Pengaruh strategi pembelajaran inkuiri dan kemampuan awal terhadap kemampuan pemecahan masalah keterampilan metakognisi mahasiswa / Mumun Nurmilawati

Nurmilawati, Mumun (2019) Pengaruh strategi pembelajaran inkuiri dan kemampuan awal terhadap kemampuan pemecahan masalah keterampilan metakognisi mahasiswa / Mumun Nurmilawati. Doctoral thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Nurmilawati, Mumun. 2019. Pengaruh Strategi Pembelajaran Inkuiri Dan Kemampuan Awal Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Dan Keterampilan Metakognisi. Disertasi. Program Studi Teknologi Pembelajaran, Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing. (1) Prof. Dr. Punaji Setyosari, M.Pd., M.Ed., (2) Prof. Dr.agr. Mohamad Amin, S.Pd., M.Si., (3) Dr. Dedi Kuswandi, M.Pd. Kata kunci: Strategi Pembelajaran Inkuiri, Kemampuan Awal, Kemampuan Pemecahan Masalah, Keterampilan Metakognisi. Tujuan penelitian adalah untuk menguji perbedaan kemampuan pemecahan masalah dan keterampilan metakognisi pada mahasiswa dalam proses pembelajaran menggunakan strategi pembelajaran inkuiri terbimbing dan proses pembelajaran menggunakan strategi pembelajaran inkuiri bebas, perbedaan kemampuan pemecahan masalah dan keterampilan metakognisi mahasiswa yang memiliki kemampuan awal rendah dan mahasiswa yang memiliki kemampuan awal tinggi, dan interaksi antara strategi pembelajaran inkuiri dengan kemampuan awal terhadap kemampuan pemecahan masalah dan keterampilan metakognisi. Rancangan penelitian menggunakan eksperimen semu pretest-postest nonequivalent control group design. Subyek penelitian sebanyak 70 mahasiswa yang terdiri atas 2 kelas yaitu kelas eksperimen sebanyak 35 mahasiswa dan kelas kontrol sebanyak 35 mahasiswa. Instrumen yang digunakan adalah soal kemampuan awal, soal untuk kemampuan pemecahan masalah dan soal keterampilan metakognisi. Teknik analisis data menggunakan analisis varian multivariat (MANOVA). Penelitian ini membuktikan: (1) terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah mahasiswa yang diajar dengan menggunakan strategi pembelajaran inkuiri terbimbing dan yang diajar dengan menggunakan strategi pembelajaran inkuiri bebas, mahasiswa yang diajar dengan menggunakan strategi pembelajaran inkuri terbimbing kemampuan pemecahan masalahnya lebih tinggi daripada mahasiswa yang diajar dengan menggunakan strategi pembelajaran inkuiri bebas; (2) terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah mahasiswa yang memiliki kemampuan awal tinggi dengan mahasiswa yang memiliki kemampuan awal rendah, mahasiswa yang memiliki kemampuan awal tinggi kemampuan pemecahan masalahnya lebih tinggi daripada mahasiswa yang memiliki kemampuan awal rendah; (3) tidak terdapat interaksi antara strategi pembelajaran dan kemampuan awal yang berbeda terhadap kemampuan pemecahan masalah mahasiswa; (4) terdapat perbedaan keterampilan metakognisi mahasiswa yang diajar dengan menggunakan strategi pembelajaran inkuri terbimbing dan yang diajar dengan menggunakan strategi pembelajaran inkuiri bebas, mahasiswa yang diajar dengan menggunakan strategi pembelajaran inkuiri terbimbing keterampilan metakognisinya lebih tinggi daripada mahasiswa yang diajar dengan menggunakan strategi pembelajaran inkuiri bebas; (5) terdapat perbedaan keterampilan metakognisi mahasiswa yang memiliki kemampuan awal tinggi dan mahasiswa yang memiliki kemampuan awal rendah, mahasiswa yang memiliki kemampuan awal tinggi keterampilan metakognisinya lebih tinggi daripada mahasiswa yang memiliki kemampuan awal rendah; (6) tidak terdapat interaksi antara strategi pembelajaran inkuiri dan kemampuan awal yang berbeda terhadap keterampilan metakognisi mahasiswa. Berdasarkan temuan hasil penelitian, disarankan sebagai berikut: (1) dosen sebaiknya mengurangi penggunaan strategi pembelajaran konvensional, karena strategi pembelajaran konvensional dilandasi oleh pendekatan yang berpusat pada dosen (teacher centered learning) karena akan membatasi kesempatan pada mahasiswa untuk mengkontruksi pengetahuannya sehingga tidak mendorong pengembangan kemampuan pemecahan masalah dan juga keterampilan metakognisinya; (2) dalam proses pembelajaran, seorang dosen harus mampu memilih sebuah strategi pembelajaran salah satunya adalah strategi pembelajaran inkuiri terbimbing dalam langkah-langkahnya terdiri atas merumuskan masalah, merumuskan hipotesis, melakukan eksperimen untuk mengumpulkan data, dan membuat kesimpulan, karena berdasarkan hasil penelitian strategi pembelajaran inkuiri terbimbing dapat mempengaruhi kemampuan pemecahan masalah dan keterampilan metakognisi karena kemampuan penalaran dan kemampuan berpikir mahasiswa akan berkembang dengan baik; (3) penerapan strategi pembelajaran inkuiri terbimbing membutuhkan kreatifitas dosen sebagai perancang, pengelola, dan evaluator pembelajaran sehingga dalam melaksanakan pembelajaran disesuaikan dengan materi, fasilitas belajar dan karakteristik mahasiswa; (4) kemampuan awal memiliki pengaruh terhadap perolehan hasil belajar yaitu kemampuan pemecahan masalah dan keterampilan metakognisi, oleh karena itu dosen perlu memberikan perhatian terhadap mahasiswa yang memiliki kemampuan rendah agar dapat menyesuaikan diri dalam proses pembelajaran.

Item Type: Thesis (Doctoral)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) > Jurusan Teknologi Pendidikan (TEP) > S3 Teknologi Pembelajaran
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 14 Aug 2019 04:29
Last Modified: 09 Sep 2019 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/115041

Actions (login required)

View Item View Item