Pengaruh pembelajaran discovery terhadap kemampuan berpikir tingkat tinggi (higher order thinking skills) siswa kelas X SMAN 1 Bangil / Zahrotul Fauziyah

Fauziyah, Zahrotul (2018) Pengaruh pembelajaran discovery terhadap kemampuan berpikir tingkat tinggi (higher order thinking skills) siswa kelas X SMAN 1 Bangil / Zahrotul Fauziyah. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

RINGKASAN Fauziyah Zahrotul. 2018. Pengaruh Pembelajaran Discovery Terhadap Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi (Higher Order Thinking Skills) Siswa Kelas X SMAN 1 Bangil. Skripsi jurusan Fisika FMIPA Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) H. Sulur S.Pd M.Si M.T.D (II) Dr. Supriyono Koes Handayanto M.Pd M.A. Kata Kunci Discovery Learning kemampuan berpikir tingkat tinggi. Salah satu fokus utama kemampuan berpikir Abad 21 dalam mencapai tujuan pembelajaran adalah kemampuan berpikir tingkat tinggi. Kemampuan berpikir tingkat tinggi penting untuk dikuasai oleh siswa karena berpikir tingkat tinggi merupakan salah satu tahapan berpikir yang tidak dapat dilepaskan dari kehidupan sehari-hari. Namun kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa SMA di Indonesia masih rendah karena proses pembelajaran fisika yang berlangsung di sekolah masih menggunakan sistem konvensional dengan ceramah yang divariasi dengan tanya jawab. Pembelajaran aktif dapat membuat belajar menjadi bermakna dan dapat berdampak terhadap kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji pengaruh model dicovery learning terhadap kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa. Pelaksanaan pembelajaran discovery pada penelitian ini menggunakan sintaks yang terdiri dari enam tahap yaitu (1) stimulation (2) problem statement (3) data collection (4) data processing (5) verification (6) generalization. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian kuasi eksperimen. Rancangan penelitian pretest-posttest control group design. Populasi penelitiannya siswa kelas X MIPA SMAN 1 Bangil tahun pelajaran 2017/2018 yang terdiri dari 7 kelas. Penentuan sampel dengan cara random assignment. Dalam penelitian ini kelas X MIPA 4 sebagai kelas eksperimen terdiri dari 34 siswa dan kelas X MIPA 3 sebagai kelas kontrol terdiri dari 31 siswa. Data penelitian yang diperoleh adalah nilai kemampuan berpikir tingkat tinggi dari hasil pretest dan posttest. Instrumen yang digunakan adalah adalah instrumen perlakuan dan pengukuran. Instrumen perlakuan meliputi silabus Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan LKS sedangkan instrumen pengukurannya berupa soal kemampuan berpikir tingkat tinggi dengan jumlah 15 butir soal pilihan ganda kemampuan berpikir tingkat tinggi pada materi momentum dan impuls yang di uji validitas dan reliabilitas terlebih dahulu. Data dianalisis dengan t-test one tail namun sebelumnya dilakukan uji prasyarat dengan melakukan uji normalitas dan homogenitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 119905 8462 119894 119905 119906 119899 119892 lebih besar dari 119905 119905 119886 119887 119890 119897 (6.99 1.67) dengan taraf signifikansi 5%. Disimpulkan bahwa kemampuan berpikir tingkat tinggi akhir (posttest) siswa antara kelas yang menggunakan model pembelajaran Discovery (kelas eksperimen) lebih tinggi dibandingkan kelas yang menggunakan model konvensional (kelas kontrol) pada materi momentum dan impuls.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) > Jurusan Fisika (FIS) > S1 Pendidikan Fisika
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 08 Jun 2018 04:29
Last Modified: 09 Sep 2018 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/18872

Actions (login required)

View Item View Item