Peningkatan keterampilan berbicara siswa kelas IV SD Muhammadiyah 1 Malang melalui model kooperatif tipe Time Token Arends berbantuan media gambar / Elwi Nailul Muna

Muna, Elwi Nailul (2019) Peningkatan keterampilan berbicara siswa kelas IV SD Muhammadiyah 1 Malang melalui model kooperatif tipe Time Token Arends berbantuan media gambar / Elwi Nailul Muna. Masters thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

RINGKASAN Muna, Elwi Nailul. 2019. Peningkatan Keterampilan Berbicara Siswa Kelas IV SD Muhammadiyah 1 Malang Melalui Model Kooperatif Tipe Time Token Arends Berbantuan Media Gambar. Tesis. Program Studi Pendidikan Dasar. Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. I Nyoman Sudana Degeng, M.Pd., (II) Prof. Dr. Fattah Hanurawan, M.Si, M.Ed. Kata kunci: Keterampilan Berbicara, Model Time Token Arends, Media Gambar. Berdasarkan hasil studi pendahuluan yang dilakukan peneliti pada siswa kelas IV B SD Muhammadiyah 1 Malang ditemukan beberapa permasalahan pada saat proses pembelajaran berlangsung. Permasalahan yang ada selama proses pembelajaran fokus pada keterampilan siswa dalam berbicara yang masih rendah. Permasalahan yang paling menonjol terlihat pada saat proses pembelajaran meliputi (1) Siswa yang masih sulit memahami materi yang diberikan guru, (2) Kegiatan komunikasi antara guru dengan siswa masih kurang, (3) Kegiatan berbicara yang dilakukan di dalam kelas masih belum maksimal, terlihat masih banyak siswa yang tidak memiliki keberanian untuk berbicara didepan kelas, (4) Kegiatan berbicara seperti menceritakan kembali masih kurang berjalan maksimal, siswa masih kesulitan dalam memilih kosa kata dan masih cenderung sering mengulang kalimat, (5) Selama proses pembelajaran berlangsung guru kurang memberikan inovasi dalam pembelajaran seperti penerapan model pembelajaran dan penggunaan media pembelajaran yang mendukung ketercapaian proses pembelajaran, (6) Hasil belajar rata-rata secara klasikal masih belum mencapai KKM yang sudah ditentukan yaitu 70 dan hasil dari capaian siswa masih mencapai 68.86. Tujuan dilakukan penelitian ini yaitu untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa Kelas IVB SD Muhammadiyah 1 Malang melalui Model Kooperatif Tipe Time Token Arends dengan berbantuan Media Gambar. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan rancangan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) seperti model penelitian yang dilakukan oleh Kemmis dan Taggart (2014). Penelitian ini dilaksanakan melalui dua siklus. Tindakan selama proses pelaksanaan penelitian masing-masing melalui empat tahapan yang berulang pada setiap siklusnya, yaitu: (1) Merencanakan kegiatan pembelajaran untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa, (2) Melaksanakan proses pembelajaran dan melakukan pengamatan dengan menerapkan model tipe time token arends berbantuan media gambar untuk dapat mendorong siswa agar lebih terampil bicara didalam kelas (3) Melakukan refleksi dan evaluasi diri mengenai proses pembelajaran, (4) Peneliti menarik kesimpulan mengenai pernelitian perlu dilakukan tindakan selanjutnya atau tidak. Data yang dikumpulkan pada penelitian ini meliputi hasil belajar, observasi, wawancara, dokumentasi, dan angket. Data yang dianalais meliputi instrumen yang digunakan selama proses penelitian. Instrumen data tersebut berupa RPP, Lembar Kerja Siswa (LKS), pedoman wawancara guru kelas, pedoman wawancara siswa, pedoman observasi aktivitas guru, pedoman observasi penilaian keterampilan berbicara siswa saat menggunakan model berbantuan media, dan angket keterampilan berbicara siswa yang sudah divalidasi oleh ahli bidang pendidikan dasar. Berdasarkan hasil penelitian terdapat peningkatan ketrampilan berbicara, khususnya melalui model kooperatif tipe time token arends berbantuan media gambar. Hal ini dapat terlihat dari ketercapaian yang didapat siswa sudah sesuai dengan kriteria keberhasilan secara klasikal yang ingin dicapai pada penelitian yaitu nilai KKM mencapai 70 dan ketuntasan belajar siswa mencapai ≥75%. Peningkatan tersebut dapat terlihat dari rata-rata hasil belajar siswa pada siklus I 73.67 dan meningkat pada pelaksanaan siklus II mencapai 77.25. Presentase ketuntasan belajar siswa juga sudah dapat meningkat pada keterampilan berbicara. Siklus I yang dilaksanakan sudah dapat menuntaskan 60.71% siswa dan meningkat pada siklus II mencapai 82.14%. Peningkatan keterampilan berbicara siswa diperoleh dari interaksi antara guru dan siswa yang meningkat. Begitu pula keterampilan siswa dalam berbicara didepan kelas mempresentasikan media gambar yang sudah dibagikan guru saat penerapan model kooperatif tipe time token arends. Peningkatan keterampilan berbicara siswa meningkat karena penggunaan model dan media pembelajaran menjadi salah satu faktor untuk menumbuhkan rasa percaya diri siswa. Siswa didorong untuk dapat berbicara di depan kelas, menyampaikan pendapat, kritik maupun sanggahan terhadap pertanyaan atau pernyataan yang dilakukan siswa lain. Siswa menjadi jauh lebih aktif secara klasikal, pada saat guru memberikan tugas maupun kegiatan yang mendukung peningkatan keterampilan berbicara siswa. Kegiatan diskusi yang dilakukan secara berkelompok juga sudah memberikan dampak positif bagi peningkatan keterampilan berbicara siswa. Terlihat sudah tidak ada siswa yang mendominasi untuk jauh lebih berperan dalam berbicara pada saat penerapan model kooperatif tipe time token arends ini.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: PASCASARJANA(PS) > S2 Pendidikan Dasar
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 24 Jul 2019 04:29
Last Modified: 09 Sep 2019 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/114777

Actions (login required)

View Item View Item