Analisis pelaksanaan pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan berbasis fisiologi di SMA Negeri se Kecamatan Lowokwaru Kota Malang / Bagus Budi Hartono

Hartono, Bagus Budi (2019) Analisis pelaksanaan pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan berbasis fisiologi di SMA Negeri se Kecamatan Lowokwaru Kota Malang / Bagus Budi Hartono. Masters thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

RINGKASAN Hartono, Bagus Budi 2016.AnalisisPelaksanaan Pembelajaran Pendidikan Jasmani Berbasis Fisiologis di SMA Negeri Se Kecamatan Lowokwaru Kota Malang. Tesis, Program Studi Pendidikan Olahraga, Pascasarjana UniversitasNegeri Malang.Pembimbing: (I) Prof. Dr. M.E. Winarno, M.Pd (II) Dr. Sugiharto, M.S. Kata Kunci: denyut nadi, tekanan darah, suhu tubuh, pelaksanaanpendidikan jasmani. Pendidikan jasmani merupakan pembelajaran yang berpusat pada aspek gerak yang melibatkan aspek fungsi tubuh secara menyeluruh baik dariaspek fisik maupun fisiologis. Yang bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan dan kebugaran jasmani peserta didik. Namunselama ini dalam pembelajaran pendidikan jasmani lebih menekankan pada indikator fisik dan keterampilan motorik dari pada memperhatikan aspek fisiologis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui respon tekanan darah, denyut nadi, dan suhu tubuh saat pelaksanaan pembelajaran pendidikan jasmani dari tahap persiapan sampai pendinginan di SMA Negeri se kecamatan Lowokwaru, Malang.Pengukuran ini berguna untuk mengetahui pelaksanaan pembelajaran pendidikan jasmani sudah atau belum sesuai dengan beban aktivitas fisik yang direkomendasikan yang dapat meningkatkan derajat kesehatan. Penelitian ini merupakan penelitian diskriptif kualitatif yang berfungsi untuk memotret pelaksanaan pembelajaran pendidikan jasmani yang dilakukan di SMA Negeri se kecamatan Lowokwaru. Pengukuran tekanan darah, denyut nadi, dan suhu tubuh dilakukan pada empat tahapan, 1) persiapan (P), 2) pemanasan (PS), 3) kegiatan inti (KI), dan 4) pendinginan (PD). Hasil pengukuran dari tahap persipan, pemanasan, kegiatan inti dan pendinginan. Tekanan darah putra 118/74mmHg (P), 123/79 mmHg (PS), 128/77 mmHg (KI), 120/79 mmHg (PD). Putri115/74 mmHg (P), 120/77 mmHg (PS), 119/76 mmHg (KI), 113/77 mmHg (PD). Denyut nadi putra77 bpm (P), 89 bpm (PS), 92 bpm (KI), 82 bpm (PD). Putri 80 bpm (P), 90 bpm (PS), 95 bpm (KI), 86 bpm (PD). Suhu tubuh putra 35,9˚C(P), 35,8˚C (PS), 35,8˚C (KI), 36,0˚C (PD). Putri 35,7˚C(P), 35,9 ˚C (PS), 35,8 ˚C (KI), 36,0 ˚C (PD).Trendpeningkatan fisiologis dalampembelajaran pendidikan jasmani cenderung mengalami penurunan pada kegiatan inti. Kesimpulan perlu adanya peningkatan pemahaman guru terhadap respon fisiologis, rata-rata guru lebih fokus pada penguasaan materi dari pada meningkatkan kesegaran jasmani peserta didik, diperlukan dalam peningkatan kualitas kebugaran jasmani parameter-parameter fisiologis harus menjadi perhatian di dalam aspek pengukuran pendidikan jasmani.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) > Jurusan Ilmu Keolahragaan (IK) > S2 Pendidikan Olahraga
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 19 Dec 2019 04:29
Last Modified: 09 Sep 2019 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/113535

Actions (login required)

View Item View Item