Dinamika kehidupan ekonomi pengrajin shuttlecock di Desa Sumengko Kecamatan Sukomoro Kabupaten Nganjuk / Yuana Eka Kusumawardani

Kusumawardani, Yuana Eka (2019) Dinamika kehidupan ekonomi pengrajin shuttlecock di Desa Sumengko Kecamatan Sukomoro Kabupaten Nganjuk / Yuana Eka Kusumawardani. Masters thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

RINGKASAN Kusumawardani, Yuana Eka. 2019. Dinamika Kehidupan Ekonomi Pengrajin Shuttlecock di Desa Sumengko Kecamatan Sukomoro Kabupaten Nganjuk. Tesis. S2 Prodi Pendidikan Ekonomi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I): Dr. Agus Hermawan, M.Si, GrandDipMgt, MBus, (II) : Dr. Hari Wahyono, M.Pd Kata Kunci : Kehidupan Ekonomi, Literasi Keuangan, Pengrajin Shuttlecock Menurunnya produktivitas lahan pertanian serta meningkatnya kebutuhan hidup mendorong masyarakat untuk mencari peluang usaha lain agar pendapatan yang diperoleh bertambah. Home industry memiliki peranan penting untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat khususnya kelas menengah dan ke bawah. Home industry adalah usaha yang memproduksi barang yang kegiatannya dipusatkan di rumah. Pelaku usaha adalah keluarga itu sendiri dengan mengajak orang di sekitarnya sebagai pekerja. Kabupaten Nganjuk memiliki potensi usaha kecil yang tersebar di berbagai wilayahnya dan yang paling menonjol adalah industri kerajinan shuttlecock di Desa Sumengko. Awalnya usaha shuttlecock masih bersifat usaha keluarga namun sekarang sudah berkembang menjadi usaha unggulan daerah yang menopang kesejahteraan masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk memaparkan (1) perubahan kehidupan ekonomi pengrajin shuttlecock, (2) literasi dan pengelolaan keuangan yang diterapkan oleh pengrajin shuttlecock dan (3) implikasi literasi dan pengelolaan keuangan terhadap kesejahteraan pengrajin shuttlecock. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian fenomenologi. Teknik pengumpulan data menggunakan (1) wawancara mendalam, (2) observasi dan (3) dokumentasi. Penelitian ini melibatkan 5 orang informan dengan kriteria berdasarkan tingkat kesuksesan usaha. Proses analisis data dilakukan dengan cara reduksi data, penyajian data dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Perubahan kehidupan ekonomi terjadi ketika masyarakat menganggap bahwa kegiatan bertani belum bisa mencukupi kebutuhan maka dari peluang usaha yang ada dimanfaatkan untuk menambah pendapatan dan meningkatkan kesejahteraan. Tidak ada peralihan mata pencaharian karena kegiatan bertani dan membuat shuttlecock dapat berjalan bersama. Dari tahun ke tahun pola pikir pengrajin shuttlecock semakin berubah untuk meningkatkan kualitas hasil produksi dan keuntungan usaha. (2) Literasi keuangan yang dimiliki pengrajin shuttlecock berbeda-beda. Pengrajin besar mempunyai pengetahuan untuk mempertimbangkan pemilihan produk-produk keuangan kemudian diterapkan dalam tiga aspek yaitu pinjaman, tabungan dan invetasi. Pengrajin sedang dan pengrajin kecil memiliki pengetahuan tentang keuangan tetapi karena keterbatasan modal maka pengrajin berfokus pada bagaimana cara memperoleh uang untuk mengembangkan usahanya. Untuk mengelola keuangan pengrajin belum melakukan pembukuan atau pencatatan secara rutin. (3) Tingkat literasi keuangan yang semakin tinggi akan memberikan dampak positif dalam peningkatan kesejahteraan. Pengrajin yang memiliki pengetahuan dalam mengelola keuangan yang lebih baik mampu meningkatkan kesejahteraan dirinya sendiri juga orang lain.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Ekonomi (FE) > Jurusan Ekonomi Pembangunan (EKP) > S2 Pendidikan Ekonomi
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 29 Aug 2019 04:29
Last Modified: 09 Sep 2019 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/113132

Actions (login required)

View Item View Item