Buku berbasis fotografi reyog Ponorogo dalam rangka upaya pelestarian budaya daerah / Ani Sri Wahyuti

Wahyuti, Ani Sri (2017) Buku berbasis fotografi reyog Ponorogo dalam rangka upaya pelestarian budaya daerah / Ani Sri Wahyuti. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Wahyuti, Ani Sri. 2017. Buku Berbasis Fotografi Reyog Ponorogo Dalam Rangka Upaya Pelestarian Budaya Daerah. Skripsi, Program Studi Desain Komunikasi Visual, Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I). Drs. Sugiyono Ardjaka, M.Sc, Ph.D, (II) Andhika Putra Herwanto, S.Sn, M.Sn Kata Kunci: Buku Berbasis Fotografi, Kebudayaan, Pelestarian, Reyog Ponorogo Ponorogo merupakan kota kecil dengan berbagai wisata alam serta wisata budaya. Wisata budaya yang sangat dikenal dengan Ponorogo adalah Reyog Ponorogo yang di dalamnya terdapat unsur tarian, bela diri, akrobat dan musik khas Ponorogo. Budaya ini merupakan tanda pengenal/identitas, rekam jejak, serta harta kekayaan dari Kota Ponorogo. Pemerintah serta masyarakat sangat mengapresiasi dan menjaga kebudayaan ini. Reyog Ponorogo adalah wisata budaya yang kuat, namun tidak berarti sudah lolos dari masalah penjagaan budaya atau pelestarian budaya. Beberapa kasus Reyog Ponorogo sempat ingin dimiliki oleh daerah lain dan dipentaskan tanpa penyebutkan asal daerah, belum tentu semua masyarakat di luar Ponorogo pasti tahu asal Reyog Ponorogo meskipun pemerintah serta masyarakat Ponorogo gencar mempromosikannya. Oleh karena itu buku adalah media yang terpilih untuk melestarikannya. Buku merupakan media yang akan tetap bisa dipelajari oleh siapapun sepanjang waktu, sehingga ini merupakan media yang tepat untuk melestarikan Reyog Ponorogo agar budaya terjaga dan tetap sama hingga kapan pun. Model perancangan yang digunakan adalah prosedural yaitu model yang bersifat deskriptif. Model perancangan ini menjelaskan tahapan yang dilalui dalam proses perancangan media. Tahapan tersebut meliputi kegiatan riset, analisis, sintesis, tem/keyword, strategi komunikasi, value/added, pemilihan media, visualisasi dan produksi. Pada kegiatan perancangan media pelestarian Reyog Ponorogo menghasilkan media yaitu buku berbasis fotografi dengan judul The Colorful Of Reyog Ponorogo, x-banner untuk menginformasikan buku, vandel dadak merak serta kaos. Media ini diharapkan menjadi media yang efektif untuk melestarikan serta sekaligus mempromosikan Reyog Ponorogo. pembaca bisa merasakan atmosfer ÔÇô atmosfer dari Reyog Ponorogo dan mampu memahami citra atau pesan yang akan disampaikan sehingga akan terjaganya tarian Reyog Ponorogo serta Kota Ponorogo mulai terekspos oleh dunia dan adanya wisatawan dari luar daerah maupun luar negeri yang akan datang ke Ponorogo ABSTRACT Wahyuti, Ani Sri. 2017. Reyog Ponorogo Photography Based Books In Order Framework for the Effort of Cultural Preservation Area. Thesis, Visual Communication Design Study Program. Art and Design Department. Faculty of Letter. State University of Malang. Advisers: (I). Drs. Sugiyono Ardjaka, M.Sc, Ph.D, (II) Andhika Putra Herwanto, S.Sn, M.Sn Keywords: Photography Based Books, Culture, Preservation, Reyog Ponorogo Ponorogo was small town with some of nature and cultural tourism. The popular cultural tourism in Ponorogo was Reyog Ponorogo. there were elements of dance, martial arts, acrobatics and typical music Ponorogo. This culture was an identification / identity, track record, and property from the City of Ponorogo. The government and the community deeply appreciate and preserve this culture. Reyog ponorogo was a strong cultural tourism but it was not means had escape from cultural preservation problems. Some case was Reyog Ponorogo had wanted to be owned by the other regions and showed without mentioned the origin region, all people outside was not suresthe origin of Reyog Ponorogo although the goverment and Ponorogo people promoted it hardly. Therefore, book was the chosen media to preserve it. Book was the media which would still be learned anyone all the time, so this was the right media to preserve Reyog Ponorogo so the culture was still protect and same all the time. Design of model used is a procedural that is descriptive of the nonprofit design model. This model explained part of media process. The part of this included research, analysis, synthesis, theme/keyword, communication strategy, value/added, media selection, visualization dan production. In the design of preservation media Reyog Ponorogo produce the media is a photography based books with the title of The Colorful Of Reyog Ponorogo, x-banner to inform the book, vandal dadak peacock and t-shirts. In preservation media design of Reyog Ponorogo produced was documentary book, the title "The Colorful of Reyog Ponorogo, X-banner to informed the book,vandal dadak merak, and t-shirts. This media was expected to be efective media to preserved and promoted Reyog Ponorogo. The reader felt Reyog Ponorogo atmosphere and could understand the view or message which would delivery so Reyog Ponorogo dance would guarded also would exposed Ponorogo city to the world and there was tourist from the other city or foreign countries would come to Ponorogo

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Sastra (FS) > Jurusan Seni dan Desain (SED) > S1 Desain Komunikasi Visual
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 25 Jul 2017 04:29
Last Modified: 09 Sep 2017 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/14531

Actions (login required)

View Item View Item