Produksi ruang pariwisata Wakatobi / Muhammad Al Dilwan

Al Dilwan, Muhammad (2019) Produksi ruang pariwisata Wakatobi / Muhammad Al Dilwan. Masters thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Dilwan, Muhammad Al. 2019. Produksi Ruang Pariwisata Wakatobi. Tesis. Program Studi Pendidikan Geografi. Program Magister Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. I Komang Astina, M.S., Ph.D., (II) Syamsul Bachri, S.Si., M.Sc., Ph.D. Kata Kunci: Produksi Ruang, Pariwisata, Wakatobi Pariwisata adalah sektor ekonomi unggulan Indonesia, penyumbang devisa yang tinggi dan merupakan sektor penyerap tenaga kerja. Menyadari posisi penting pariwisata, pemerintah membentuk 10 destinasi pariwisata prioritas pembangunan Indonesia. Wakatobi adalah salah satu 10 destinasi pariwisata terpilih. Sepuluh destinasi terpilih dikelola oleh Badan Otorita Pariwisata (BOP). BOP Wakatobi ditolak masyarakat. BOP adalah bentuk pengelolaan pariwisata yang dianggap kurang memerhatikan nilai lokalitas daerah. Fokus penelitian ini adalah 1) proses terbentuknya ruang pariwisata Wakatobi, 2) menganalisis relasi aktor produsen ruang pariwisata Wakatobi, dan 3) menelaah implikasi spasial terbentuknya ruang pariwisata Wakatobi. Penelitian dirancang menggunakan metode kulitatif dengan pendekatan studi kasus. Sumber data berasal dari informan, hasil pengamatan dan telaah pustaka. Informan penelitian adalah pemerintah Wakatobi, tokoh masyarakat dan masyarakat Wakatobi. Prosedur pengumpulan data menggunakan teknik wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Analisis data kualitatif menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang terdiri pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Pemeriksaan keabsahan data dilakukan dengan cara triangulasi data dan audit trail. Hasil penelitian menunjukkan proses produksi ruang pariwisata Wakatobi dimulai dari keterlibatan masyarakat dan swasta dalam pengelolaan pariwisata, kebijakan spasial penetapan Wakatobi sebagai kawasan pariwisata dan pemikiran masyarakat yang memersepsikan wilayahnya sebagai ruang pariwisata. Aktor produsen ruang pariwasata Wakatobi adalah pemerintah, swasta, akademisi dan masyarakat. Pembentukan ruang pariwisata menyebabkan konflik ruang antara pemerintah, swasta dan masyarakat. Masyarakat menolak sistem zonasi taman nasional yang tumpang tindih dengan zonasi tradisional. Ruang akses laut masyarakat dibatasi oleh wilayah proteksi PT.Wakatobi Dive Resort dengan alasan wilayah tersebut merupakan wilayah konservasi dan perusahaan telah memberikan biaya sewa karang terhadap wilayah yang diproteksi. Sistem pengelolaan pariwisata Badan Otorita Pariwisata (BOP) kurang disepakati. Masyarakat menginginkan pemaksimalan peran dalam pengelolaan pariwisata dan peminimalan peran pemerintah dan swasta.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial (FIS) > Jurusan Geografi (GEO) > S2 Pendidikan Geografi
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 24 Jul 2019 04:29
Last Modified: 09 Sep 2019 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/113811

Actions (login required)

View Item View Item