Manajemen sumber belajar untuk pembelajaran integrasi vocational & enterpreneur skills di SMK Negeri 3 Malang / Penni Desti Arini

Arini, Penni Desti (2019) Manajemen sumber belajar untuk pembelajaran integrasi vocational & enterpreneur skills di SMK Negeri 3 Malang / Penni Desti Arini. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

RINGKASAN Arini, Penni Desti. 2019. Manajemen Sumber Belajar untuk Pembelajaran Integrasi Vocational & Entrepreneur Skills di SMK Negeri 3 Malang. Skripsi. Jurusan Administrasi Pendidikan, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Prof. Dr. Hj. Nurul Ulfatin, M.Pd, (II) Wildan Zulkarnain, M.Pd. Kata Kunci: manajemen sumber belajar, vocational skill, entrepreneur skill Sumber belajar merupakan hal yang terpenting untuk peserta didik dalam mencapai pembelajarannya, maka pengelolaan sumber belajar juga harus diperhatikan dalam hal mengoptimalkan kegiatan pembelajaran peserta didik. Selain itu suatu sumber belajar juga harus dapat memberikan pengalaman pembelajaran yang bermakna untuk meningkatkan peserta didik dalam memahami suatu materi pembelajaran dengan memberikan mereka beberapa keterampilan untuk menjadi suatu bekal pengalaman. Fokus penelitian dari penelitian ini adalah (1) Jenis vocational skill apa yang ada dalam pembelajaran, (2) Jenis entrepreneur skill apa yang ada dalam pembelajaran, (3) Bagaimana integrasi vocational & entrepreneur skills di dalam pembelajaran mata pelajaran produktif, (4) Manajemen sumber belajar untuk pembelajaran vocational & entrepreneur skills yang meliputi: (a) planning (merencanakan sumber belajarnya); (b) actuating (pemanfaatan dan pemeliharaan sumber belajar); (c) evaluasi dan penghapusan sumber belajar; (d) pengembangan sumber belajar baru. Penelitian ini dilakukan melalui pendekatan kualitatif dengan menggunakan jenis penelitian studi kasus untuk memperoleh data deskriptif secara alamiah, komprehensif, dan intensif. Kehadiran peneliti sebagai instrumen kunci yang memiliki peran penting karena peneliti yang melihat dan merasakan kondisi secara langsung. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan selama di lapangan dan setelah selesai di lapangan. Secara interaktif kegiatan analisis data ini dilakukan dengan serangkaian proses reduksi data dan penyajian data dan penarikan kesimpulan. Setelah diperolehnya data penelitian dilakukan pengecekan keabsahan data melalui triangulasi, ketekunan pengamatan, dan perpanjangan waktu. Hasil penelitian ini menunjukkan: (1) vocational skill yang diberikan kepada peserta didik yaitu keterampilan dasar dan keterampilan khusus, keterampilan dasar diberikan saat peserta didik mulai kelas sepuluh dengan dasar-dasar teori pengetahuan selanjutnya untuk keterampilan khusus yaitu peserta didik melakukan banyak kegiatan praktik yang dapat membina peserta didik untuk mengembangkan soft skill dan akan menyiapkan bekal peserta didik pada dunia kerja, (2) penerapan entrepreneur skill pada pembelajaran peserta didik yaitu membina peserta didik seolah-olah menjadi seorang wirausaha, untuk jurusan tata boga khususnya kelas wirausaha setelah mereka mendapat materi pembelajaran dan mempraktikkannya di Training Kitchen maka mereka harus menjual produk yang telah mereka buat, (3) adanya vocational skill maka peserta didik akan siap bersaing hidup dengan menyiapkan diri pada dunia kerja jika mereka lulus nanti selanjutnya dengan adanya entrepreneur skill yaitu mengembangkan minat dan pengetahuan peserta didik berkaitan dengan dunia wirausaha. Dengan diterapkan kedua skill tersebut selain siap dengan dunia kerja maka peserta didik dapat berpikir inovatif dan kreatif untuk membuat produk yang baru dan dapat menjadi wirausahawan; (4) Manajemen sumber belajar yang terdapat di sekolah antara lain: (a) perencanaan integrasi sumber belajar, perencanaan ini sekolah yaitu dengan merevisi kurikulum sebelumnya selain itu penerapan vocational dan entrepreneur skills tidak dibubuhkan ke dalam kurikulum secara tertulis melainkan langsung diterapkan saat pembelajaran berlangsung, (b) pemanfaatan sumber belajar, pemanfaatan telah dimanfaatkan oleh para guru dan peserta didik. Pemanfaatan sumber belajar bagi guru yaitu dengan menggunakan sebagai evaluasi sejauh mana pemahaman peserta didik dalam pembelajaran dan pemanfaatan bagi peserta didik yaitu mereka dapat belajar secara mandiri dan dapat mengolah dan menggali informasi dengan baik, pemeliharaan sumber belajar, pemeliharaan yang dilakukan sekolah yaitu secara rutin dan berkala. Pemeliharaan secara rutin yaitu peserta didik maupun anggota unit produksi membersihkan alat maupun ruangan setelah digunakan sedangka perawatan secara berkala dilakukan pada alat-alat yang ada di Technopark yang membutuhkan pengecekan secara rutin, perawatan ini dilakukan secara dua bulan sekali, (c) evaluasi dan penghapusan sumber belajar, evaluasi yang dilakukan sekolah yaitu dengan mencari data yang akurat apakah sumber belajar tersebut sudah dipergunakan dengan baik atau tidak, tepat atau tidak dalam digunakan peserta didik untuk pembelajaran. Jika dirasa kurang maka pihak sekolah akan memperbaikinya. Kegiatan penghapusan sumber belajar yang dilakukan sekolah yaitu sudah sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku, (d) pengembangan sumber belajar, pengembangan sumber belajar yang baru langkah langkah yang dilakukan yaitu merancang konsep, pengajuan, dianggarkan kemudian direalisasikan. Selanjutnya guru juga melakukan benchmarking dengan sekolah lain. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, peneliti memberi saran: (1) Kepala SMK Negeri 3 Malang agar dapat mengembangkan sumber-sumber belajar yang telah ada untuk mengingkatkan pembelajaran secara optimal dan kegiatan evaluasi lebih ditingkatkan karena dapat menjadi tolak ukur kebehasilan pembelajaran peserta didik, (2) Akademisi jurusan administrasi pendidikan, mengembangkan vocational skill agar menciptakan lulusan yang siap kerja dan memahami mengenai dunia kewirausahaan, (3) Peneliti lain, sebagai referensi mengenai sumber belajar untuk pembelajaran integrasi pembelajaran vocational dan entrepreneur skills serta dapat melanjutkan penelitian yang berkaitan dengan pembelajaran model tersebut.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) > Jurusan Administrasi Pendidikan (AP) > S1 Administrasi Pendidikan
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 21 Aug 2019 04:29
Last Modified: 09 Sep 2019 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/122334

Actions (login required)

View Item View Item