Model hubungan pendidikan dan literasi keuangan, kepribadian narsis dan kegairahan, modal sosial dengan orientasi kewirausahaan dan inovasi, serta keterampilan berpolitik dan kreativitas sebagai pemoderasi / Muhammad Sabandi

Sabandi, Muhammad (2020) Model hubungan pendidikan dan literasi keuangan, kepribadian narsis dan kegairahan, modal sosial dengan orientasi kewirausahaan dan inovasi, serta keterampilan berpolitik dan kreativitas sebagai pemoderasi / Muhammad Sabandi. Doctoral thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

RINGKASAN Sabandi, Muhammad. 2019. Model Hubungan Pendidikan dan Literasi Keuangan, Kepribadian Narsis dan Kegairahan, Modal Sosial dengan Orientasi Kewirausahaan dan Inovasi, serta Keterampilan Berpolitik dan Kreativitas sebagai Pemoderasi. Disertasi, Program Studi Pendidikan Ekonomi, Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. H. Budi Eko Soetjipto, M.Ed., M.Si., (II) Prof. Dr. Hj. Sri Umi Mintarti Widjaja, S.E., M.P., Ak., (III) Dr. Hari Wahyono, M.Pd. Kata Kunci: anteseden orientasi kewirausahaan, inovasi, keterampilan berpolitik, kreativitas. Model yang dapat digunakan untuk menjelaskan orientasi kewirausahaan individu dan inovasi eksplorasi dan eksploitasi masih diperdebatkan. Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa sifat individu seperti self-efficacy, locus of control, “Big Five Personality” merupakan variabel yang telah mapan dan diyakini paling mampu memprediksi orientasi kewirausahaan individu dan inovasi eksplorasi dan eksploitasi. Namun demikian, penelitian telah menunjukkan bahwa pengaruh variabel tersebut cenderung tidak konsisten pada berbagai setting lokasi maupun waktu penelitian Penelitian in secara umum ingin menemukan anteseden orientasi kewirausahaan individu dan inovasi eksplorasi-eksploitasi. Untuk mencapai tujuan tersebut, struktur deduktif digunakan dalam penelitian ini, yaitu kegiatan diawali dengan penyusunan teori dan kemudian menguji teori tersebut dengan data. Survei penelitian ini dilaksanakan secara cross-sectional, yaitu pada waktu tertentu, di tahun 2017 dan di banyak wilayah, yaitu di kabupaten dan kota yang terdapat di Provinsi Jawa Tengah dan Provinsi DIY. Responden penelitian ini adalah pengusaha usaha kecil dan menengah (UKM). Setelah data diperoleh, pengkodingan data menggunakan MS Excel. Setelah data diyakini terdistribusi secara normal dan terbebas dari outlier, maka diestimasi dengan maximum likelihood dengan pendekatan kovarian. Dan terakhir, program statistik yang digunakan untuk membantu dalam estimasi dalam penelitian ini adalah AMOS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepribadian-kepribadian yang selama ini dikesampingkan dalam penelitian, seperti narsis, kegairahan, dan kepekaan berpengaruh positif terhadap perilaku orientasi kewirausahaan individu dan inovasi. Wirausaha yang narsis, memiliki kegairahan wirausaha, dan memiliki kepekaan kewirausahaan ternyata lebih mendorong mereka untuk lebih proaktif, inovatif, dan lebih berani mengambil risiko dalam mencari peluang bisnis, mengembangkan usaha, ataupun mendirikan usaha. Terkait hubungan tingkat pendidikan, pelatihan dan pengalaman kewirausahaan, serta literasi keuangan dengan orientasi kewirausahaan individu dan inovasi, ditemukan hubungan positif antara variabel-variabel pendidikan tersebut dengan orientasi kewirausahaan individu dan inovasi. Wirausaha yang memiliki pendidikan yang memadai, telah mengikuti pelatihan kewirausahaan dan telah berpengalaman menangani kewirausahaan, serta memiliki literasi keuangan yang cukup cenderung lebih proaktif, inovatif, dan lebih berani mengambil risiko untuk mendapatkan keunggulan bersaing. Sebagai pelengkap, penelitian ini menunjukkan bahwa modal individu, seperti modal sosial struktural, modal sosial relasional, dan modal sosial sumber daya berpengaruh positif terhadap orientasi kewirausahaan individu dan inovasi. Wirausaha yang memiliki jaringan yang luas, mendapatkan kepercayaan, dan memiliki kontak jaringan yang banyak lebih mampu dalam mengidentifikasi peluang usaha, dan melakukan kegiatan-kegiatan inovasi untuk mengikuti perkembangan baru. Dengan demikian UKM akan lebih dapat bertahan terhadap adanya perubahan lingkungan. Terakhir, penelitian ini menunjukkan pula bahwa keterampilan berpolitik dan kreativitas dapat memperkuat hubungan antara orientasi kewirausahaan individu dengan inovasi. Wirausaha yang mempunyai keterampilan berpolitik dan kreatif cenderung lebih proaktif, inovatif, dan berani mengambil tindakan berisiko dibanding wirausaha yang tidak memiliki keterampilan berpolitik dan kurang kreatif.

Item Type: Thesis (Doctoral)
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Ekonomi (FE) > Jurusan Ekonomi Pembangunan (EKP) > S3 Pendidikan Ekonomi
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 27 Jan 2020 04:29
Last Modified: 09 Sep 2020 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/115891

Actions (login required)

View Item View Item