Analisis kesalahan translasi antar representasi matematis pada materi program linear untuk siswa kelas XI SMA Negeri 4 Malang / Fatimah Assidiq

Assidiq, Fatimah (2018) Analisis kesalahan translasi antar representasi matematis pada materi program linear untuk siswa kelas XI SMA Negeri 4 Malang / Fatimah Assidiq. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

RINGKASAN Assidiq, Fatimah. 2018. Analisis Kesalahan Translasi Antar Representasi Matematis Pada Materi Program Linear Untuk Siswa Kelas XI SMA Negeri 4 Malang. Tesis, Program Studi Pendidikan Matematika, Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr.Swasono Rahardjo, S.Pd, M.Si. (II) Dr. Sudirman, M. Si. Kata Kunci : Translasi Antar Representasi, Program Linear Penelitian ini mendeskripsikan kesalahan yang dilakukan oleh siswa kelas XI saat melakukan translasi antar representasi dari representasi verbal ke simbolik dan dari simbolik ke grafik pada materi program linear dan pelaksanaan scaffolding-nya. Translasi antar representasi adalah proses mengubah representasi yang tersaji dalam satu bentuk representasi (sumber) ke bentuk representasi yang lain (target). Siswa dikatakan melakukan translasi dengan benar ketika siswa mampu mentransformasikan informasi yang ada pada representasi sumber ke representasi target dengan benar. Translasi matematis yang difokuskan pada penelitian ini adalah translasi dari bentuk verbal ke simbolik dan simbolik ge grafik. Penelitian ini merupakan penelitian dengan pendekatan kualitatif. Pada penelitian ini,peneliti bertindak sebagai instrumen utama, peneliti juga menggunakan instrumen pendukung berupa soal tes, pedoman wawancara dan pedoman scaffolding. Penelitian ini melibatkan 30 orang siswa kelas XI yang telah mempelajari program linear. Selanjutnya adalah 3 orang siswa yang memiliki kesalahanberbeda-beda saat mengerjakan soal tes translasi untuk diwawancaradan diberi scaffolding.Kesalahan subjek saat melakukan translasi dianalisis melalui empat tahapan translasi yaitu, (1) unpacking the source, (2) preliminary coordination, (3) constructing the target, dan (4) determining equivalence. Scaffolding dilakukan sebagai upaya untuk memperbaiki kesalahan yang dilakukan subjek penelitian. Adapun pelaksanaan scaffolding yang dilakukan yaitu reviewing dan restructuring. Berdasarkan hasil analisis diperoleh kesimpulan yaitu (1) Kesalahan subjek dalam melakukan translasi representasi dari verbal ke simbolik dilakukan oleh semua subjek dari tahap preliminary coordination sampai tahap determining equivalence. Tidak ada subjek yang melakukan tahap determining equivalence baik pada soal satu maupun dua. Kemudian perbedaan aktivitas terdapat pada aktivitas preliminary coordination yaitu tabel yang dibuat serta keterangan yang diberikan tidak sama tetapi tujuan yang akan dicapai sama.Pada tahap constructing the target, hanya satu subjek yang dengan benar menuliskan semua pertidaksamaan yang tepat untuksoal nomor 1, dan tidak ada satu subjekpun yang benar pada nomor dua. (2) Kesalahan subjek dalam melakukan translasi representasi dari simbolik ke grafik juga dilakukan oleh semua subjek dari tahap membongkar informasi sampai tahap mengecek kesamaan ide pada soal dua. (3) Bentuk scaffolding yang paling sering diberikan adalah berupa : (a) Meminta subjek untuk membaca ulang soal dan memahami maksud dari soal, (b) memberikan pertanyaan pendorong dan penyelidik , dan (c) membimbing subjek untuk melakukan pengecekan terhadap jawaban yang diperoleh.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) > Jurusan Matematika (MAT) > S1 Pendidikan Matematika
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 27 Aug 2018 04:29
Last Modified: 09 Sep 2018 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/15654

Actions (login required)

View Item View Item