Makna simbolis Tari Rentak Bulian di Kabupaten Indragiri Hulu Provinsi Riau / Indrie Tiara Putri

Putri, Indrie Tiara (2014) Makna simbolis Tari Rentak Bulian di Kabupaten Indragiri Hulu Provinsi Riau / Indrie Tiara Putri. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

Putri, Indrie Tiara. 2014. Makna Simbolis Tari Rentak Bulian di Kabupaten Indragiri Hulu Provinsi Riau. Skripsi, Jurusan Seni dan Desain Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) DR. Hariyanto M.Hum (2) Tri Wahyuningtyas, S.Pd, M.Si Kata Kunci:Makna Simbolis, Tari Rentak Bulian, Indragiri Hulu Kabupaten Indragiri Hulu merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Riau yang memiliki kebudayaan melayu yang sangat kental. Indragiri Hulu memiliki salah satu kesenian yang mengandung nilai ritual yang syarat dengan kehidupan masyarakat suku Talang yaitu Tari Rentak Bulian. Tarian ini memiliki makna simbolis yang disampaikan melalui gerak. Tujuan penelitian yaitu: 1) Menjelaskan strukturTari Rentak Bulian di Kabupaten Indragiri Hulu Provinsi Riau; 2) Mendeskripsikan makna simbolis Tari Rentak Bulian di Kabupaten Indragiri Hulu Provinsi Riau. Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif kualitatif. Lokasi Penelitian dilaksanakan di kediaman H. Wasnuri Marza di kota Pekanbaru dan di kedianman Saharan di desa Kota Lama Kabupaten Indragiri Hulu. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Kegiatan analisis data di mulai dari tahap reduksi, tahap penyajian data, serta tahap penarikan simpulan. Pengecekan keabsahan temuan menggunakan triangulasi metode dan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Struktur Tari Rentak Bulian terbagi menjadi tiga (3) bagian, yaitu pembuka (berentak dan sesombah), isi (meracik limau, merenjis atau tolak bala, memuji senggaji atau bumi langit, menghadap pucuk, dan mandi mayang), dan penutup (pulang kebayu). 2) Makna simbolisTari Rentak Bulian terdapat pada gerakberentak merupakan salam utama, sesombah bermakna meminta ijin dan ridho Allah, meracik limau adalah bentuk pensucian diri, merenjis atau tolak bala merupakan cara masyarakat dalam menyingkirkan pengaruh buruk, memuji senggaji atau bumi langit adalah sebuah pengakuan bahwa ada Allah, malaikat dan makhluk gaib di bumi dan langit. Menghadap pucuk menggambarkan sebuah permohonan agar tempat tinggal mereka selalu dalam keutuhan, mandi mayang merupakan sarana pembentengan para gading-gading dengan biji-biji mayang pinang yang melambangkan keagungan serta sikap tanggug jawab, dan yang terakhir pulang kebayu diartikan kembalinya para kekuatan gaib ke alamnya masing-masing. Kesimpulannya, Tari Rentak Bulian merupakan kreasi baru yang dikembangkan dari tari upacara menjadi sebuah tari pertunjukan, namun tetap tidak meninggalkan unsur ritual dan makna-makna yang terkandung dalam gerakannya.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Sastra (FS) > Jurusan Seni dan Desain (SED) > S1 Pendidikan Seni Tari dan Musik
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 15 Sep 2014 04:29
Last Modified: 09 Sep 2014 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/13583

Actions (login required)

View Item View Item