Pengaruh model Problem Based Learning (PBL) dipadu Team Assisted Individualization (TAI) terhadap keterampilan metakognitif, hasil belajar kognitif tinggi, dan retensi siswa / Din Hadi Shofyan

Din Hadi (2020) Pengaruh model Problem Based Learning (PBL) dipadu Team Assisted Individualization (TAI) terhadap keterampilan metakognitif, hasil belajar kognitif tinggi, dan retensi siswa / Din Hadi Shofyan. Masters thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

RINGKASAN Shofyan, D. H. 2019. Pengaruh Model Problem Based Learning (PBL) dipadu Team Assisted Individualization (TAI) terhadapKeterampilanMetakognitif, HasilBelajarKognitifTinggi, danRetensiSiswa.Tesis, Jurusan Pendidikan Biologi, Program Pascasarjana, Universitas Negeri Malang.Pembimbing:(1) Prof. Dr. Aloysius Duran Corebima, M.Pd., (2) Dr. FatchurRohman, M.Si. Kata Kunci: model PBL dipadu TAI, keterampilanmetakognitif,hasilbelajarkognitiftinggi,retensi. Fokus pembelajaran di Indonesia saat ini adalah memberdayakan keterampilan berpikir tinggi yang merupakan kebutuhan untuk hidup di abad pengetahuan. Keterampilan metakognitif merupakan keterampilan berpikir tinggi, penting saat ini, dibutuhkan untuk mengarahkan proses berpikir siswa dalam belajar dan terbukti mempengaruhi produk pembelajaran ranah kognitif meliputi hasil belajar kognitif tinggi dan retensi siswa berdasarkan hasil.Telahbanyakpenelitianterdahulu yang menggambarkanfaktarendahnyaketerampilanmetakognitifsiswa SMA di Indonesia.Rendahnyaketerampilanmetakognitifberdampakpadaprodukpembelajaranlainyaituhasilbelajarkognitiftinggidanretensisiswa.Alasan rendahnya keterampilan metakognitif, hasil belajar kognitif tinggi, dan retensi adalah penerapan pembelajaran di SMA Negeri yang mayoritas masih bersifat konvensional dan kurang memberdayakan keterampilan berpikir siswa. Melalui strategi pembelajaran, upaya memberdayakan keterampilan metakognitif yang pada akhirnya berdampak pada hasil belajar kognitif tinggi dan retensi siswa penting dilakukan.Penelitianterdahulumelaporkanbahwamodel PBL dipadu TAI berpotensi memberdayakan keterampilan metakognitif, hasilbelajarkognitiftinggitinggi, danretensi siswa dengan alasan sintaks pembelajarannya. Tujuan dari penelitian ini untukmengungkappengaruh model PBL dipadu TAI terhadapketerampilanmetakognitif, hasilbelajarkognitiftinggi, danretensisiswa SMA. Penelitian jenis quasi experiment ini menggunakan rancangan Pretest-Posttest Nonequivalent Control Group Design. Penelitiandilakukan di SMAN 7 Malang, kelas XI IPA 3 sebagai perlakuan menerapkan modelProblem Based Learning (PBL) dipadu modelTeam Assisted Individualization (TAI), kelas XI IPA 4 sebagai kontrol positif 1 menerapkan model PBL, kelas XI IPA 2 sebagai kontrol positif 2 menerapkan model TAI dan kelas XI IPA 1 sebagai kontrol negatif menerapkan pembelajaran Konvensional. Keempat kelompok dikenai pengukuran yang sama, yaitu pretes, postes, dan tes retensi sehingga dapat dibandingkan hasilnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, 1) Keterampilan metakognitif siswa yang dibelajarkan melalui model PBL dipadu TAI secara signifikan lebih tinggi dibanding melalui model PBL, TAI dan pembelajaran Konvensional. Rerata selisih beda model PBL dipadu TAI terhadap PBL sebesar 7,38%, PBL dipadu TAI terhadap TAI sebesar 28,42%, dan PBL dipadu TAI terhadap pembelajaranKonvensional sebesar 29,93%; 2) Hasil belajar kognitif tinggi siswa yang dibelajarkan melalui model PBL dipadu TAI secara signifikan lebih tinggi dibanding melalui model TAI dan pembelajaran Konvensional, akan tetapi tidak berbeda nyata dengan model PBL. Rerata selisih beda model PBL dipadu TAI terhadap PBL sebesar 1,55%, PBL dipadu TAI terhadap TAI sebesar 25,23%, dan PBL dipadu TAI terhadap pembelajaran Konvensional sebesar 27,23%; 3) Retensi siswa yang dibelajarkan melalui model PBL dipadu TAI secara signifikan lebih tinggi dibanding melalui model PBL, TAI dan pembelajaran Konvensional. Rerata selisih beda model PBL dipadu TAI terhadap PBL sebesar 5,89%, PBL dipadu TAI terhadap TAI sebesar 29,19%, dan PBL dipadu TAI terhadap pembelajaran Konvensional sebesar 15,85%.Disimpulkanbahwa, (1) model PBL dipadu TAI>PBL>TAI = pembelajarankonvensional; (2) model PBL dipadu TAI=PBL > TAI >pembelajaranKonvensional; (3) model PBL dipadu TAI>PBL>TAI>pembelajaranKonvensional.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) > Jurusan Biologi (BIO) > S2 Pendidikan Biologi
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 09 Jan 2020 04:29
Last Modified: 09 Sep 2020 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/112731

Actions (login required)

View Item View Item