Strategi bumdes kerto raharjo dalam pengelolaan ekowisata boon pring andeman di desa sanankerto kecamatan turen kabupaten malang / FADHILATUR ROHMAH - Repositori Universitas Negeri Malang

Strategi bumdes kerto raharjo dalam pengelolaan ekowisata boon pring andeman di desa sanankerto kecamatan turen kabupaten malang / FADHILATUR ROHMAH

Rohmah, Fadhilatur Rohmah (0000) Strategi bumdes kerto raharjo dalam pengelolaan ekowisata boon pring andeman di desa sanankerto kecamatan turen kabupaten malang / FADHILATUR ROHMAH. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Rohmah Fadhilatur. 2021. Strategi BUMDes Kerto Raharjo dalam Pengelolaan Ekowisata Boon Pring Andeman Di Desa Sanankerto Kecamatan Turen Kabupaten Malang. Skripsi. Prodi S1 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan. Fakultas Ilmu Sosial. Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dr. Sri Untari M.Si (2) Sudirman S.Pd M.H Kata Kunci Strategi BUMDes Ekowisata Boon Pring Andeman Sektor pariwisata menjadi salah satu bidang usaha yang mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi penyediaan lapangan kerja dan meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes). Desa Sanankerto yang berada di Kecamatan Turen Kabupaten Malang Provinsi Jawa Timur mempunyai potensi alam unggulan berupa area hutan bambu awalnya sekadar lahan konservasi air untuk keperluan irigasi. Sejak tahun 2017 secara resmi dilakukan pengelolaan Ekowisata Boon Pring Andeman yang berwawasan lingkungan dengan mengutamakan aspek konservasi alam pemberdayaan masyarakat serta pendidikan. Pengelolaannya diatur secara penuh oleh Pemerintah Desa Sanankerto melalui BUMDes yang dituangkan dalam Perdes dan AD ART. Dalam pengelolaannya BUMDes Kerto Raharjo memiliki strategi rumusan rencana strategi anggaran biaya dan prosedur pelaksanaan strategi. Pengelolaan Ekowisata Boon Pring masih perlu upaya dari BUMDes dalam mempromosikan guna mempublikasikan obyek ekowisata dengan cara mengikuti event pada tingkat daerah dan nasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rencana strategi BUMDes pelaksanaan strategi BUMDes kendala serta upaya strategi BUMDes dalam dalam optimalisasi pengelolaan Ekowisata Boon Pring. Penelitian ini dilaksanakan menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Sumber data penelitian yaitu sekretaris desa direktur BUMDes anggota BUMDes (pengelola ekowisata) pedagang dan pengunjung. Data dokumen yang dikumpulkan yaitu Undang-Undang Perdes profil Desa Sanankerto dan profil BUMDes Kerto Raharjo. Prosedur pengumpulan data dengan cara observasi wawancara dan dokumentasi. Teknik analisa yang digunakan merujuk pada Robert K.Yin yaitu pencocokan pola. Rancangan dalam yang terdiri dari tiga langkah yaitu hasil yang diharapkan sebagai suatu pola penjelasan saingan sebagai pola dan pola yang lebih sederhana. Adapun pengecekan keabsahan temuan dilakukan dengan teknik triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil temuan penelitian diketahui bahwa (1) rencana strategi yang digagas BUMDes Kerto Raharjo dalam optimalisasi pengelolaan Ekowisata Boon Pring meliputi strategi jangka pendek (penyediaan fasilitas wahana ekowisata dan penyediaan sarana dan prasarana). Strategi jangka menengah yaitu peningkatan pemasaran ekowisata dan pembinaan SDM. Strategi jangka panjang yaitu penambahan unit perpustakaan Boon Pring dan pembangunan Arboretom Bambo. (2) Pelaksanaan strategi jangka pendek dengan meningkatkan fasilitas wahana dan sarana prasarana ekowisata. Strategi jangka menengah dengan melakukan promosi media sosial dan memberikan pelatihan pengelola ekowisata dan studi banding. ii Strategi jangka panjang dengan mengajukan permohonan kerjasama dan bantuan modal kepada Pemerintah Desa dan institusi yang bersangkutan. Pengawasan pengelolaan ekowisata dilakukan secara terstruktur langsung dari Pemerintah Desa atau Kepala Desa Sanankerto. Kegiatan evaluasi dilakukan secara berkala setiap akhir pekan akhir bulan per-tiga bulan per-enam bulan dan akhir tahun dengan membuat laporan sekaligus merencanakan strategi tahun selanjutnya. (3) Kendala dari segi SDM karena keterbatasan modal sehingga belum diadakan pelatihan rutin. Segi penyediaan sarana prasarana belum maksimal seperti kurangnya spot foto dan belum adanya restoran karena minimnya modal. (4) Upaya yang dilakukan memberikan karyawan pelatihan kepariwisataan serta pemasaran ekowisata (pengelolaan akun sosial media). Selanjutnya melakukan evaluasi bersama anggota dan diadakan studi banding wisata. Melengkapi ketersediaan infrastruktur sarana prasarana yang kurang melalui biaya operasional BUMDes dan mengajukan proposal bantuan biaya kepada pemerintah serta dana hibah dari perguruan tinggi. Berdasarkan hasil penelitian maka diperoleh saran yaitu pertama bagi jurusan dan Universitas Negeri Malang disarankan menjalin kerjasama dengan BUMDes Kerto Raharjo dan berkenan memberikan dana hibah demi kemajuan strategi yang digagas. Kedua bagi BUMDes Kerto Raharjo dalam pengelolaan ekowisata disarankan bekerjasama dalam urusan dinas pariwisata untuk penyelenggaraan pelatihan pengelolaan ekowisata. Segi pemasaran agar rutin memposting kegiatan di Ekowisata Boon Pring Ademan dengan menjadwalnya minimal dua kali dalam seminggu. Segi fasilitas untuk menambah ketersediaan infrastruktur sarana dan prasarana yang masih kurang melalui pengajuan modal ekowisata kepada pemerintah kerjasama dengan perguruan tinggi.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) > Departemen Pendidikan Kepelatihan Olahraga (PKO) > S1 Pendidikan Kepelatihan Olahraga
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 10 Sep 2021 04:29
Last Modified: 09 Sep 2021 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/145670

Actions (login required)

View Item View Item