Estimasi parameter regresi zero-inflated negative binomial dengan metode algoritma Expectation Maximization (EM) (studi kasus: penyakit difteri di Jawa Barat tahun 2016) / Dimas Adi Pradana

Pradana, Dimas Adi (2019) Estimasi parameter regresi zero-inflated negative binomial dengan metode algoritma Expectation Maximization (EM) (studi kasus: penyakit difteri di Jawa Barat tahun 2016) / Dimas Adi Pradana. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Pradana, Dimas Adi. 2019. Estimasi Parameter Regresi Zero-Inflated Negative Binomial dengan Metode Algoritma Expectation Maximization (EM) (Studi Kasus: Penyakit Difteri di Jawa Barat Tahun 2016). Skripsi, Jurusan Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Trianingsih Eni Lestari, S.Si, M.Si. Kata Kunci: Difteri, Regresi, ZINB, Overdispersi. Suatu metode yang digunakan untuk melihat hubungan variabel terikat dengan faktor-faktor yang mempengaruhinya disebut analisis regresi. Pada analisis regresi terdapat kasus dimana variabel terikat tidak mengikuti sebaran normal dan berupa data count. Salah satu model yang dapat digunakan pada kondisi tersebut adalah regresi Poisson. Regresi Poisson memiliki suatu asumsi yaitu nilai varian dan rata-rata dari variabel terikat harus sama (equidispersion). Namun kenyataannya sering ditemukan data yang nilai variansinya lebih kecil dari rata-rata (underdispersion) atau nilai variansinya lebih besar dari rata-rata (overdispersion). Salah satu penyebab overdispersion pada regresi Poisson adalah nilai nol yang berlebih pada variabel terikat (excess zeros). Untuk mengatasi masalah tersebut metode yang digunakan adalah regresi Zero-Inflated Negative Binomial (ZINB). Estimasi parameter yang digunakan pada model ZINB adalah metode MLE via algoritma Expectation Maximization (EM). Data terapan yang digunakan pada penelitian ini adalah data sekunder mengenai jumlah kasus difteri di Jawa Barat tahun 2016. Model terbaik regresi Zero-Inflated Negative Binomial (ZINB) yang dapat menjelaskan hubungan jumlah kasus difteri di Provinsi Jawa Barat tahun 2016 dengan faktor-faktor yang diduga mempengaruhinya didasarkan oleh suatu kriteria pemilihan yaitu AIC. Yang mana semakin kecil nilai AIC semakin baik. Faktor-faktor yang mempunyai pengaruh secara signifikan terhadap jumlah kasus difteri di Provinsi Jawa Barat tahun 2016 untuk data count adalah persentase imunisasi DPT (X1), persentase penduduk yang memiliki akses air minum layak (X3) dan persentase TPM yang memenuhi syarat higiene sanitasi (X6). Sedangkan untuk data zero-inflation adalah persentase penduduk yang memiliki akses air minum layak (X3), jumlah puskesmas (X5) dan persentase TPM yang memenuhi syarat higiene sanitasi (X6).

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Q Science > QA Mathematics
Divisions: Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) > Jurusan Matematika (MAT) > S1 Matematika
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 16 May 2019 04:29
Last Modified: 09 Sep 2019 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/17586

Actions (login required)

View Item View Item