2021 04:29
Last Modified: 09 Sep 2021 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/199583

Actions (login required)

View Item View Item