Tari topeng Sidakarya sebagai sumber inspirasi penciptaan karya seni patung / Anggy Purnama Putra

Putra, Anggy Purnama (2018) Tari topeng Sidakarya sebagai sumber inspirasi penciptaan karya seni patung / Anggy Purnama Putra. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

RINGKASAN Putra, Anggy Purnama. 2018. Tari Topeng Sidhakarya Sebagai Inspirasi Penciptaan Seni Patung. Skripsi., Jurusan Seni dan Desain, Fatkultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing : Drs. Sumarwahuyudi, M.Sn. Kata Kunci : Tari Topeng Sidhakarya, Penciptaan, Karya Seni Seni Patung. Tari Topeng Sidhakarya merupakan tarian sakral dalam masyarakat Bali. Topeng Sidhakarya terdiri dari dua kata, topeng yang berartikan penutup muka dan Sidhakarya sendiri dibagi dua kata yang pertama ÔÇ£SidhaÔÇØ dan ÔÇ£KaryaÔÇØ. Kata Shida berartikan selesai atau selamat. Sedangkan karya berartikan kerja atau upacara, dari dua kata diatas dapat diartikan Sidhakarya merupakan suatu upacara yang dapat diselesaikan dengan baik dan selamat. Tari Sidhakarya memiliki fungsi dan tujuan yang bersifat religius. Tari Topeng Sidhakarya dilaksanakan guna untuk kelancarnya sebuah kegiatan upacara. Fungsi Topeng Sidhakarya guna untuk mediator sebuah kegiatan dengan Sang Maha Kuasa agar selama berlangsungnya sebuah upacara berjalan lancar dan sukses tanpa mengalami musibah. Tari Topeng Sidhakarya merupakan tarian Bali yang banyak memiliki pesan atau nilai-nilai moral dan realigi. Tarian topeng Sidhakarya ini memiliki nilai yang bisa kita petik yakni kita diajarkan untuk bersabar, berbuat baik kepada sesama manusia, berbuat baik kepada alam sekitar dan yang utama agar kita selalu ingat kepada Tuhan Yang Maha Esa, dll. Dari nilai-nilai yang terkandung dan keunikan dalam Tari Topeng Sidhakarya ini menjadi inspirasi dalam penciptaan karya Seni Patung. Penciptaan ini bersumber ide dari Tari Topeng Sidhakarya. Sumber ide diekspresikan secara simbolik dengan bentuk karya Seni Patung dengan gaya abstrak figuratif. Langkah-langkah dalam penciptaan karya seni patung merujuk pada metode penciptaan Alma Hawkins. Dalam penciptaan memiliki beberapa tahapan yakni, tahap eksplorasi, tahap eksperimentasi, dan tahap pembentukan. Tahap ekplorasi tahap pencarian informasi mengenai Tari Topeng Sidhakarya. Tahap ekperimentasi merupakan tahapan pengolahan informasi hingga menjadi sebuah konsep konsep karya patung. Tahap Pembentukan merupakan tahapan pemvisualisasian karya seni patung hingga menjadi karya yang siap dipamerkan. Penciptaan ini menghasilkan 6 buah karya seni patung yang berjudul sabar, Parhyangan, Pawongan, Pelemahan, Siklus Hidup, Penghubung dan Pelengkap dengan media estetik berupa ruang, bentuk, tektur, dan warna sebagai simbolisai dari konsep. Karakteristik karya patung berupa visualisasi tubuh manusia atau bagian tubuh manusia di angkat dalam enam buah karya seni patung. Tekstur berupa tekstur kasar. Tekstur ini diciptakan dengan goresan goresan spontan dari seniman yang menambah aura dan dramatisasi karya. Berdasakan hasil penciptaan seni patung ini diharapkan dapat memberikan pengalaman baru kepada penulis dan pembaca dalam mempelajari budaya Bali khususnya Tari Topeng Sidhakarya. Karya seni patung dipamerkan dengan temaÔÇ£The Other Side Of SidhakaryaÔÇØ guna menambah wawasan masyrakat agar menambah rasa kepudilian dan menghormati sasama.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Sastra (FS) > Jurusan Seni dan Desain (SED) > S1 Pendidikan Seni Rupa
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 23 Aug 2018 04:29
Last Modified: 09 Sep 2018 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/13166

Actions (login required)

View Item View Item