Penggunaan pronomina pertama tunggal dan pronomia pertama jama' untuk Allah SWT dalam surah Al-Baqarah / Abu Hilal Al Askarie

Al Askarie, Abu Hilal (2011) Penggunaan pronomina pertama tunggal dan pronomia pertama jama' untuk Allah SWT dalam surah Al-Baqarah / Abu Hilal Al Askarie. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

Kata kunci : pronomina pertama, pola tarkib, mitra tutur Al -Quran merupakan mu'jizat terbesar yang diberikan kepada Rasulullah Muhammad SAW dan dijadikan sebagai pedoman utama umat Islam di seluruh penjuru dunia tanpa terkecuali (Al-A'dhomy, 1969: 2). Saat ini kaum uslimin hanya sebagian kecil saja yang mengerti makna Al-Quran, hal ini dikarenakan adanya beberapa disiplin lmu yang harus dikuasai untuk dapat memahami isi Al-Quran, diantaranya adalah ilmu sharaf, nahwu, i'lal, ma'ani, badi', bayan, sejarah penulisan dan sebab turunnya Al-Quran. (Salma, 2009: 8) Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan (a) pola tarkib yang menggunakan pronomina pertama tunggal untuk Allah SWT dalam surah Al-Baqarah, (b) pola tarkib yang menggunakan pronomina pertama jama' untuk Allah SWT dalam surah Al-Baqarah, (c) petutur Allah pada ayat-ayat yang menggunakan pronomina pertama tunggal untuk Allah SWT dalam surah Al -Baqarah, (d) petutur Allah pada ayat-ayat yang menggunakan pronomina pertama jama' untuk Allah SWT dalam surah Al-Baqarah, (e) konteks penggunaan pronomina pertama tunggal untuk Allah SWT dalam surah Al-Baqarah dan (d) konteks penggunaan pronomina pertama jama' untuk Allah SWT dalam surah Al-Baqarah. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis makna yang terkandung dan situasi pada saat ayat-ayat Al -Quran itu diturunkan, mencakup analisis singkat ayat Al-Quran yang menekankan aspek fungsi, tujuan dan pemahaman terhadap penafsiran yang pernah dilakukan para mufassirin dengan perbandingan antar ayat yang berbeda. Metode penelitian yang menjadi acuan dasar dalam penelitian dalam skripsi ini, yaitu (a) rancangan penelitian, (b) data dan sumber data, (c) prosedur pengumpulan data, (d) instrumen penelitian dan (f) prosedur analisis data. Pada dasarnya pola tarkib yang terdapat pada surah Al-Baqarah adalah pola tarkib ismy "inni: ja:'ilun fi al-ardhi khalifah", pola tarkib fi'ly "fa qa:la anbi-u:ni: di asma'i ha:ula:-i" dan pola tarkib idhafy pada frase "huda:ya" ayat 30. Penggunaan tarkib ismy pada ayat yang menggunakan pronomina pertama tunggal untuk Allah SWT memiliki fungsi yang sama dengan pronomina pertama jama' untuk Allah SWT, yaitu menunjukkan sesuatu yang terjadi tanpa dipengaruhi oleh batasan waktu. Pola tarkib fi'ly pada ayat yang menggunakan pronomina pertama tunggal dan jama' untuk Allah SWT memiliki frekuensi kemunculan yang lebih banyak daripada pola tarkib ismy. Adapun mitra tutur Allah SWT pada ayat-ayat yang menggunakan pronomina pertama tunggal untuk Allah SWT yaitu makhluk-Nya yang memiliki predikat khusus baik dalam ketakwaan atau sebaliknya, dalam pembangkangannya. Mereka adalah Rasulullah Muhammad SAW, Nabi Ibrahim a.s., Nabi Ismail a.s., Nabi Adam a.s., Hawa, Malaikat, Kaum Muslimin dan Bani Israel. Sedangkan mitra tutur Allah SWT pada ayat-ayat yang menggunakan pronomina pertama jama' untuk Allah SWT lebih universal, yaitu manusia biasa yang beriman, kafir Quraisy yang sering mengejek Rasulullah SAW, Malaikat, Nabi Adam a.s., Hawa, Nabi Musa a.s. dan alam semesta. Konteks kalimat pada pada ayat-ayat yang menggunakan pronomina pertama tunggal untuk Allah SWT dalam surah Al-Baqarah yang ditemukan oleh penulis adalah 1) sesuatu yang mutlak terjadi tanpa adanya campur tangan pihak lain, 2) kemahakuasaan dan 3) membantah keraguan mitra tutur. Adapun konteks kalimat pada pada ayat-ayat yang menggunakan pronomina pertama jama' untuk Allah SWT dalam surah Al-Baqarah ialah 1) terdapat perantara makhluk-Nya atau adanya campur tangan makhluk-Nya dalam terjadinya kehendak Allah SWT dan 2) menunjukkan kelemahan makhluk-Nya yang durhaka. Penulis berharap supaya para peneliti berikutnya menganalisa lebih mnendalam isi dan kandungan Al-Quran. Dalam hal ini analisa yang digunakan adalah analisa kebahasaan, namun tidak menutup kemungkinan dari teori kebahasaan yang digunakan justru dapat menemukan wawasan baru yang berkaitan dengan ilmu- ilmu sosial kemasyarakatan.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Sastra (FS) > Jurusan Sastra Arab (ARA) > S1 Pendidikan Bahasa Arab
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 09 Aug 2011 04:29
Last Modified: 09 Sep 2011 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/11591

Actions (login required)

View Item View Item