Hubungan kepribadian big five, kecerdasan emosional, usia, jenis kelamin, persepsi keadilan organisasi, komitmen organisasi dan Organizational Citizenship Behavior (OCB) guru SMA di Kabupaten Pasuruan / Muhammad Alwi

Alwi, Muhammad (2020) Hubungan kepribadian big five, kecerdasan emosional, usia, jenis kelamin, persepsi keadilan organisasi, komitmen organisasi dan Organizational Citizenship Behavior (OCB) guru SMA di Kabupaten Pasuruan / Muhammad Alwi. Doctoral thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Alwi, Muhammad, 2019. HubunganKepribadian Big Five, KecerdasanEmosional, Usia, JenisKelamin, PersepsiKeadilanOrganisasi, KomitmenOrganisasi Dan OCB (Organizational Citizenship Behavior) Guru SMAdi KabupatenPasuruan. Disertasi, Program StudiDoktorManajemen Pendidikan, FakultasIlmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang, Pembimbing:(I) Prof. Dr. Bambang Budi Wiyono,. M.Pd., (II) Prof. Dr. Ibrahim Bafadhal, M.Pd, dan (III) Prof. Dr. Ali Imron,.M.Pd, M.Si Kata kunci: big five, kecerdasanemosional, persepsikeadilanorganisasi, komitmenorganisasi, organizational citizenship behaviour. Dalamsatudekadeterakhir, risetterkaitorganization citizenship behavior (OCB) cukupbanyakdenganberbagaihal yang dikajibaikaspekteoritismaupun pada aplikasipraktis. Faktoryang mempengaruhiOCBcukupbanyakmulaidarikepribadian, masa kerja, usia, gender, keadilanorganisasi, komitmenorganisasi, big five, kecerdasanemosionalatauemotional intelligence dan banyak yang lainnya. Walaupunpenelitianitucukupbanyak, tetapikhususterkait guru dan lembagapendidikanmasihsedikitditemukan. Beberapa yang adaantara lain penelitian oleh DiPaola dan Neves (2009) menunjukkanbahwaperilaku OCB guru pada sekolah negeri di Amerika Serikat dan Portugisberpengaruhterhadapefektivitasorganisasi. SonerPolat, menelitiOCB guru di Turkey (2009), Bogler (2015), di Israel, Rahmi (2013) menelitiOCB guru SMA di Lombok, Kaihatu di Surabaya, Makvandi (2017) menelitiguru di Iran, juga Riffat-un-Nisa Awan, et al 2018 in Pakistan, WS Chandrasekara, 2019, di Sri Lanka.Terkaitbidangpendidikan, riset OCB menjadihal yang sangatpentingdikembangakankarenapendikanmerupakanhal yang unik dan berbedajikadibandingkandenganbidang lain dan guru memilikiperan yang sangat vital dalammenetukanmajuatautidaknyasuatupendidikandalamsemuajenjang dan bentuk. (Hendri, 2009, LuhWidiAstriani, 2017). Karenanyalembagapendidikanmemerlukan guru yang berkomitmentinggi, siapmembantusiswa juga rekankerja.Sayangnya, penelitian-penelitiantersebutbelummengkajisecaralebihlengkap dan berurutanbagaimanakaitanfaktordiri yang cukupmenetap, variabelkepribadian (sepertigender, usia, emotional intelligence dan big five dll) terhadapsikap (disiniadalahPersepsiKeadilanOrganisasi dan KomitmenOrganisasi) dan perilaku (OCB). Azwar (2007) mengatakansecarapsikologisadatahapanantarakepribadian yang akanmenentukansikap, dan sikap yang dimiliki oleh seseorangakanmenentukanperilakunyadalamhalini OCB.PenelitianiniberupayamelihathubunganantaraVariabelKepribadian [yang terdiridaribig five (BV), kecerdasanemosional (KE),usia (U) dan jeniskelamin (JK)], dan sikap [disiniadalahpersepsikeadilanorganisasi (PKO) dan komitmenorganisasi(KO)] terhadapPerilaku (OCB). Penelitianiniadalahpenelitankuantitatif, deskriptifkorelasional, denganpengambilansampelcluster stratified proporsional simple