Upaya meningkatkan kemampuan penalaran matematika siswa kelas X Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) A SMK Negeri 4 Malang dalam pembelajaran Matematika melalui metode Penemuan terbimbing / Putri Vidya Anggraini

Anggraini, Putri Vidya (2015) Upaya meningkatkan kemampuan penalaran matematika siswa kelas X Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) A SMK Negeri 4 Malang dalam pembelajaran Matematika melalui metode Penemuan terbimbing / Putri Vidya Anggraini. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Anggraini, P.V. 2015. Upaya Meningkatkan Kemampuan Penalaran Matematika Siswa Kelas X Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) A SMK Negeri 4 Malang dalam Pembelajaran Matematika melalui Metode Penemuan Terbimbing. Skripsi, Jurusan Matematika, FMIPA, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Drs. Sukoriyanto, M.Si. Kata kunci: kemampuan penalaran matematika, metode penemuan terbimbing Penelitian ini dilaksanakan di SMK Negeri 4 Malang pada kelas X RPL A. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan langkah-langkah pembelajaran dengan metode penemuan terbimbing yang dapat meningkatkan kemampuan penalaran matematika siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Model penelitian tindakan yang digunakan adalah Model Kemmis dan Mc Taggart yang terdiri dari empat tahap, yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Keempat tahap tersebut menunjukkan suatu siklus. Sebelum melakukan penelitian, peneliti melakukan observasi awal. Hasil observasi awal menunjukkan bahwa kemampuan penalaran matematika siswa kelas X RPL A masih kurang baik karena rata-rata hasil pengerjaan soal yang membutuhkan kemampuan memanipulasi matematika adalah 64,3, terdapat 44,4% siswa kurang benar dalam menemukan pola dan membuat generalisasi, serta terdapat 55,5% siswa yang masih kurang benar dalam memodelkan matematika. Selain itu, berdasarkan hasil wawancara peneliti dengan guru diperoleh informasi bahwa siswa kelas X RPL A masih belum memiliki kemampuan penalaran yang baik terutama pada indikator kemampuan memanipulasi matematika dan menarik kesimpulan, menyusun bukti, memberikan alasan atau bukti terhadap kebenaran solusi. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Presentase rata-rata kemampuan penalaran matematika siswa mengalami peningkatan, yaitu dari 72,74% pada siklus I menjadi 80,63% pada siklus II yang memiliki kriteria baik. Selain itu, presentase rata-rata setiap indikator kemampuan penalaran matematika juga mengalami peningkatan sehingga rata-rata setiap indikator memiliki kriteria minimal baik. Presentase rata-rata hasil observasi aktivitas guru dan siswa dalam pembelajaran meningkat. Presentase rata-rata hasil observasi aktivitas guru adalah 81,37% pada siklus I menjadi 92,96% pada siklus II dengan kriteria sangat baik. Sedangkan presentase rata-rata hasil observasi aktivitas siswa adalah 75,49% pada siklus I menjadi 84,11% pada siklus II dengan kriteria sangat baik. Hal tersebut didukung dengan peningkatan presentase rata-rata respon siswa yaitu 78,41% pada siklus I menjadi 85,45% pada siklus II dengan kriteria sangat baik. Langkah-langkah pembelajaran dengan metode penemuan terbimbing yang dapat meningkatkan kemampuan penalaran matematika siswa terdiri dari lima tahapan, yaitu merumuskan masalah, memroses dan menganalisa masalah, menyusun perkiraan, memeriksa perkiraan, dan menerapkan hasil penemuan. Kegiatan pembelajaran yang dilakukan adalah sebagai berikut: (1) pada tahap merumuskan masalah, guru memberikan masalah yang berhubungan dengan materi yang akan dipelajari dan siswa menyelesaikan masalah tersebut menggunakan pengetahuan yang dimilikinya, (2) pada tahap memroses dan menganalisa masalah, siswa mengerjakan beberapa masalah khusus yang diberikan guru dalam LKS berdasarkan bimbingan berupa instruksi atau pengamatan siswa terhadap beberapa contoh masalah khusus lainnya, (3) pada tahap menyusun perkiraan, siswa berdiskusi untuk menyusun perkiraan yang merupakan hasil generalisasi dari masalah-masalah khusus yang telah diproses dan dianalisa, (4) pada tahap memeriksa perkiraan, guru memeriksa perkiraan yang telah disusun oleh siswa untuk memastikan kebenaran perkiraan yang telah disusun siswa. Kegiatan ini dapat dilakukan secara klasikal atau dengan mendatangi setiap kelompok, dan (5) pada tahap menerapkan hasil penemuan, siswa menerapkan hasil penemuan untuk menyelesaikan masalah matematika yang diberikan guru dalam LKS secara berkelompok.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) > Jurusan Matematika (MAT) > S1 Pendidikan Matematika
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 29 May 2015 04:29
Last Modified: 09 Sep 2015 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/15615

Actions (login required)

View Item View Item