Pengaruh budaya organisasi sekolah dan efikasi diri guru terhadap etos kerja guru SLTA Negeri se-kota Pasuruan / Diyah Rieka Rahmawati

Rahmawati, Diyah Rieka (2019) Pengaruh budaya organisasi sekolah dan efikasi diri guru terhadap etos kerja guru SLTA Negeri se-kota Pasuruan / Diyah Rieka Rahmawati. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

RINGKASAN Rahmawati, Diyah Rieka. 2019. Pengaruh Budaya Organisasi Sekolah dan Efikasi Diri Guru Terhadap Etos Kerja Guru SLTA Negeri Se-Kota Pasuruan. Skripsi, Jurusan Administrasi Pendidikan, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing; (1) Dr. H. Ahmad Yusuf Sobri, S.Sos, M.Pd.; (2) Imam Gunawan, S,Pd, M.Pd. Kata kunci: budaya organisasi sekolah, efikasi diri, etos kerja guru Memasuki era revolusi industri 4.0 peran guru tidak dapat tergantikan dengan kemajuan teknologi. Hal ini menandakan bahwa tugas menjadi seorang guru tidaklah mudah. Selain harus meningkatkan kualitas intelektualnya, menjadi guru yang baik harus memiliki sikap dan pandangan terhadap kerja yang tinggi. Etos kerja berkaitan dengan sikap dan pandangan guru terhadap pekerjaan serta cara melakukannya sebagai wujud profesionalitas. Etos kerja pada diri seseorang tidak tumbuh begitu saja, melainkan perlu mendapat dorongan dari dalam diri sendiri. Salah satu faktor yang dapat memicu dorongan pada diri sendiri untuk selalu melakukan pekerjaan dengan baik adalah keyakinan atas kemampuan diri sendiri. Efikasi diri mengacu pada keyakinan tentang kemampuan seseorang dalam mengorganisasikan dan melaksanakan tindakan untuk pencapaian hasil. Selain dipicu oleh keyakinan atas kemampuan diri sendiri, etos kerja erat kaitannya dengan budaya yang ada di lingkungan seseorang. Budaya organisasi merupakan bentuk keyakinan, asumsi dasar, nilai-nilai, norma-norma perilaku, ideologi sikap, kebiasaan, dan harapan-harapan yang dimiliki oleh organisasi yang direpresentasikan melalui tata perilaku dan tindakan anggota organisasi. Peranan budaya organisasi sekolah adalah untuk menjaga dan memelihara komitmen warga sekolah sehingga kelangsungan mekanisme dan fungsi yang menjadi kesepakatan bersama dapat merealisasikan tujuan yang ingin dicapai. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian adalah guru SMA dan SMK Negeri di Kota Pasuruan sebanyak 376 orang. Penentuan sampel menggunakan propotional random sampling dengan rumus slovin sebagai pengambilan sampel penelitian. Sampel penelitian ini sebanyak194 orang. Instrumen penelitian ini adalah angket tertutup. Sebelum digunakan untuk mengukur variabel pada sampel penelitian, angket diuji terlebih dahulu dengan uji validitas dan reliabilitas. Penelitian ini menggunakan analisis data berupa statistik deskriptif dan regresi linier berganda. Uji persyaratan analisis yang harus terpuhi adalah uji normalitas dan uji linieritas. Pengujian dalam penelitian ini menggunakan bantuan program komputer SPSS 18.0 for Windows. Berdasarkan hasil analisis data, penelitian ini menyimpulkan: (1) Budaya organisasi SLTA Negeri di Kota Pasuruan termasuk dalam kategori cukup baik; (2) Efikasi diri guru SLTA Negeri di Kota Pasuruan termasuk dalam kategori cukup baik; (3) Etos kerja guru SLTA Negeri di Kota Pasuruan termasuk dalam kategori cukup baik; (4) Terdapat pengaruh yang signifikan budaya organisasi sekolah terhadap etos kerja guru SLTA Negeri di Kota Pasuruan; (5) Terdapat pengaruh yang signifikan efikasi diri terhadap etos kerja guru SLTA Negeri di Kota Pasuruan; (6) Terdapat pengaruh yang signifikan budaya organisasi dan efikasi diri terhadap etos kerja guru SLTA Negeri di Kota Pasuruan. Formula persamaan garis regresi ganda antara variabel budaya organisasi sekolah (X1) dan efikasi diri (X2) terhadap etos kerja (Y), yakni Ŷ = 52,238 + 0,397X1 + 0,270X2. Saran yang diajukan dalam penelitian ini adalah: (1) Dinas Pendidikan Kota Pasuruan, diharapkan hasil penelitian ini dapat memberikan sumbangan dalam pengembangan program pembinaan guru yang berorientasi pada peningkatan etos kerja guru; (2) Kepala SLTA Negeri di Kota Pasuruan, diharapkan budaya organisasi sekolah yang sudah ada bisa dipertahankan dan lebih dikembangkan lagi dengan melaksanakan evaluasi secara berkala terhadap budaya organisasi yang sedang diterapkan; memberikan penghargaan kepada para guru apabila meraih sebuah prestasi; memberikan motivasi yang mendorong guru untuk selalu bekerja lebih baik lagi; melaksanakan supervisi secara berkala; dan mengirim guru SLTA Negeri untuk mengikuti pembinaan dan pelatihan sesuai dengan bidangnya dalam rangka terciptanya guru yang berefikasi diri dan beretos kerja tinggi; (3) Guru SLTA Negeri di Kota Pasuruan, diharapkan dapat meningkatkan keyakinan terhadap kemampuan pada diri sendiri; lebih meningkatkan etos kerja keguruannya; serta tetap mempertahankan hubungan yang harmonis antar rekan kerja; (4) jurusan administrasi pendiidkan, dapat menjadikan penelitian ini sebagai pelengkap data data hasil temuan terdahulu serta dapat dijadikan sebagai bahan rujukan dalam melakukan penelitian selanjutnya; (5) Peneliti lain, diharapkan dapat mengembangkan hasil penelitian ini pada penelitian selanjutnya dengan menambahkan populasi dan penggunaan metode serta variabel lain seperti kepemimpinan kepala sekolah, motivasi guru, kepuasan kerja guru, dan disiplin kerja guru.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) > Jurusan Administrasi Pendidikan (AP) > S1 Administrasi Pendidikan
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 22 Jul 2019 04:29
Last Modified: 09 Sep 2019 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/122370

Actions (login required)

View Item View Item