Problem based learning (PBL) untuk meningkatkan prestasi belajar fisika dan kemampuan berpikir kreatif siswa kelas X.3 SMA Negeri 1 Slahung Ponorogo / Puput Harjanto

Puput (2010) Problem based learning (PBL) untuk meningkatkan prestasi belajar fisika dan kemampuan berpikir kreatif siswa kelas X.3 SMA Negeri 1 Slahung Ponorogo / Puput Harjanto. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

Kata Kunci: pembelajaran berbasis masalah, PBL, prestasi belajar, kemampuan berpikir kreatif. Berdasarkan observasi awal dan wawancara dengan guru fisika SMA Negeri 1 Slahung Ponorogo rata-rata prestasi belajar fisika pada kelas X.3 adalah 65. Hasil tersebut menunjukkan angka yang relatif rendah dibandingkan dengan kriteria ketuntasan minimum di SMA Negeri 1 Slahung Ponorogo yaitu 75. Proses pembelajaran yang biasa dilaksanakan berlangsung satu arah dan siswa cenderung pasif. Siswa kurang dalam memperoleh pengalaman langsung yaitu melaksanakan praktikum, dan guru kurang memberikan kesempatan serta kepercayaan terhadap diri siswa, sehingga kemampuan berpikir kreatifnya kurang bisa dikembangkan. Untuk itu perlu diberi pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran lain, yaitu model pembelajaran berbasis masalah (PBL), yang melibatkan siswa secara aktif dalam melakukan penyelidikan terhadap permasalahan yang diberikan. Untuk menyelesaikan permasalahan tersebut dibutuhkan kemampuan berpikir kreatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan berpikir kreatif dan prestasi belajar fisika kelas X.3 SMA Negeri 1 Slahung Ponorogo melalui model pembelajaran berbasis masalah (PBL). Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas yang terdiri dari 2 siklus. Sebagai subjek penelitian adalah siswa kelas X.3 SMA Negeri 1 Slahung Ponorogo, berjumlah 36 siswa. Masing-masing siklus terdiri dari 5 tahap, yaitu tahap mengorientasikan siswa pada masalah, mengorganisasi siswa untuk belajar, membimbing penyelidikan individu dan kelompok, mengembangkan dan menyajikan hasil karya, menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah. Instrumen yang dipakai dalam penelitian ini adalah tes prestasi belajar fisika berupa ulangan harian, dan tes kemampuan berpikir kreatif . Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa kelas X.3 SMA Negeri 1 Slahung Ponorogo mengalami peningkatan prestasi belajar fisika dan kemampuan berpikir kreatif, setelah diberi tindakan berupa penerapan skenario pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran berbasis masalah (PBL). Peningkatan prestasi belajar fisika ditandai dengan meningkatnya nilai rata-rata siswa dari 75,62 pada siklus I menjadi 78,70 pada siklus II. Peningkatan kemampuan berpikir kreatif siswa dari kriteria rata-rata kurang sebesar 8,02 pada siklus I menjadi kriteria rata-rata baik sebesar 13,92 pada siklus II. Berdasarkan penelitian yang dilaksanakan, pembelajaran berbasis masalah (PBL) terbukti dapat meningkatkan prestasi belajar fisika dan kemampuan berpikir kreatif siswa dengan meningkatnya nilai rata-rata siswa pada siklus I dan siklus II.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) > Jurusan Fisika (FIS) > S1 Pendidikan Fisika
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 18 Oct 2010 04:29
Last Modified: 09 Sep 2010 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/19640

Actions (login required)

View Item View Item