Pengembangan model pembelajaran Social Assimilation Project (SAP) pada matakuliah Pendidikan Pancasila di Universitas Negeri Malang / Zulfikar Waliyuddin Fattah

Fattah, Zulfikar Waliyuddin (2020) Pengembangan model pembelajaran Social Assimilation Project (SAP) pada matakuliah Pendidikan Pancasila di Universitas Negeri Malang / Zulfikar Waliyuddin Fattah. Masters thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Fattah, Zulfikar Waliyuddin. 2019. Pengembangan Model Pembelajaran Social Assimilation Project (SAP) Pada Matakuliah Pendidikan Pancasila Di Universitas Negeri Malang. Tesis, Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Pasca Sarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Umi Dayati, M.Pd, (2) Dr. Edi Suhartono, S.H, M.Pd. Kata Kunci : Social Assimilation Project, Model Pembelajaran, Pendidikan Pancasila Pada kondisi saat ini, proses pembelajaran Pendidikan Pancasila mengalami proses dimana peserta didik seringkali bosan dengan pelajaran ini. Inilah yang menjadi suatu permasalahan yang harus dihadapi Pendidikan Pancasila. Peserta didik saat ini lebih senang pelajaran lain diluar Pendidikan Pancasila, karena menganggap Pendidikan Pancasila merupakan pelajaran yang tidak penting dan membosankan. Tidak hanya itu, kebanyakan pendidik Pendidikan Pancasila memberikan pembelajaran dengan apa adanya dan hanya memakai model pembelajaran konvensional, yang lebih dipentingkan adalah materi tersampaikan, sementara pendidik tidak peduli apakah proses pembelajaran tersebut terlaksana kepada peserta didik dengan bermakna atau dapat dikatakan pembelajaran tersebut memiliki dampak yang signifikan kepada siswa. Penelitian ini berfokus pada mahasiswa yang notabene mengenyam pendidikan pada tingkat perguruan tinggi. Pada tingkat ini, pendidikan Pancasila menjadi sebuah matakuliah umum yang wajib dipelajari oleh setiap mahasiswa. Sehingga hal inilah yang mengistimewakan Pendidikan Pancasila sebagai salah satu matakuliah pendidikan karakter pada tingkat perguruan tinggi. Dengan begitu pelaksanaan matakuliah ini haruslah benar-benar diperhatikan dengan serius dan tidak sekedarnya saja. Masalah tersebut bisa terjadi karena faktor pembelajaran dikelas yang kurang bermakna, dimana dosen hanya melaksanakan kewajiban mereka menyampaikan materi kuliah, namun tidak dapat diterima dengan sepenuhnya oleh mahasiswanya. Oleh karena itu peneliti membuat model pembelajaran yang dapat memberikan makna yang dalam kepada mahasiswa untuk Pendidikan Pancasila pada saat ini. Model pembelajaran ini adalah Social Assimilation Project (SAP). Dalam model pembelajaran ini menekankan pada sebuah pembelajaran bermakna untuk mata kuliah Pancasila. Basic dari model Social Assimilation Project (SAP) adalah mahasiswa yang telah mendapatkan teori di dalam kelas akan membuat project ke dalam masyarakat secara langsung. Sehingga dapat membantu memberikan pengalaman belajar baru dan menarik untuk peserta didik. Penelitian ini, adalah penelitian pengembangan (research and development). Model penelitian yang digunakan adalah Model 4D yang telah dimodifikasi oleh peneliti. Tahap pertama adalah define (pendefinisian) yang meliputi analisis awal akhir,tahap kedua adalah design (perancangan) yang meliputi penyusunan tes, penyusunan media, penyusunan format dan rancangan awal. Tahap ketiga adalah develop (pengembangan) yang meliputi validasi ahli dan uji coba produk. Hasil penelitian model pembelajaran Social Assimilation Project (SAP) ini menunjukkan bahwa model pembelajaran ini valid, praktis dan menarik. Uji Validasi Ahli model pembelajaran dengan memperoleh nilai sebesar 96,67% dengan kategori sangat layak dan dapat digunakan, Uji Validasi Ahli materi dengan memperoleh nilai sebesar 85% dengan kategori sangat layak dan dapat digunakan. Uji Validasi RPS dengan memperoleh nilai sebesar 85% dengan kategori sangat praktis dan dapat digunakan. Uji kepraktisan model pembelajaran Social Assimilation Project (SAP) dari dosen pengampu matakuliah memperoleh nilai sebesar 92,5% dengan kategori sangat praktis dan dapat digunakan. Serta untuk mengukur kemenarikan didapatkan dari respon peserta didik yang mengikuti perkuliahan dengan memperoleh nilai sebesar 80,32% dan 70,49% dengan kategori menarik untuk diterapkan dalam proses pembelajaran. Dengan begitu didapatkan bahwa pengembangan model pembelajaran Social Assimilation Project (SAP) merupakan salah satu model pembelajaran yang inovatif dan menarik.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial (FIS) > Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan (HKn) > S2 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 20 Jan 2020 04:29
Last Modified: 09 Sep 2020 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/113549

Actions (login required)

View Item View Item