Persepsi guru pendidikan seni di lingkungan sub rayon SMA Negeri Gondanglegi tentang pelaksanaan mata pelajaran seni budaya berdasarkan kurikulum tingkat satuan pendidikan / Achmad Farid

Achmad Farid (2010) Persepsi guru pendidikan seni di lingkungan sub rayon SMA Negeri Gondanglegi tentang pelaksanaan mata pelajaran seni budaya berdasarkan kurikulum tingkat satuan pendidikan / Achmad Farid. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

Pemerintah telah menyempurnakan Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) menjadi Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Munculnya kurikulum baru ini merupakan hal yang fenomenal karena memunculkan dua belah pihak yang berbeda. Pihak pertama adalah pihak yang mendukung terhadap perubahan kurikulum ini dan pihak kedua adalah pihak yang kontroversi terhadap perubahan kurikulum ini. Berdasarkan permasalahan tersebut dilakukan penelitian untuk menggali persepsi guru-guru pendidikan seni (pada satuan tingkat SMA) tentang pelaksanaan mata pelajaran Seni Budaya berdasarkan KTSP. Penelitian yang dilakukan kepada delapan responden ini berlokasi di Sub Rayon SMA Negeri Gondanglegi. Ruang lingkup penelitian Persepsi guru tentang pelaksanaan mata pelajaran Seni Budaya berdasarkan KTSP difokuskan pada perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian pembelajaran. Rancangan penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-kuantitatif dengan metode deskriptif. Instumen yang digunakan adalah Kuesioner untuk mendapat data emik ? data yang direkayasa berdasarkan asumsi-asumsi dan teori-teori yang telah ada untuk mengarahkan responden menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diharapkan peneliti dan pedoman wawancara untuk mendapatkan data etik ? data yang apa adaya. Hasil penelitian persepsi guru tentang perencanaan pembelajaran berdasarkan KTSP cenderung sama dengan perencanaan berdasarkan KBK. Data ini dipaparkan dengan seratus empat jumlah tabulasi data yang diperoleh dari jawaban delapan responden tentang perencanaan pembelajaran (program tahunan, program semester, dan silabus) yang dirangkai menjadi tiga belas soal pada kuesioner. Persepsi guru-guru yang menyatakan relevan lebih dominan. Tujuh puluh dua data menyatakan relevan, dua puluh delapan data menyatakan kurang relevan, tiga data menyatakan tidak relevan, dan satu data menyatakan ragu-ragu. Hasil penelitian persepsi guru tentang pelaksanaan pembelajaran berdasarkan KTSP dan KBK adalah cenderung sama. Data ini dipaparkan dengan seratus dua puluh jumlah tabulasi data yang diperoleh dari jawaban delapan responden atas lima belas pertanyaan tentang teknik dan proses dalam pelaksanaan pembelajaran. Data yang menyatakan relevan lebih mendominasi dari pada yang menyatakan kurang relevan, tidak relevan, dan ragu-ragu. Delapan puluh data dari seratus dua puluh menyatakan relevan, dua puluh dua data menyatakan kurang relevan, dan delapan belas data menyatakan ragu-ragu. Hasil penelitian persepsi guru tentang penilaian pembelajaran antara KTSP dan KBK adalah cenderung sama. Data ini diperoleh berdasarkan sembilan puluh enam jumlah tabulasi data yang diperoleh dari jawaban delapan responden atas dua belas pertanyaan tentang perencanaan, pelaksanaan, dan pengolahan data nilai pada penilaian pembelajaran. Data yang menyatakan relevan lebih mendominasi. Hal ini ditunjukkan dengan lima puluh lima data dari sembilan puluh enam data menyatakan relevan, dua puluh dua data menyatakan kurang relevan, lima belas data menyatakan tidak relevan, dan empat data menyatakan ragu-ragu.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Sastra (FS) > Jurusan Seni dan Desain (SED) > S1 Pendidikan Seni Rupa
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 25 Mar 2010 04:29
Last Modified: 09 Sep 2010 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/12509

Actions (login required)

View Item View Item