Analisis perilaku siswa tunagrahita berdasarkan tingkat pertimbangan moral (studi deskriptif) di SDLB Idayu 2 Pakis Kabupaten Malang / Bangga Sena Putra

Putra, Bangga Sena (2019) Analisis perilaku siswa tunagrahita berdasarkan tingkat pertimbangan moral (studi deskriptif) di SDLB Idayu 2 Pakis Kabupaten Malang / Bangga Sena Putra. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Sena Putra, Bangga. 2019. Analisis Perilaku Siswa Tunagrahita Berdasarkan Tingkat Pertimbangan Moral (Studi Deskriptif) di SDLB IDAYU 2Pakis Kabupaten Malang. Skripsi Jurusan Pendidikan Luar Biasa, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. M. Shodiq AM, M.Pd. Pembimbing: (II) Dr. Asep Sunandar S.Pd, M.Ap. Kata Kunci : Analisis, Perilaku Siswa Tunagrahita, Tingkat Pertimbangan Moral. Anak tunagrahita mengalami kesulitan belajar secara akademik dan kesulitan dalam hubungan interpersonal, kesulitan dalam mengurus diri, kesulitan dalam menilai situasi ketergantungan kepada orang lain, konflik, frustasi, belum dapat perhatian yang memadai. Perilaku Moral secara garis besar merupakan suatu aktivitas-aktivitas atau perbuatan yang berkaitan dengan baik-buruk. Tingkat Pertimbangan Moral, yaitu suatu jenjang kemampuan dalam memberikan alasan-alasan, mempertimbangkan suatu perbuatan. Terdapat 6 tingkat pertimbangan moral antara lain : 1) orientasi hukuman atau kepatuhan, 2) orientasi instrumental relatif, 3) orientasi ekspektasi interpersonal mutual, 4) orientasi moralitas sistem sosial, 5) orientasi kontrak sosial, 6) orientasi prinsip etis universal. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan : (1) mendeskripsikan perilaku moral siswa, (2) mendeskripsikan tinkat pertimbangan moral yang mendasari perilaku siswa. Dalam penelitian ini menggunakan rancangan metode penelitian kualitatif deskriptif, data penelitian ini berupa data tentang perilaku siswa, tingkat pertimbangan moral siswa, dan pengajaran guru dalam membentuk perkembangan moral anak. Penelitian ini bertujuan : 1) mendeskripsikan tingkat pertimbangan moral yang mendasari perilaku siswa, 2) untuk mengetahui seperti apa bentuk pengajaran guru dalam membentuk perkembangan moral anak. Hasil penelitian di kelas IV SDLB Idayu 2 Pakis menemukan bahwa Perilaku-perilaku moral siswa kelas IV, yaitu terdiri dari perilaku moral positif dan negatif, perilaku moral positif, antara lain : salim tangan, menjawab salam, menuruti apa yang di perintahkan guru. Sedangkan perilaku moral negatif siswa antara lain : datang terlambat, memberikan tatapan mata sinis, menangis, membantah dengan kata-kata kurang sopan, tidak fokus saat pelajaran, siswa bertingkah kurang sopan di kelas, menepuk-nepuk meja, membuang sampah sembarangan, tidak memperhatikan pelajaran, mengusilkan teman.dapat disimpulkan bahwa tingkat pertimbangan moral yang mendasari perilaku siswa kelas IV C, antara lain; tingkat ke-1 (moralitas heteronom atau orientasi hukuman dan kepatuhan) sebanyak 13%, tingkat ke-2(orientasi instrumental relatif) sebanyak 47%, tingkat ke-3 (ekspektasi interpersonal mutual, hubungan dengan orang lain, dan konformitas interpersonal) sebanyak 40%, Dengan begitu, siswa kelas IV C cenderung berada pada tingkat pertimbangan morel ke-2 dan pengajaran guru masih mengandalkan mata pelajaran Agama dan PPkn dalam perkembangan moral siswa.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) > Jurusan Pendidikan Luar Biasa(PLB) > S1 Pendidikan Luar Biasa
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 21 Aug 2019 04:29
Last Modified: 09 Sep 2019 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/119772

Actions (login required)

View Item View Item