Kajian semiotika pada film Cinderella Live Action tahun 2015 / Fitria

Fitria (2019) Kajian semiotika pada film Cinderella Live Action tahun 2015 / Fitria. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

RINGKASAN Fitria. 2018. Kajian Semiotika pada Visual Film Cinderella Live Action Tahun 2015. Skripsi, Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. Pujiyanto, M.Sn Kata Kunci : Semiotika, film, Cinderella Film merupakan salah satu media komunikasi yang digunakan untuk menyampaikan sebuah pesan tertentu pada setiap adegan yang disajikan. Film Cinderella merupakan salah satu film yang bercerita tentang keajaiban, seorang putri dan pangeran kerajaan. Tokoh utama pada film Cinderella ini adalah seorang perempuan bernama Cinderella yang memiliki sifat sangat baik, dan rupawan dengan seluruh pesona yang dimilikinya. Selain itu Cinderella memiliki sosok ibu peri yang akan menghadirkan keajaiban di kehidupannya. Hal ini dapat disimpulkan bahwa film Cinderella berbicara mengenai sosok perempuan ideal dan percaya akan sebuah keajaiban yang berdampak menjadi Cinderella Effect. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan memahami mengenai (1) tanda pada visual tokoh utama,properti pendukung dan non visual musik di film Cinderella live action 2015 pada bagian klimaks cerita, (2) penanda pada visual tokoh utama, properti pendukung dan non visual pada musik di film Cinderella live action 2015 pada bagian klimaks cerita, (3) petanda pada visual tokoh utama, properti pendukung dan non visual musik di film Cinderella live action 2015 pada bagian klimaks cerita. Metodologi penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan semiotika Ferdinand de Saussure berupa tanda, penanda, dan petanda. Hasil dari penelitian ini dikelompokkan menjadi tiga diantaranya (1) Tanda pada tokoh Cinderella yaitu prempuan bergaun biru, rambut panjang ikal, berkulit putih. Tanda pada ekspresi tokoh utama Cinderella adalah mata mengarah ke kanan atas dilanjut dengan ke arah kiri bawah, mata lurus ke depan tanpa ada yang diajak bicara, bibir dan alis mengerucut. Tanda pada properti berupa kereta kuda, sepatu kaca, buah labu, tikus, gaun berwarna biru. Tanda pada musik adalah orkestra klasik dengan nada rendah dan tempo rendah, nada tinggi dan tempo rendah, nada tinggi dan tempo tinggi, nada rendah dan tempo tinggi (2) Penanda pada tokoh Cinderella adalah perempuan berposturjenjang, berkulit putih, berambut ikal pirang keemasan, bola mata cokelat, mengenakan gaun biru. Penanda pada ekspresi adalah arah mata dari kanan atas menuju kiri bawah. Penanda pada properti kereta kuda emas, sepatu kaca model hak tinggi, labu kuning, tikus rumahan, kuda putih, gaun biru. Penanda pada musik adalah adegan pada film 3) Petanda pada tokoh Cinderella adalah ras kaukasoid aplin yang mengisahkan wilayah Eropa Timur/Tengah, menjadi standart kecantikan perempuan. Petanda pada properti menunjukkan era victorian pada revolusi industri, masuknya budaya Amerika ke wilayah Eropa, mempertahankan budaya Romawi Kuno, tikus sebagai pengingat peristiwa Black Death di Eropa, gaun sebagai standart kelas sosial. Petanda pada musik adalah memberikan kesan berdebar, sedih, kecewa, terburu-buru, dst.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Sastra (FS) > Jurusan Seni dan Desain (SED) > S1 Desain Komunikasi Visual
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 28 Feb 2019 04:29
Last Modified: 09 Sep 2019 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/14791

Actions (login required)

View Item View Item