Pengaruh model Problem Based Learning (PBL) terhadap kemampuan berpikir tingkat tinggi dan hasil belajar siswa kelas V SDN Bendoagung 3 Kabupaten Trenggalek / Risky Priliani Puspitasari

Puspitasari, Risky Priliani (2019) Pengaruh model Problem Based Learning (PBL) terhadap kemampuan berpikir tingkat tinggi dan hasil belajar siswa kelas V SDN Bendoagung 3 Kabupaten Trenggalek / Risky Priliani Puspitasari. Masters thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Puspitasari, Risky. P. 2019. Pengaruh Model Problem Based Learning (PBL) terhadap Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi dan Hasil Belajar Siswa Kelas V SDN Bendoagung 3 Kabupaten Trenggalek. Tesis, Program Studi Pendidikan Dasar, Pascasarjana, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Drs. I Wayan Dasna, M.Si., M.Ed., Ph.D, (2) Dr. Sutarno, M.Pd. Kata Kunci: model problem based learning (PBL), kemampuan berpikir tingkat tinggi, hasil belajar kognitif. Pembelajaran IPA atau sains (science) pada sekolah dasarmenekankan siswa untuk dapat terlibat secara langsung dalam proses pemecahan masalah dengan melibatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa agar mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Penggunaan kemampuan berpikir tingkat tinggi secara optimal dalam proses pembelajaran dapat meningkatkan keberhasilan belajar siswa.Model Problem Based Learning (PBL) dapat digunakan sebagai alternatif untuk memfasilitasi siswa dalam kegiatan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengaruh kemampuan berpikir tingkat tinggi dan hasil belajar kognitif siswa kelas V SDN 3 Bendoagungdengan pengajaran menggunakan PBL dan konvensional. Penelitian ini menggunakan rancangan eksperimen semu. Subjek penelitian yang digunakan yaitu siswa kelas V SDN 3 Bendoagung, Kabupaten Trenggalek yang terdiri dari dua kelas, kelas V A ditetapkan sebagai kelas eksperimen dengan jumlah 24 siswa dan kelas V B ditetapkan sebagai kelas kontrol dengan jumlah 22 siswapada tahun ajaran 2018/2019 semester genap. Instrumen perlakuan berupa silabus, RPP dan LKS, sedangkan instrumen pengukuran berupa soal pilihan ganda yang telah divalidasi masing-masing terdiri dari 10 soal tes kemampuan berpikir tingkat tinggi yang valid dengan reliabilitas 0,735 dan 12 soal tes hasil belajar yang valid dengan reliabilitas 0,753 dan soal essay. Uji hipotesis menggunakanMANOVA. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) kemampuan berpikir tingkat tinggi pada siswa kelas eksperimen dan kontrol memiliki perbedaan dibuktikan dengan perolehan nilai rata-rata untuk kelas PBL yaitu 80,8 lebih tinggi dibandingkan dengan kelas yang diajarkan pembelajaran konvensional yaitu 72,7, (2) siswa dengan kemampuan awal yang tinggi memiliki kemampuan berpikir tingkat tinggi yang lebih baik dibandingkan dengan siswa dengan kemampuan awal yang rendah, karena secara statistik diperoleh nilai signifikansi 0,001 < 0,05, (3) model PBLberpengaruh terhadap kemampuan berpikir tingkat tinggi pada siswa dengan kemampuan awal tinggi dan rendah, hasil analisis data diperoleh 0,791 > 0,05, (4) hasil belajar kognitif pada siswa kelas eksperimen dan kontrol memiliki perbedaan perolehan nilai rata-rata 85,1 untuk kelas dengan model PBL, sedangkan pembelajaran konvensional 76,5, (5) siswa dengan kemampuan awal yang tinggi dan rendah sama-sama memiliki hasil belajar kognitif yang meningkat dibuktikan dengan hasil analisis data menunjukkan 0,052 < 0,05, dan(6) model PBL berpengaruh terhadap hasil belajar pada siswa dengan kemampuan awal tinggi dan rendah diperoleh nilai signifikansi diperoleh 0,805 > 0,05.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: PASCASARJANA(PS) > S2 Pendidikan Dasar
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 21 Nov 2019 04:29
Last Modified: 09 Sep 2019 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/114789

Actions (login required)

View Item View Item