Proses berpikir kritis siswa Kelas XI IPA SMA Negeri 7 Malang dalam menyelesaikan masalah matematika program linier / Pulung Mukti Candra Purnama

Purnama, Pulung Mukti Candra (2019) Proses berpikir kritis siswa Kelas XI IPA SMA Negeri 7 Malang dalam menyelesaikan masalah matematika program linier / Pulung Mukti Candra Purnama. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

vi RINGKASAN Purnama, Pulung Mukti Candra. 2018. Proses Berpikir Kritis Siswa Kelas XI IPA SMA Negeri 7 Malang dalam Menyelesaikan Masalah Matematika Program Linier. Skripsi, Jurusan Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang, Pembimbing: Dr. I Nengah Parta, S.Pd, M.Si. Kata Kunci: Proses Berpikir, Berpikir Kritis, Masalah Matematika Salah satu tujuan pembelajaran matematika adalah melatih dan membiasakan siswa menggunakan kemampuan yang dimiliki untuk menyelesaikan masalah. Berdasarkan hasil observasi menunjukan bahwa sebagian besar siswa kelas XI SMA Negeri 7 Malang mempunyai kemampuan menyelesaiakan masalah yang relatif rendah. Salah satu faktor yang berpengaruh dalam penyelesaian masalah adalah berpikir kritis, karena menyelesaikan masalah mempunyai hubungan timbal balik dengan kemampuan berpikir kritis. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses berpikir kritis siswa dalam menyelesaikan masalah matematika. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa SMA Negeri 7 Malang kelas XI semester II. Subjek penelitian terdiri dari tiga siswa, yaitu satu siswa dengan kemampuan matematika rendah, satu siswa dengan kemampuan matematika sedang, dan satu siswa dengan kemampuan matematika tinggi. Pengumpulan data dilakukan dengan memberikan instrumen berupa lembar tugas dan wawancara kepada subjek. Data yang didapatkan kemudian dianalis dan dijaga keabsahannya melalui trianggulasi. Berdasarkan analisis yang dilakukan, dapat disimpulkan proses berpikir kritis siswa dalam menyelesaikan masalah matematika program linier adalah sebagai berikut: (a) Pertama, siswa dengan kemampuan matematika rendah pada kriteria focus, subjek mengidentifikasi masalah dan menjelaskan dengan membaca soal, timbul persepsi menyelesaikan masalah menggunakan persamaan linier. Pada kriteria reason, subjek memberikan alasan singkat. dan pada kriteria inference, subjek menggunakan algoritma yang kurang tepat dan mendapatkan kesimpulan yang tidak tepat. Subjek tidak memberikan penjelasan lebih lanjut (clarity) dan pengecekan kembali (overview). (b) Kedua, Siswa dengan kemampuan matematika sedang pada kriteria focus, subjek mengidentifikasi masalah dan menjelaskan dengan kalimat sendiri, sanjutnya timbul persepsi menyelesaikan masalah menggunakan sistem pertidaksamaan linier. Subjek memberikan alasan (reason) singkat. Pada kriteria inference, subjek menggunakan vii menggunkan algoritma yang tepat namun subjek tidak dapat menyimpulkan dengan tepat. Subjek mengetahui situasi (situation) dengan baik dan memberikan penjelasan lebih lanjut (clarity). Subjek tidak melakukan pengecekan kembali (overview). (c) Ketiga, Siswa dengan kemampuan matematika tinggi pada kriteria focus, subjek mengidentifikasi masalah dan menjelaskan dengan kalimat sendiri, sanjutnya timbul persepsi menyelesaikan masalah menggunakan sistem pertidaksamaan linier. Subjek memberikan alasan (reason) yang relevan. Pada kriteria inference, subjek menggunakan menggunakan algoritma yang tepat dan subjek menyimpulkan dengan tepat. Subjek mengetahui situasi (situation) dengan baik dan memberikan penjelasan lebih lanjut (clarity). Subjek melakukan pengecekan kembali (overview).

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) > Jurusan Matematika (MAT) > S1 Pendidikan Matematika
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 04 Jan 2019 04:29
Last Modified: 09 Sep 2019 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/16170

Actions (login required)

View Item View Item