Kontribusi dr. Ismangil dalam pemberontakan PETA di Blitar 1942-1945 / Muhamad Alfan Salim - Repositori Universitas Negeri Malang

Kontribusi dr. Ismangil dalam pemberontakan PETA di Blitar 1942-1945 / Muhamad Alfan Salim

Salim, Muhamad Alfan (2019) Kontribusi dr. Ismangil dalam pemberontakan PETA di Blitar 1942-1945 / Muhamad Alfan Salim. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Salim Muhamad Alfan. 2019. Kontribusi dr Ismangil dalam Pemberontakan PETA Blitar 1942-1945. Skripsi Program Studi Ilmu Sejarah Jurusan Sejarah Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Ari Sapto M.Hum. Kata Kunci Kontribusi dr Ismangil Tentara Peta. Ekspansi Jepang ke Indonesia didasari oleh kebutuhan Jepang akan minyak bumi untuk keperluan perang. Dimata Jepang Indonesia merupakan negara yang kaya secara ekonomi karena kaya akan bahan-bahan industri mentah seperti minyak karet timah bauksit nikel dan lain-lain. Angkatan Darat Keenambelas Jepang menduduki Jawa pada tanggal 8 Maret 1942 kemudian memulai pemerintahan militernya. Jepang menjadi penguasa baru di Jawa dan kawasan Indonesia lainnya serta melakukan beberapa kebijakan di antaranya dengan memobilisasi para pemuda untuk dibina dalam latihan militer. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) Mengetahui latar belakang terbentuknya Peta Blitar. (2) Menjelaskan kontribusi dr Ismangil terhadap pemberontakan Peta di Blitar 1942-1945. Penilitian ini menggunakan metode historis yang terdapat lima tahapan yaitu pemilihan topik heuristik (pengumpulan sumber tertulis foto arsip surat kabar) setelah itu dilakukan kritik yaitu kritik ekstern dan intern selanjutnya tahap interpretasi atau penafsiran data dan yang terakhir adalah historiografi. Hasil dari penelitian memperoleh beberapa kesimpulan sebagai berikut (1) Dibentuknya PETA pada 3 Oktober 1943 oleh Jepang di tengah berkobarnya perang Asia Timur Raya sesungguhnya memiliki dua makna yaitu Jepang berharap agar PETA dapat menjadi kekuatan pertahanan membantu Jepang dalam menghadapi sekutu serta upaya Jepang mengakomodasi semangat nasionalisme dan keprajuritan pribumi sebagaimana yang diusulkan oleh para pemimpin bangsa saat itu. (2) Selain sebagai seorang dokter Ismangil juga berperan sebagai penasihat utama para pemimpin pemberontakan. Dia jugalah yang selama itu memimpin diskusi-diskusi pemberontakan itu dengan Soeprijadi dan kawan-kawan. Penulis menyarankan bahwa perlu adanya penelitian mengenai tokoh pemberontakan PETA yang lain yang belum terekspose agar masyarakat lebih mengenal para tokoh yang berjuang dalam usaha melepaskan belenggu penjajahan.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial (FIS) > Departemen Sejarah (SEJ) > S1 Ilmu Sejarah
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 26 Aug 2019 04:29
Last Modified: 09 Sep 2019 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/153906

Actions (login required)

View Item View Item