Daun Kelor dan manfaatnya sebagai ide penciptaan motif batik tulis pada kain / Siti Agustina Hartini

Hartini, Siti Agustina (2018) Daun Kelor dan manfaatnya sebagai ide penciptaan motif batik tulis pada kain / Siti Agustina Hartini. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

vi ABSTRAK Hartini Siti Agustina. 2018. Daun Kelor dan Manfaatnya Sebagai Ide Penciptaan Motif Batik pada Kain. Skripsi Jurusan Seni dan Desain Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Drs. A.A.G Rai Arimbawa M.Sn (II) Lisa Sidyawati S.Pd M.Pd. Kata Kunci Daun Kelor Manfaat Daun Kelor Penciptaan Motif Batik Batik Tulis. Tanaman kelor (Moringa Oleifera Lam) merupakan tanaman perdu yang tinggi pohonnya mencapai 10 meter. Manfaat daun kelor memiliki efek penyembuhan pada masalah kesehatan manusia antara lain sebagai antibakteri memperbaiki fungsi ginjal anti anemia diabetes dan maag. Tanaman ajaib ini membuat pencipta ingin memperkenalkan pada masyarakat luas bahwa daun kelor memiliki banyak manfaat dan baik untuk dikonsumsi daun kelor diciptakan sebagai ornamen utama dalam penciptaan motif batik tulis. Karya ini merupakan karya seni terapan sebagai barang fungsional yang digunakan untuk keperluan sehari-hari diwujudkan dalam bentuk seni kriya batik tulis pada kain mori yang memiliki daya pakai dalam berbusana yaitu dalam bahasa jawa disebut jarik sarung dan selendang. Metode dalam penciptaan karya seni terapan yang bertujuan menghasilkan produk batik melalui beberapa tahap yaitu eksplorasi ide dengan cara pengamatan secara visual daun kelor dan studi kepustakaan. Selanjutnya tahap eksplorasi bentuk dan teknik kemudian imajinasi dituangkan pada motif alternatif motif terpilih membuat desain. Selain itu tahap perwujudan dilakukan dengan cara memindahkan desain pada kain. Persiapan alat bahan memola mencanting (klowong) isen-isen nembok pencoletan warna pencelupan warna nglorot dan proses terakhir ngerker. Teknik yang digunakan dalam proses pembuatan karya ini adalah teknik batik tulis dengan tutup celup dan colet. Bahan yang digunakan dalam pembuatan karya ini adalah kain mori primisima cap Lar malam pewarna napthol indigosol dan alat yang digunakan adalah canting wajan dan kompor. Daun kelor menjadi motif baru pada karya batik tulis memiliki corak yang menjadi daya terik tersendiri bagi pencipta maupun penikmat sehingga tujuan pencipta memperkenalkan daun kelor dan manfaatnya pada khalayak umum sudah tercapai pada saat proses berpameran. Adapun hasil karya yang dihasikan berjumlah 6 karya diantaranya 4 karya berukuran 190 cm x 105 cm dan 2 karya berukuran 52 5 cm x 190 cm. Keenam karya tersebut adalah 1). Tombuen ginjal 2). Perjalanan hidup ginjal 3). Jantungku sehat 4). Daun kelor menyehatkan jantung 5). Super nutrisi 6). Rasa bahagia daun kelor. Pada karya ini menonjolkan karateristik bentuk warna hingga isen-isen daun kelor dan khasiatnya yaitu jantung ginjal dan nutrisi.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Sastra (FS) > Jurusan Seni dan Desain (SED) > S1 Pendidikan Seni Rupa
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 30 Jul 2018 04:29
Last Modified: 09 Sep 2018 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/12994

Actions (login required)

View Item View Item