Permukiman di pinggir sungai: sejarah kawasan oro-oro dowo di das brantas kota malang 1930-1950 / Ahmad Isyraqul Haq - Repositori Universitas Negeri Malang

Permukiman di pinggir sungai: sejarah kawasan oro-oro dowo di das brantas kota malang 1930-1950 / Ahmad Isyraqul Haq

Haq, Ahmad Isyraqul Haq (2021) Permukiman di pinggir sungai: sejarah kawasan oro-oro dowo di das brantas kota malang 1930-1950 / Ahmad Isyraqul Haq. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

Pada tahun 1930 telah muncul komplek pertokoan elit di bagian pangkal jalan Oro-Oro Dowo. Kemudian pada tahun 1950 semakin lebih beragam keadaan di sepanjang jalan Oro-Oro Dowo. Pembangunan di Kawasan Oro-Oro Dowo selain terdapat permukiman orang Belanda juga menunjukkan perubahan Kawasan yang kompleks. Seiring dengan banyaknya penduduk yang mendiami kawasan Oro-Oro Dowo di Das Brantas tentu memicu berbagai dampak bagi warga setempat. Permasalahan yang akan dikaji yaitu adanya permukiman padat penduduk di DAS Brantas Oro-Oro Dowo 1930-1950. Berdasarkan permasalahan tersebut muncul beberapa pertanyaan penelitian sebagai berikut. Pertama Bagaimanakah kondisi lingkungan alam dan sosial Kota Malang 1930-1950 Kedua Bagaimanakah proses terbentuknya permukiman padat penduduk di DAS Brantas 1930-1950 Ketiga bagaimanakah dampak munculnya permukiman oro-oro dowo di das brantas 1930-1950 Penelitian ini menggunakan Metode Penelitian Sejarah yang meliputi (1) pemilihan topik (2) heuristik (3) kritik sumber (4) interpretasi dan (5) historiografi. Hasil penelitian ini adalah (1) Perkembangan Kota Malang dipengaruhi oleh kondisi geografis sosial-politik dan pola morfologinya. Kondisi alam kota Malang merupakan daerah yang sejuk dan subur sehingga cocok untuk ditanami tanaman komoditas ekspor. Kondisi sosial-politik Kota Malang dipengaruhi oleh kebijakan pemerintah dan pola morfologi masyarakat yang terus berkembang setelah politik segregasi sosial. (2) Proses terbentuknya Kawasan Oro-Oro Dowo dipengaruhi oleh Kawasan permukiman di Bergenbuurt dan Kawasan perdagangan elit Kajoetangan. Hal tersebut menyebabkan pembangunan di Kawasan Oro-Oro Dowo yang pada awalnya dihuni oleh orang Belanda menjadi ikut dihuni oleh orang bumiputera. Akibat dari berkembangnya penghuni yang ada di Kawasan Oro-Oro Dowo menyebabkan perbaikan prasarana seperti pengaspalan jalan Oro-Oro Dowo. (3) Kawasan Oro-Oro Dowo memberikan pengaruh terhadap berbagai pembangunan sarana dan prasarana seperti riool waterleiding pasar dan sekolah. Permasalahan lingkungan tak luput dari pengaruh munculnya Kawasan Oro-Oro Dowo antara lain kelangkaan air bersih banjir dan menumpuknya limbah domestik.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial (FIS) > Departemen Sejarah (SEJ) > S1 Ilmu Sejarah
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 18 Oct 2021 04:29
Last Modified: 09 Sep 2021 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/171977

Actions (login required)

View Item View Item