random sampling. Dari 1162 total populasidengan 43 sekolah se KabupatenPasuruan, setelahdicluster (daerah-daerah yang maju dan tidaksecaraekonomi dan pendidikan, dan kategorilaki-laki dan perempuan), ada 5 kecamatanyang mewakilidengan 677 total guru. Denganpendekatanpengambilansampeldari Gay dan Ferdinand, sampeldiambilsejumlah 175 orang (dari 22 sekolah), denganproporsional. Intrumentdalampenelitianinimengambildarikuesioner para pakarsebelumnyadenganmodifikasi, pengujiansampel 30 orang, dilakukandenganteknikKorelasi Pearson (Product Moment), hasilnya valid( r>dari 0.3, yaitu 0.36, ataukoefisien r hitung> r tabel). Demikian juga reliabilitasnya, dihitungdenganteknik Cronbach’s Alpha, dan menghasilkan> 0.6. Setelah data terkumpuldilakukananalisisbaikanalisisdeskriptif juga inferensialdenganbantuan SPSS dan SEM (PLS). Hasil penelitianmenunjukkanyang berhubungansecarasignifikanantarvariabeladalahBV-OCB (0.223), PKO-OCB (0.258), KO-OCB (0.280), BV-KO (0.310), EI-KO (0,166), U-KO (0.152), J-KO (0.109), PKO-KO (0.214), BV-PKO (0.461), EI-PKO (0.160), U-PKO (0.156), BV-PKO-OCB (0.119), BV-PKO-KO-OCB (0.028), EI-PKO-OCB (0.041), PKO-KO-OCB (0.060), sementara yang tidaksignifikanadalah EI-OCB, U-OCB, JK-OCB, JK-PKO, EI-PKO-KO-OCB, U-BV-PKO-KO-OCB, JK-BV-PKO-KO-OCB, JK-EI-PKO-KO-OCB.SecaraumumKepribadian (BV danEI) berhubunganpositifdengansikap, sementaraterhadap OCB, hanya BV yang konsisten, sedang EI akanberhubunganpositifterhadap OCB hanyabilamelewati PKO,sementarasecaralangsungmemilikihubunganyang tidaksignifikan. Semenatara JK dan U tidaksignifikanterhadap OCB dan tidakkonsisitenhubungannyaterhadapSikap. Demikian juga sikapmemilikihubunganpositifterhadapperilaku (OCB). Terlihatdarifaktorkepribadian yang paling konsistenberhubungnsecarapositifterhadapsikap dan perilaku (OCB) adalah BV, baik direct maupun indirect. BV - OCB (0.223), BV-PKO (0.461), BV- KO (0.310), BV-PKO-KO (0.099), BV-PKO-KO-OCB (0.028). Denganhasilinimakadapatdikatakanbetapapentingnya OCB dan faktor-faktor yang mempengaruhinya, juga dapatdijadikanacuandalampengembangan SDM guru selanjutnya, baik oleh guru sendirimaupunKepalaDinassetempat. KepalaSekolah juga KepalaDinasPendidikanhendaknyamemperhatikan guru-guru yang secarakomitmenkeguruannyajelas (big fivetinggi), dimanainimemberikangambaransertamenunjukkanadakesesuaianmerekadalammemilihpekerjaansebagai guru (panggilan, mengajar dan mendidik)sertaberminat pada bidangpendidikan dan pengajaran, juga keinginanmengembangkan dan mengamalkanilmupengetahuan, sertainginikutmencerdaskanbangsa Indonesia, meskipungaji yang diperolehsebagai guru dirasakankecil. Big five dapatmenjadiacuandalamhalrecruitmen,pembinaansertamempertahankankinerja guru. Disampingitusekolahperlumemperhatikanlingkungansekolah agar memberikan PKO yang baik, demi meningkatkanperilakupositif guru-guru disekolah, disampingitu juga diperlukanuntukmelakukanmotivasi guru (karena loading factor dalamindikataorEI, paling rendah, 0.635 dibandingkan yang lainnya).

Item Type: Thesis (Doctoral)
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) > Jurusan Administrasi Pendidikan (AP) > S3 Manajemen Pendidikan
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 05 Feb 2020 04:29
Last Modified: 09 Sep 2020 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/115309

Actions (login required)

View Item View Item