Dinamika pengembangan kapasitas pengelolaan badan usaha milik desa di Kabupaten Jombang / Umi Hidayati

Hidayati, Umi (2019) Dinamika pengembangan kapasitas pengelolaan badan usaha milik desa di Kabupaten Jombang / Umi Hidayati. Doctoral thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

RINGKASAN Umi Hidayati, 2019. Dinamika Pengembangan Kapasitas Pengelolaan Badan Usaha Milik Desa di Kabupaten Jombang. Disertasi, Program Studi Pendidikan Ekonomi, Program Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Ery Tri Djatmika R. W. W., MA., M.Si., (II) Dr. Sugeng Hadi Utomo, M.S., (III) Dr. Hari Wahyono, M.Pd. Kata Kunci : Pengembangan Kapasitas, Pengelolaan BUMDesa Hadirnya UU Nomor 6 tahun 2014 dan PP nomor 43 tahun 2014 tentang peraturan pelaksanaan Undang-Undang nomor 6 tahun 2014, Desa mendapat peluang yang lebih besar untuk meningkatkan perannya dalam mengembangkan ekonomi masyarakat perdesaan. Dalam hal ini BUMDesa dapat menjadi instrumen dan dioptimalkan perannya sebagai lembaga ekonomi lokal yang legal berada ditingkat desa dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pendapatan desa. Pemerintah desa berperan memberi motivasi,menyadarkan dan mempersiapkan masyarakat untuk membangun kehidupannya sendiri, dengan memfasilitasi dalam bentuk pendidikan dan pelatihan dan pemenuhan lainnya yang dapat memperlancar pengelolaan BUMDesa. Pemerintah daerah dan desa juga menjadi pemberi informasi kepada pengurus BUMDesa mengenai perkembangan aturan dari pusat agar segera bisa diimplementasikan, sehingga dapat meningkatkan kinerja pengelolaan BUMDesa khususnya dan masyarakat desa pada umumnya untuk mendorong kreatifitas mereka menuju kesejahteraan masyarakat yang mereka harapkan. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan dan merekonstruksi secara konseptual dan teoritis bagaimana dinamika pengembangan kapasitas pengelolaan BUMDesa di kabupaten Jombang ditinjau dari: (1) Pengembangan kapasitas tingkat individu pengelola BUMDesa di kabupaten Jombang; (2) Pengembangan kapasitas tingkat kelembagaan pengelolaan BUMDesa di Kabupaten Jombang; (3) Pengembangan kapasitas tingkat sistem pengelolaan BUMDesa di Kabupaten Jombang; dan (4) Aspek-Aspek yang bisa dijadikan rekomendasi untuk penyusunan pengembangan model pendidikan dan pelatihan bagi pengelola BUMDesa di Kabupaten Jombang. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif karena permasalahan belum jelas, holistik, kompleks, dinamis dan penuh makna. Jenis penelitian ini adalah studi kasus, dimana terdapat kekhususan fenomena dan obyek yang diteliti. Analisis datanya menggunakan tiga alur kegiatan yang terjadi secara bersamaan yaitu : reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan atau verifikasi ( Miles & Hiberman,1992). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan kapasitas tingkat individu pengelola BUMDesa dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan, ketrampilanm dan sikap pengelola BUMDesa. Untuk meningkatkan pengetahuan pengelola dilakukan dengan empat cara yaitu: (1) diikutkan pelatihan manajemen BUMDesa dan membuat laporan keuangan, baik ditingkat Kabupaten, tingkat kecamatan maupun tingkat desa; (2) melalui sinau bareng bagi pengelola BUMDesa yang ingin belajar tentang bagaimana mengelola BUMDesa dengan baik disediakan waktu setiap hari jumat; (3) membentuk forum BUMDesa, untuk memfasilitasi berbagai kebutuhan komunikasi antar pihak, salah satunya sosial education, dimana antara berbagai pihak bisa saling memberi dan menerima pengetahuan dalam mengelola BUMDesa; dan (4) dilakukan kegiatan temu bisnis dengan BULOG, PLN, Perbankkan, dan Para Wirausaha sukses untuk melakukan penjajakan kerjasama usaha. Untuk meningkatkan ketrampilan dan sikap pengelola BUMDesa dilakukan dengan cara: (1) pelatihan dan bimtek aplikasi pembuatan laporan keuangan BUMDesa; (2) pendampingan, melalui kegiatan pendampingan para pengelola BUMDesa bisa minta bimbingan dan diajari hal-hal yang tidak bisa dikerjakan pengelola; (3) melalui kegiatan pembinaan dan pengawasan; dan (4) diikutkan lomba, untuk memotivasi pengelola bekerja lebih giat memajukan BUMDesa. Pengembangan kapasitas tingkat kelembagaan BUMDesa sebagai lembaga sosial, yang pertama, dilihat dari kemampuannya memberi bantuan kepada masyarakat yang mengalami kesusahan/bencana, sudah terealisasi di desa Gambiran, Kauman dan Galengdowo. Kedua, dilihat dari kemampuannya memberi santunan kepada masyarakat miskin, ini juga sudah terealisasi melalui aturan 10% dari laba BUMDesa untuk dana sosial. Peningkatan BUMDesa sebagai lembaga komersial, yang pertama dilihat dari kemampuannya menyediakan modal usaha bagi masyarakat, dari informasi masyarakat melalui kegiatan wawancara hal ini sudah terealisasi. Kedua, dilihat dari kemampuan BUMDesa memberi kemudahan mengakses air bersih bagi masyarakat, hai ini sudah terealisasi di desa Galengdowo dan Wonomerto Kecamatan Wonosalam. Pengembangan Kapasitas tingkat sistem pengelolaan BUMDesa dalam penelitian ini dilihat dari dua sistem yaitu: (1) sistem pengelolaan BUMDesa, dilihat dari permodalannya, sudah ada perkembangan yang diperoleh dari perolehan laba BUMDesa dan dari penggabungan unit usaha yang sudah ada di desa digabungkan ke BUMDesa, sehingga unit usahanya juga ikut berkembang; (2) sistem pembinaan BUMDesa, dilakukan dengan dua cara yaitu melalui klinik BUMDesa dan dengan melibatkan berbagai unsur, seperti pendamping desa, Perguruan Tinggi, dan instansi-instansi terkait. Aspek-aspek yang bisa di jadikan bahan rekomendasi untuk penyusunan pengembangan model pendidikan dan pelatihan, meliputi: (1) pengetahuan pengelola BUMDesa, dalam membaca potensi Desa, jenis usaha yang bisa ditangani BUMDesa, peluang dan resiko usaha masih perlu ditingkatkan; (2) Ketrampilan Pengelola BUMDesa, masih perlu ditingkatkan khususnya dalam hal melakukan kelayakan usaha serta membuat perencanaan usaha, hal ini dibuktikan unit usaha yang mengalami kerugian dikarenakan tidak melakukan studi kelayakan usaha dan tidak membuat perencanaan usaha; dan (3) sikap pengelola BUMDesa, khususnya dalam mengenali potensi diri dalam berwirausaha dan membangun komitmen dalam berwirausaha masih perlu ditingkatkan lagi.

Item Type: Thesis (Doctoral)
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Ekonomi (FE) > Jurusan Ekonomi Pembangunan (EKP) > S3 Pendidikan Ekonomi
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 29 Aug 2019 04:29
Last Modified: 09 Sep 2019 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/115871

Actions (login required)

View Item View Item