Makna tradisi sekura cakak buah bagi masyarakat Saibatin di Kabupaten Lampung Barat melalui kajian geografi / Eka Purnama Sari

Sari, Eka Purnama (2020) Makna tradisi sekura cakak buah bagi masyarakat Saibatin di Kabupaten Lampung Barat melalui kajian geografi / Eka Purnama Sari. Masters thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

RINGKASAN Sari, Eka Purnama. 2019. Makna Tradisi Sekura Cakak Buah Bagi Masyarakat Saibatin Di Kabupaten Lampung Barat Melalui Kajian Geografi. Tesis, Program Studi Pendidikan Geografi, Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Prof. Dr. Budijanto, M.Sos., (II) Dr. Singgih Susilo, M.S., M.Si. Kata Kunci: Makna Tradisi, Sekura Cakak Buah, Masyarakat Saibatin Tradisi merupakan sebuah warisan budaya yang harus dijaga dan dilestarikan. Tradisi adalah hasil pengalaman budaya yang memiliki makna dan nilai bagi masyarakat yang melaksanakannya. Sekura cakak buah sebagai suatu kebudayaan asli dan tertua di Kabupaten Lampung Barat juga memiliki makna dan nilai-nilai terentu. Pada kenyataannya generasi muda saat ini banyak yang tidak mengetahui dan memahami makna dan nilai yang terkandung dalam tradisi sekura cakak buah. Mereka memaknai tradisi hanya sebatas memeriahkan acara tahunan, sehingga terjadi pergeseran makna, dan juga penggunakan pakian terlaklu pendek dan terbuka. Sekura kamak yang membawa banyak pohon dan ranting menyebabkan kemacetan dan kerusakan lingkungan. Fokus penelitian adalah analisis geografi tradisi sekura cakak buah, makna tradisi sekura cakak buah bagi masyarakat saibatin; dan implementasi makna dan nilai pada kehidupan masyarakat saibatin. Penelitian menggunakan desain kualitatif dengan pendekatan geografi dan pemahaman makna etnografi. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik pengamatan terlibat (participant observation), wawancara mendalam (indeep interview), dan studi dokumentasi. Sumber data penelitian terdiri dari informan kunci dan informan pendukung. Analisis data meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Penelitian menggunakan alur penelitian maju bertahap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, Kondisi fisik, sosial, dan budaya masyarakat saibatin mempengaruhi terbentuknya jenis-jenis sekura dalam pelaksanaan tradisi sekura cakak buah dan menghasilkan tradisi unik yang mencerminkan karakteristik wilayah tersebut. Kedua, Makna tradisi sekura cakak buah bagi masyarakat saibatin meliputi tiga pemaknaan. Pemaknaan tersebut yakni sekura dimaknai sebagai identitas diri masyarakat saibatin, sekura dimaknai sebagai kehidupan penghuni Kecamatan Batu Brak, dan sekura dimaknai sebagai kehidupan sosial masyarakat saibatin. Ketiga, Makna dan nilai tradisi sekura cakak buah terimplementasi dalam kehidupan sehari-hari masyarakat saibatin. Implementasi makna dan nilai tersebut meliputi: a) makna dan nilai budaya terdiri dari identitas budaya masyarakat saibatin, warisan budaya masyarakat Lampung, dan ikon Kabupaten Lampung Barat; b) makna dan nilai religi (keagamaan) terdiri dari Ketuhanan Yang Maha Esa, berdoa, bersyukur, dan berserah, serta ngejalang (saling memaafkan); c) makna dan nilai ekonomi terdiri dari adanya aktivitas ekonomi di Pasar Tumpah, dan Lamban Sekura dan Taman Ham Tebiu; dan d) makna dan nilai sosial terdiri dari kekeluargaan kesamaan antar sesama, beguai jejama (bekerja sama) dan hubungan sosial/silaturahmi, sosialisasi, dan saling menghormati.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial (FIS) > Jurusan Geografi (GEO) > S2 Pendidikan Geografi
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 22 Jan 2020 04:29
Last Modified: 09 Sep 2020 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/113825

Actions (login required)

View Item View Item