Pengembangan instrumen asesmen berorientasi HOTS (Higher Order Thinking Skills) pada mata pelajaran administrasi umum (studi pada peserta didik kelas X OTKP SMK Negeri 1 Pasuruan) / Uswatun Hasanah

Hasanah, Uswatun (2019) Pengembangan instrumen asesmen berorientasi HOTS (Higher Order Thinking Skills) pada mata pelajaran administrasi umum (studi pada peserta didik kelas X OTKP SMK Negeri 1 Pasuruan) / Uswatun Hasanah. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

RINGKASAN Hasanah, Uswatun. 2019. Pengembangan Instrumen Asesmen Berorientasi HOTS (Higher Order Thinking Skills) pada Mata Pelajaran Administrasi Umum (Studi pada Peserta Didik Kelas X OTKP SMK Negeri 1 Pasuruan). Skripsi, Jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing Dr. Wening Patmi Rahayu, S.Pd., M.M. Kata Kunci: instrumen asesmen, higher order thinking skills Instrumen asesmen merupakan alat yang digunakan untuk mengumpulkan data atau informasi yang bermanfaat untuk mengungkap kondisi subjek yang akan dinilai dengan menggunakan berbagai prosedur. Penggunaan asesmen berorientasi HOTS (Higher Order Thinking Skills) pada proses asesmen dilakukan untuk mengetahui dan menilai kemampuan berpikir tingkat tinggi peserta didik dalam level kognitif atau pengetahuan. Butir soal HOTS yang dikembangkan mencakup ranah menganalisis (C4), mengevaluasi (C5), dan mencipta (C6). Namun fakta pada praktik di lapangan untuk mata pelajaran adminisitrasi umum, asesmen pengetahuan peserta didik dilakukan dalam bentuk tes tertulis dengan soal yang masih berada pada ranah mengingat (C1), memahami (C2), dan mengaplikasikan (C3). Tujuan penelitian dan pengembangan ini adalah untuk menghasilkan produk berupa instrumen asesmen berorientasi HOTS (Higher Order Thinking Skills) untuk mata pelajaran Administrasi Umum, Kompetensi Dasar 3.10 Menerapkan Komunikasi di Tempat Kerja dan 3.11 Menerapkan Tata Cara Pencatatan Keuangan Sederhana kelas X OTKP serta untuk mengetahui kelayakan instrumen asesmen berorientasi HOTS (Higher Order Thinking Skills) melalui validasi ahli dengan memenuhi kriteria valid atau layak. Penelitian dan pengembangan dilakukan dengan mengadaptasi metode Research and Development (R&D) oleh Borg & Gall. Berdasarkan langkah-langkah penelitian dan pengembangan yang telah dimodifikasi peneliti, terdapat langkah-langkah sebagai berikut: (1) studi pendahuluan, (2) perencanaan, (3) pengembangan draft produk, (4) validasi draft produk, (5) revisi draft produk, (6) uji coba lapangan, (7) revisi hasil uji coba, dan (8) produk akhir. Instrumen pengumpulan data diperoleh dari angket validasi dan tes. Subjek dari penelitian ini yaitu validator isi dari guru mata pelajaran Administrasi Umum SMK Negeri 1 Pasuruan, validator konstruk dari dosen Manajemen Universitas Negeri Malang, dan peserta didik kelas X OTKP 2 sebanyak 30 peserta didik sebagai subjek uji coba. Hasil validasi oleh ahli isi memperoleh persentase rata-rata 91%, untuk hasil validasi oleh ahli konstruk mencapai 94%, dan untuk hasil respon pengguna mencapai 86,17%. Dari hasil validasi ahli dan respon pengguna tersebut menyatakan instrumen asesmen berorientasi HOTS sangat layak sehingga dapat digunakan sebagai pedoman dan referensi untuk mengembangkan produk serupa oleh guru mata pelajaran Administrasi Umum. Saran pengembangan produk pada penelitian selanjutnya yaitu (1) perlu untuk meneruskan penelitian sampai tahap diseminasi dan tahap implementasi produk, (2) instrumen asesmen berorientasi HOTS (Higher Order Thinking Skills) yang akan dikembangkan bisa menambahkan aspek psikomotorik, sehingga tidak terbatas pada aspek kognitif atau pengetahuan saja, (3) perlu untuk menambahkan kompetensi dasar lain, sehingga instrumen asesmen yang dikembangkan tidak hanya terbatas pada KD 3.10 Menerapkan Komunikasi di Tempat kerja dan 3.11 Menerapkan Tata Cara Pencatatan Keuangan Sederhana, (4) perlu terus melakukan beberapa kali analisis soal dalam mengukur tingkat kesukaran dan daya beda soal sehingga benar-benar menghasilkan soal HOTS yang tepat untuk digunakan, dan (5) dalam pembuatan produk asesmen, soal dalam setiap kompetensi dasar harus diujikan seluruhnya, sehingga dapat diketahui soal mana saja yang layak untuk digunakan atau yang harus diganti maupun dibuang.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Ekonomi (FE) > Jurusan Manajemen (MNJ) > S1 Pendidikan Administrasi Perkantoran
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 05 Aug 2019 04:29
Last Modified: 09 Sep 2019 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/126266

Actions (login required)

View Item View Item